GENEVA BRIGHTENING FACIAL WASH

Farmasi-id.com > Kulit > Sabun Wajah > GENEVA BRIGHTENING FACIAL WASH

By | 18/12/2016

Komposisi

Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Cocamide DEA, Sodium Chloride, Butylene Glycol, Glycol Distearate, Cocamide MEA, Laureth-10, Disodium EDTA, Allantoin, Citric Acid, DMDM Hydantoin, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Fragrance, Iodopropyl Butylcarbamate, Aloe Barbadensis Extract, Potassium Sorbate, Polyaminopropyl Biguanide.

Indikasi 

Sabun wajah untuk membersihkan kotoran dan mencerahkan kulit.

Aturan Pakai 

Tuangkan secukupnya pada telapak tangan, kemudian usapkan ke seluruh wajah yang telah dibasahi dengan lembut dan bilas sampai bersih.

Cara Penyimpanan 

Simpan dibawah suhu 30°C

Kemasan dan Sediaan

Botol 1 Liter; Botol 100 mL; Botol 30 mL; Botol 60 mL, Cairan Kental.

Izin BPOM

No Reg : NA 18151200487

Produsen

Graha Farma

Sekilas Tentang Allantoin

Allantoin adalah zat yang berasal dari hasil ekstraksi akar tanaman comfrey. Allantoin mampu menenangkan dan melindungi kulit sehingga membuat kulit tetap lembut dan terjaga kelembabannya. Zat ini tidak menyebabkan iritasi. Karena kebutuhan allantoin yang sangat besar untuk produk-produk kosmetik, maka saat ini allantoin yang digunakan kebanyakan merupakan allantoin sintesis yang merupakan produk samping dari pengolahan diazolodinyl urea.

Berikut ini beberapa manfaat allantoin:


  1. Meningkatkan kadar air kulit.

  2. Mendorong pengelupasan alami pada stratum corneum, lapisan luar kulit.

  3. Merangsang proliferasi sel kulit dan mendorong pertumbuhan jaringan baru.

  4. Mempercepat penyembuhan luka dan iritasi kulit.

  5. Meningkatkan proses regenerasi sel, mencegah kulit kering, dan memperbaiki sel kulit yang rusak.


  1. Mencegah kulit pecah-pecah dan terbakar akibat paparan sinar UV.

  2. Menenangkan dan melembutkan kulit.

  3. Melindungi kulit dari radikal bebas.

  4. Melindungi lapisan terluar epidermis dan mensintesa sejumlah protein dan lipid yang ada pada stratum corneum.

  5. Menghaluskan kulit.

Sekilas Tentang Sodium Chloride (Natrium Chloride)

Sodium chloride atau garam atau dalam istilah kimia disebut dengan NaCl adalah suatu mineral dan nutrisi yang secara alami ada di alam dan dapat dijumpai pada buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Sodium chloride memiliki banyak manfaat seperti:


  1. Menyerap dan mentransportasikan nutrisi.

  2. Memelihara tekanan darah.

  3. Memelihara keseimbangan cairan tubuh.

  4. Membantu menjaga kesehatan saraf dalam mengirim sinyal.

  5. Menjaga kesehatan otot.

  6. mengurangi bakteri pada air liur.

Kekurangan sodium chloride dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti terganggunya keseimbangan hormon, muntah dan diare, penyakit ginjal, dan lain-lain.

Sekilas Tentang Edetate Disodium (EDTA)

Edetate disodium (EDTA)/edetate dinatrium (diNa EDTA) adalah suatu agen pengkelat yang berguna untuk mengeluarkan logam berat seperti timbal dan merkuri dari dalam darah. Selain itu edetate disodium (EDTA) digunakan untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah ketika kadarnya sangat tinggi dan juga untuk mengontrol irama jantung yang disebabkan oleh obat jantung digitalis seperti digoxin dan lanoxin.

Pada perawatan kesehatan dirumah sakit, edetate disodium (EDTA) biasa diberikan melalui injeksi atau infus ke dalam vena. Ia hanya dapat diberikan oleh dokter dan atau tenaga medis profesional. Pasien penyakit jantung, gagal jantung kongestif, kelainan irama jantung, diabetes, kadar potasium rendah (hipokalemia), riwayat kejang, tumor otak, dan cedera kepala sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh seperti pelembab kulit, skin care, pembersih kulit, sabun mandi, shampo, dan sebagainya, edtate disodium (EDTA) digunakan untuk mengikat ion logam dan menonaktifkannya sehingga membantu melindungi produk-produk tadi dari kerusakan, menjaga kemurnian, menjaga aroma, dan mencegah munculnya bau tak sedap dari produk.

FDA Amerika Serikat mengkategorikan keamanan edetate disodium (EDTA) untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C. Belum diketahui secara jelas apakah obat ini masuk ke dalam ASI, wanita menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat)

Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:


  1. Efektif dalam menghilangkan jerawat.

  2. Meningkatkan kesehatan ginjal.

  3. Antioksidan.

  4. Menyembuhkan infeksi tenggorokan.

  5. Menghasilkan energi.


  1. Meningkatkan imun tubuh.

  2. Menghilangkan sel kulit mati.

  3. Membantu meningkatkan kesehatan ginjal.

  4. Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh.

  5. Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah).

Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.

Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis)

Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.

Sekilas tentang sabun wajah

Membersihkan wajah dengan sabun muka merupakan hal yang perlu dilakukan dengan rutin. Namun, jika Anda salah memilih sabun muka yang sesuai dengan kulit wajah Anda, bisa jadi justru akan berisiko merusak kesehatan kulit. Oleh karena itu, simak hal-hal yang penting untuk diketahui dalam sabun muka yang pas untuk kulit wajah Anda berikut.

1. Melembabkan untuk wajah kering

Kulit wajah kering biasanya ditandai dengan kulit yang terlalu kaku, tidak elastis dan sering terasa gatal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya lipid, yaitu zat minyak atau lemak yang dihasilkan oleh kulit sebagai pelembab. Untuk itu, pilihlah sabun muka yang membersihkan kotoran tanpa mengangkat habis minyak pada kulit. Sabun muka berbasis susu, atau minyak yang berbentuk krim dan tidak berbusa akan membantuk menghidrasi kulit wajah Anda.

2. Mengangkat minyak

Wajah dengan jenis kulit berminyak cenderung rentan terhadap jerawat karena produksi sebum yang berlebihan. Kulit wajah berminyak biasanya ditandai dengan pori-pori yang besar dan kulit mengkilap. Ketika memilih sabun muka, pastikan produk tersebut tidak mengandung minyak dan mampu membersihkan sampai ke pori-pori, serta mengandung asam salisilat atau benzoyl peroksida untuk mencegah jerawat.

3. Menghilangkan komedo

Jika Anda memiliki banyak komedo di sekitar hidung dan pipi, Anda membutuhkan jenis pembersih wajah yang mengandung scrub. Anda dapat menggunakan produk semacam ini untuk menyingkirkan komedo dan sel-sel kulit mati.

4. Bagaimana dengan kulit wajah kombinasi?

Jika Anda memiliki kulit wajah kombinasi, itu berarti beberapa area di wajah Anda, terutama daerah T-zone (seperti dahi, hidung dan dagu) cenderung berminyak dan sementara bagian lainnya, seperti pipi dan sekitar mata, cenderung kering. Pilihlah sabun muka yang seimbang dan dapat mengangkat minyak pada kulit wajah Anda tanpa membuantnya terasa kering.

5. Si kulit wajah sensitif yang perlu perhatian

Dalam memilih sabun muka untuk kulit wajah sensitif perlu perhatian khusus. Pasalnya, kulit wajah sensitif sangat rentan terhadap iritasi dikarenakan tipisnya lapisan kulit luar. Oleh karena itu, hindarilah sabun muka dengan kandungan alkohol dan parfum, serta pilihlah sabun yang mengandung lidah buaya, teh hijau dan kandungan yang menenangkan lainnya.

6. Untuk kulit wajah normal

Bagi Anda yang memiliki kulit wajah normal, Anda patut bersyukur karena Anda memiliki kulit wajah yang bisa menggunakan sabun muka jenis apapun. Kulit wajah normal ditandai dengan kulit yang tidak terlalu berminyak dan tidak kering, serta jarang berjerawat. Pastikan sabun tersebut tidak akan membuat kulit wajah Anda menjadi kering.

7. Sabun muka untuk jerawat

Kulit wajah berjerawat memerlukan sabun muka yang mampu membersihkan kotoran pada kulit wajah secara keseluruhan tanpa mengangkat seluruh minyak pada kulit. Hindari sabun muka yang terlalu keras karena akan menyebabkan kemerahan dan iritasi. Sabun muka yang mengandung asam salisilat, natrium sulfacetamide, atau benzoyl peroksida, dipercaya mampu melawan jerawat. Kandungan emolien (seperti minyak mineral) atau humektan (gliserin) pada sabun dapat menjaga kelembaban di kulit Anda.

8. Bagaimana cara mengetahui apakah Anda cocok atau tidak?

Cara mengetahui apakah Anda cocok menggunakan sabun muka tersebut adalah tentu dengan mencobanya. Jika Anda menggunakan sabun muka yang membuat kulit Anda merasa segera kering, kencang, atau gatal, maka itu berarti sabun tersebut terlalu keras. Sabun muka yang baik akan membuat kulit Anda merasa hampir sama (kecuali sedikit lebih ringan) seperti sebelum Anda membersihkan wajah.

9. Membersihkan dengan tuntas

Jika Anda masih harus membersihkan makeup dari wajah Anda dengan toner setelah Anda mencuci muka, berarti Anda membutuhkan sabun wajah yang memiliki kemampuan mebersihkan lebih. Sabun muka yang tidak terlalu bagus juga biasanya justru membuat wajah Anda terasa lebih berminyak dari sebelumnya.

10. Perhatikan komposisi

Ada beberapa kandungan yang perlu dihindari dari produk sabun muka yang Anda akan gunakan. Pastikan sabun muka tersebut tidak mengandung natrium lauril sulfat dan natrium laureth sulfate yang merupakan deterjen sintetik. Kandungan tersebut mungkin akan terasa nyaman pada awal pemakaian karena mengangkat minyak secara keseluruhan, namun penggunaan yang berkala dapat mengikis pelindung kulit wajah Anda. Jika Anda terpaksa memilih sabun dengan kandungan tersebut, pastikan bahwa kedua bahan tersebut tidak tertulis paling awal dalam daftar komposisi di label produk.

11. Memperhatikan review produk

Mencaritahu ulasan produk sebelum membeli juga akan banyak membantu Anda. Anda bisa membaca ulasan dari orang-orang yang pernah menggunakan produk tersebut sebelumnya dan memastikan apakah produk tersebut bagus atau tidak. Sample produk maupun produk ukuran kecil juga dapat berguna untuk mengetahui apakah Anda cocok menggunakan sabun muka tersebut sebelum Anda menghabiskan uang Anda lebih banyak lagi.

Demikian 10 tips yang berguna dalam memilih sabun muka.

Source:
https://www.merdeka.com/gaya/cara-memilih-sabun-muka-sesuai-jenis-kulit.html, http://cintaihidup.com/listicle/25089