GNC Choline 250

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > GNC Choline 250

By | 27/01/2019

Komposisi

Setiap 1 (satu) tablet mengandung:

Choline (as Choline Bitartrate) 250 mg

Bahan Tambahan:

Cellulose, Food Glass, Whole Brown Rice Powder (Oriza sativa)

Kegunaan

Memelihara kesehatan

Petunjuk Penggunaan

Sebagai suplemen makanan, minum satu atau dua tablet setiap hari.

Penyimpanan

  • Penyimpanan di luar jangkauan anak-anak.
  • Simpan di bawah suhu 30°C, tempat kering.

Kemasan dan Sediaan

Botol @ 100 tablet

Izin BPOM

SI054518091

Harga

Rp 305.000/Botol @ 100 tablet

Produsen

Nutra Manufacturing INC – United States

Pendaftar dan Importir

Guna Nutrindo Sehat

Sekilas Tentang Choline

Choline/kolin adalah suatu jenis nutrisi esensial yang keberadaannya sangat penting bagi tubuh agar organ-organ yang ada di dalamnya dapat bekerja dengan baik. Pada manusia choline dapat dijumpai pada hati dan hati dapat memproduksi choline dalam jumlah kecil sehingga diperlukan asupan choline tambahan dari luar. Choline juga ada dalam beberapa jenis tanaman dan hewan.

Choline bukan termasuk vitamin maupun mineral. Namun ia sering dimasukkan dalam salah satu kelompok vitamin B kompleks karena kesamaan pada sifat dan beberapa fungsinya. Choline sangat penting peranannya bagi fungsi hati, kesehatan otak dan perkembangannya, pergerakan otot, dan kesehatan sistem saraf serta proses metabolisme tubuh.

Choline juga dapat membuat sel-sel tubuh menjadi leibh sehat dengan memproduksi senyawa pembawa sinyal sel dan terlibat dalam integrasi membran sel. Choline bersama dengan vitamin B12 dan asam folat ikut serta dalam membantu sintesis DNA. Bagi saraf, choline diperlukan untuk pembuatan acethylcholine yaitu salah satu neurotransmiter yang penting yang terlibat dalam pergerakan otot, pengaturan denyut jantung, dan daya memori otak.

Kebutuhan choline pada setiap individu berbeda-beda tergantung pada usianya dan faktor lainnya, berikut adalah dosis choline yang direkomendasikan berdasarkan kelompok usia:




  • Usia 0-6 bulan: 125 mg/hari

  • 7-12 bulan: 150 mg/hari

  • 1-3 tahun: 200 mg/hari

  • 4-8 tahun: 250 mg/hari

  • 9-13 tahun: 375 mg/hari

  • 14-19 tahun wanita: 400 mg/hari

  • 14-19 tahun pria: 550 mg/hari

  • Dewasa pria: 550 mg/hari

  • Dewasa wanita: 425 mg/hari

  • Wanita menyusui: 550 mg/hari

  • Wanita hamil: 450 mg/hari



Kekurangan asupan choline dapat menyebabkan kerusakan hati dan otot. Pada wanita hamil, kekurangan choline dapat menyebabkan preeklampsia, kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah.

Beberapa sumber bahan makanan yang kaya akan kandungan choline antara lain:




  1. Hati sapi: 1 iris (2,4 ons atau 68 gram) mengandung 290 mg.

  2. Hati ayam: 1 iris (2,4 ons atau 68 gram) mengandung 222 mg.

  3. Telur: 1 telur rebus besar mengandung 113 mg.

  4. Ikan Cod segar: 3 ons (85 gram) mengandung 248 mg.

  5. Ikan Salmon: Fillet 3,9 ons (110 gram) mengandung 62,7 mg.

  6. Kembang kol: 1/2 gelas (118 ml) mengandung 24,2 mg.

  7. Brokoli: 1/2 gelas (118 ml) mengandung 31,3 mg.

  8. Minyak kedelai: 1 sendok makan (15 ml) mengandung 47,3 mg.



Choline pertama kali ditemukan dan diisolasi oleh Adolph Strecker pada 1862. Kemudian disentesa secara kimia pertama kali oleh Oscar Liebreich pada 1865 yang disebut dengan neurine. Neurine secara kimia identik dengan choline dan pada 1998, oleh FDA Amerika Serikat, choline dimasukkan sebagai salah satu nutrisi esensial.

Sekilas Tentang Cellulose (Microcrystalline Cellulose)

Cellulose (microcrystalline cellulose) adalah suatu zat atau materi yang ditemukan pada kayu, kapas, rami, dll yang biasa digunakan untuk memberi kepadatan pada suatu tablet atau kapsul. Kapsul atau tablet yang keras tapi dapat larut dengan cepat, itulah fungsi cellulose, memberikan kepadatan sekaligus untuk mengatur seberapa cepat kadar kelarutan yang diinginkan. Cellulosa juga digunakan untuk pengisi kapsul atau tablet, terlebih jika dosis obat itu rendah dan juga untuk memperkeras kapsul dan tablet itu agar tidak mudah hancur/pecah.

Cellulose pertama kali ditemukan oleh ahli kimia berkebangsaan Perancis, Anselme Payen pada tahun 1838. Tahun 1992, Kobayashi dan Shoda berhasil membuat cellulosa artifisial tanpa menggunakan enzim yang berasal dari makhluk hidup apapun termasuk tumbuhan. Cellulosa ini termasuk dalam bahan tambahan yang aman untuk digunakan dalam produksi obat. Selain dalam industri farmasi, cellulose juga digunakan dalam produksi makanan dan kosmetik.