Goforan – Guardian Pharmatama

Farmasi-id.com > Antibiotik > Goforan – Guardian Pharmatama

By | 02/05/2015

KOMPOSISI

Cefotaxime Natrium.

Indikasi

Infeksi saluran napas bawah, urogenital, ginekologi, septikemia, susunan saraf pusat, kulit dan jaringan lunak, intra-abdominal, tulang dan sendi.
Mencegah infeksi pasca operasi.

Kemasan

Vial 1 gram x 1’s.

Dosis

Dewasa

Dewasa : 1 gram tiap 6 – 8 jam, maksimal 12 gram/hari.

Infeksi ringan : 1 gram tiap 12 jam.

Infeksi sedang sampai berat : 1 -2 gram tiap 6 -8 jam intra muskular atau intra vena.

Infeksi yang mengancam kehidupan : 2 gram tiap 4 jam intra vena.

Gonorrhoea : 0,5 – 1 gram tiap 8 jam atau dosis tunggal, pria ; 1 gram intra muskular dosis tunggal.

Septikemia : 2 gram tiap 6 – 8 jam intra vena.

Cegah infeksi pasca operasi : 1 gram intra muskular atau intra vena dosis tunggal 30 – 90 menit sebelum operasi.

Anak

Anak usia kurang dari 1 minggu : 50 mg/kg berat badan tiap 8 jam intra vena.

Anak usia 1 bulan – 12 tahun : 50 – 180 mg/kg berat badan/hari dalam 4 – 6 dosis terbagi intra muskular atau intra vena.

Anak dengan berat badan lebih dari 50 kg : dosis dewasa.

Produsen

Guardian Pharmatama

HARGA

Rp 165.000

Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.
Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini.