GNC Herbal Plus Olive Leaf

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > GNC Herbal Plus Olive Leaf

By | 30/01/2019

Komposisi

Setiap satu kapsul mengandung:

Olive leaf extract (Olea europaea L.) 500 mg

Bahan tambahan:

Cellulose, vegatable cellulose capsule.

Khasiat Kegunaan

Membantu memelihara kesehatan.

Perhatian

  • Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu untuk konsumsi produk ini jika Anda sedang hamil, sedang dirawat, masa pengobatan atau kondisi kesehatan.
  • Hentikan pemakaian 2 minggu lebih dahulu untuk operasi.

Penyimpanan

  • Penyimpanan diluar jangkauan anak-anak.
  • Simpan dibawah suhu 30°C, tempat kering.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 100 kapsul

Izin BPOM

TI144348811

Harga

Rp 630.000/Dus, Botol @ 100 kapsul

Produsen

Nutra Manufacturing – Amerika Serikat

Pendaftar dan Importir

Guna Nutrindo Sehat

Sekilas Tentang Cellulose (Microcrystalline Cellulose)

Cellulose (microcrystalline cellulose) adalah suatu zat atau materi yang ditemukan pada kayu, kapas, rami, dll yang biasa digunakan untuk memberi kepadatan pada suatu tablet atau kapsul. Kapsul atau tablet yang keras tapi dapat larut dengan cepat, itulah fungsi cellulose, memberikan kepadatan sekaligus untuk mengatur seberapa cepat kadar kelarutan yang diinginkan. Cellulosa juga digunakan untuk pengisi kapsul atau tablet, terlebih jika dosis obat itu rendah dan juga untuk memperkeras kapsul dan tablet itu agar tidak mudah hancur/pecah.

Cellulose pertama kali ditemukan oleh ahli kimia berkebangsaan Perancis, Anselme Payen pada tahun 1838. Tahun 1992, Kobayashi dan Shoda berhasil membuat cellulosa artifisial tanpa menggunakan enzim yang berasal dari makhluk hidup apapun termasuk tumbuhan. Cellulosa ini termasuk dalam bahan tambahan yang aman untuk digunakan dalam produksi obat. Selain dalam industri farmasi, cellulose juga digunakan dalam produksi makanan dan kosmetik.

Sekilas Tentang Olive Oil (Minyak Zaitun)

Olive oil (minyak zaitun) adalah minyak yang merupakan hasil ekstraksi dari buah zaitun (olive) yang merupakan suatu buah dari tanaman Olea europaea. Tanaman zaitun banyak dijumpai di daerah mediterania dan saat ini negara produsen terbesar buah zaitun adalah Spanyol, Italia, Yunani, dan Tunisia. Tanaman ini banyak digunakan dalam berbagai bidang industri seperti kosmetik, farmasi, makanan, produk perawatan tubuh dan sebagainya.

Minyak zaitun dihasilkan melalui proses penggilingan buah zaitun kemudian mengekstraksinya menggunakan cara mekanis maupun kimia. Buah zaitun yang berwarna hijau biasanya memiliki minyak yang pahit sedangkan buah zaitun yang terlalu tua (terlalu matang) maka minyaknya akan berbau tengik. Oleh sebab itu diperlukan tingkat kematangan yang sempurna agar minyak yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Minyak zaitun yang paling baik adalah ekstra virgin olive oil, kualitas kedua adalah virgin olive oil, dan yang ketiga adalah olive oil refinasi yang dihasilkan melalui proses kimiawi menggunakan arang dan bahan kimia lainnya.

Dalam 100 g minyak zaitun, terkandung nutrisi sebagai berikut:



  • Energy 3,699 kJ (884 kcal);

  • Carbohydrates 0 g;

  • Fat 100 g;

  • Saturated 14 g;

  • Monounsaturated 73 g;

  • Polyunsaturated 11 g;

  • Omega‑3 0,8 g;

  • Omega‑6 9,8 g;

  • Protein 0 g;

  • Vitamin E 14 mg;

  • Vitamin K 60 μg;

  • Iron 0.56 mg.


Berikut beberapa manfaat minyak zaitun bagi kesehatan:



  1. Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat untuk mencegah kanker;

  2. Mengandung banyak antioksidan untuk mengurangi risiko terkena penyakit kronis dan melindungi tubuh dari oksidasi akibat radikal bebas;

  3. Mempunyai manfaat antiinflamasi yang berguna untuk mencegah kanker, sindrom metabolisme, diabetes tipe 2, Alzheimer, arthritis, dan obesitas;

  4. Membantu mencegah stroke;

  5. Membantu mencegah dan menurunkan risiko penyakit jantung diantaranya dengan menurunkan tekanan darah;

  6. Membantu melawan penyakit Alzheimer dengan menghilangkan plak beta-amiloid yang ada di dalam otak penderita Alzheimer;

  7. Mengurangi risiko diabetes tipe 2;

  8. Membantu mencegah kanker dengan mengurangi rekasi oksidatif yang ditimbulkan oleh radikal bebas;
  9. Membantu penyembuhan penyakit rheumatoid arthritis;

  10. Memiliki aksi antibakteri seperti untuk melawan infeksi bakteri Heliobacter pylori yang ada dalam lambung yang dapat menyebabkan risiko ulkus lambung dan kanker lambung.