GLIPIZIDE

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Sistem Endokrin & Metabolik > Obat Antidiabetes > GLIPIZIDE

Deskripsi

Glipizide adalah obat diabetes oral yang membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Obat ini membantu pankreas dalam memproduksi insulin, digunakan untuk mengobati diabetes mellitus tipe 2 (non-insulin dependent).

Indikasi

Untuk mengobati diabetes mellitus tipe 2 (non-insulin dependent).

Dosis

Pelepasan reguler:

Dosis awal: 2.5-5 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
Sesuaikan dosis dengan kenaikan 2.5-5 mg, berdasarkan pada reaksi pasien.
Dosis > 15 mg/hari harus dibagi menjadi 2 kali sehari.
Dosis maksimum: 40 mg/hari

Pelepasan yang diperpanjang:

Dosis awal: 5 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
Sesuaikan dosis dengan kenaikan 2.5-5 mg, berdasarkan pada reaksi gula darah.
Dosis maksimum: 20 mg/hari

Pelaksanaan:

Pelepasan reguler:

Untuk dosis 1 kali sehari, berikan 15-30 menit sebelum sarapan.
Untuk dosis 3 kali sehari, berikan sebelum makan.

Pelepasan yang diperpanjang:

Berikan saat sarapan.

Kontra Indikasi

  • Jangan menggunakan obat ini jika anda mempunyai riwayat hipersensitif (alergi) terhadap glipizide atau obat-obat yang termasuk golongan sulfonilurea dan sulfonamide lainnya.
  • Orang-orang dengan defisiensi G6PD (enzim yang melindungi sel darah merah), sebaiknya tidak menggunakan obat golongan sulfonilurea, karena diketahui bisa menyebabkan hemolisis akut.
  • Orang-orang yang memiliki gangguan pada ginjal, hati, kelenjar adrenal atau kelenjar pituitari penggunaan obat ini harus dilakukan secara hati-hati.
  • Obat ini juga tidak disarankan jika anda akan menjalani operasi, memiliki infeksi berat, atau usia di atas 70 tahun.
  • Penderita diabetes mellitus tipe 1, prekoma dan koma diabetes atau pasien yang dalam urinenya terdapat senyawa keton (ketoasidosis) dilarang menggunakan obat ini.
  • Penderita diabetes gestasional (diabetes pada wanita hamil), dilarang menggunakan obat ini.

Efek Samping

Hipoglikemia, reaksi alergi, berat badan, dosis yang berkaitan dengan kenaikan GI, reaksi diuretik ringan dengan Glipzide.
Mungkin mendorong munculnya reaksi GI yang merugikan.

Peringatan dan Perhatian

  • Obat diberikan sekitar 30 menit sebelum makan. Biasanya sebelum makan pagi.
  • Tablet tidak boleh dikunyah, dipotong, dihancurkan atau dilarutkan dalam air.
  • Jika anda penderita gangguan fungsi hati, ginjal terutama gagal ginjal, dan pasien lanjut usia (di atas 70 tahun), hati-hati menggunakan obat ini.
  • Jangan digunakan tanpa resep dokter atau menggunakannya melebihi dosis yang dianjurkan karena obat ini beresiko menyebabkan penurunan kadar gula darah secara drastis (hipoglikemia) yang bisa berakibat fatal.
  • Karena resiko terjadinya hipoglikemia yang ditandai dengan tubuh yang lemah dan pusing, sebaiknya anda tidak menyalakan mesin atau mengemudi selama menggunakan anti diabetes oral seperti glipizide.
  • Jika anda sedang hamil atau anda ibu menyusui sebaiknya tidak menggunakan obat ini.
  • Efektivitas dan keamanan pada anak 18 tahun atau kurang belum diketahui dengan pasti.
  • Pengobatan disaat stres sebaiknya menggunakan terapi suntikan insulin.
  • Lakukan pengecekan kadar gula darah secara berkala untuk mengetahui dosis minimum yang efektif bagi anda.
  • Pengaturan pola makan dan aktivitas olahraga mungkin akan membantu proses pengendalian gula darah anda.
  • Jika anda mengalami efek samping yang berat misalnya terjadi reaksi alergi atau anda lemas, lapar yang berlebihan, berkeringat banyak, mati rasa ekstremitas karena penurunan gula darah yang drastis segera hubungi pihak medis.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan glipizide kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Meskipun hasil studi pada hewan tidak selalu equivalen dengan hasil pada manusia, namun efek buruk obat ini pada janin hewan harus menjadi pertimbangan serius sebelum menggunakan glipizide untuk wanita hamil. Mengingat efek buruk yang mungkin terjadi, kebanyakan para ahli menyarankan untuk lebih memilih insulin daripada anti diabetes oral jika digunakan untuk mengontrol kadar gula darah wanita hamil.

Interaksi Obat

Nama Brand

Aldiab, Glucotrol XL, Glucotrol