Geneva Brightening Facial Wash

Daftar Isi


Apa Kandungan dan Komposisi Geneva Brightening Facial Wash?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Geneva Brightening Facial Wash adalah:

Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Cocamide DEA, Sodium Chloride, Butylene Glycol, Glycol Distearate, Cocamide MEA, Laureth-10, Disodium EDTA, Allantoin, Citric Acid, DMDM Hydantoin, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Fragrance, Iodopropyl Butylcarbamate, Aloe Barbadensis Extract, Potassium Sorbate, Polyaminopropyl Biguanide.

Sekilas Tentang Sodium Laureth Sulfate Pada Geneva Brightening Facial Wash
Sodium laureth sulfate, atau sodium lauryl ether sulfate (SLES), adalah deterjen dan surfaktan yang ditemukan di banyak produk perawatan pribadi (sabun, sampo, pasta gigi, dll.). Ini adalah foamer yang murah dan sangat efektif.

Rumus kimianya adalah CH3(CH2)10CH2(OCH2CH2)nOSO3Na. Terkadang nomor yang diwakili oleh "n" ditentukan dalam namanya, misalnya laureth-2 sulfate. Produk komersial adalah heterogen, baik dalam panjang rantai alkil (12 menjadi modus jumlah atom karbon), dan dalam jumlah kelompok etoksil, di mana n adalah rata-rata. n=3 umum dalam produk komersial. SLES dapat diturunkan dari etoksilasi SDS.

Sodium dodecyl sulfate (juga dikenal sebagai sodium lauryl sulfate atau SLS) dan ammonium lauryl sulfate (ALS) adalah alternatif yang umum digunakan untuk SLES dalam produk konsumen.

Meskipun SLS dikenal sebagai iritan, beberapa bukti dan penelitian menunjukkan bahwa SLES juga dapat menyebabkan iritasi setelah terpapar dalam waktu lama.

Efek pada kulit sensitif

Produk yang mengandung zat ini dapat mempengaruhi mereka yang rentan terhadap eksim dan iritasi lainnya. Zat-zat ini memberikan kualitas berbusa pada produk, memungkinkan distribusi produk yang lebih baik saat mencuci rambut atau kulit dan saat menyikat gigi. Saat dibilas, produk akan membersihkan area tersebut tetapi akan menyerap kelembapan dari lapisan atas kulit. Pada orang dengan kulit sensitif (rentan terhadap dermatitis, jerawat, eksim, psoriasis, dan sensitivitas bahan kimia), sifat pengeringan dari deterjen jenis ini dapat menyebabkan peningkatan kondisi kulit atau memperburuk kondisi yang ada.

Toksikologi

The Cosmetic, Toiletry, and Fragrance Association (CTFA) dan American Cancer Society telah menyatakan bahwa kepercayaan umum bahwa SLES adalah karsinogen adalah legenda urban, sebuah pandangan yang dikonfirmasi oleh penelitian toksikologi oleh OSHA, NTP, dan IARC. SLES dan SLS, dan selanjutnya produk yang mengandungnya, telah ditemukan mengandung tingkat 1,4-dioksan bagian per seribu hingga bagian per juta, dengan rekomendasi agar tingkat ini dipantau. Badan Perlindungan Lingkungan AS menganggap 1,4-dioxane sebagai kemungkinan karsinogen manusia (setelah mengamati peningkatan insiden kanker dalam penelitian hewan terkontrol, tetapi tidak dalam studi epidemiologi pekerja yang menggunakan senyawa tersebut), dan iritasi yang diketahui (tanpa -tingkat efek samping yang diamati 400 miligram per meter kubik). Meskipun Administrasi Makanan dan Obat-obatan A.S. mendorong produsen untuk menghilangkan kontaminan ini, saat ini tidak diwajibkan oleh undang-undang federal.

Hubungan dengan bisul

Sebagian besar pasta gigi yang dijual di AS mengandung Sodium laureth sulfate (SLS), yang diketahui menyebabkan borok aphthous pada individu tertentu. Penggunaan pasta gigi tanpa SLS akan mengurangi frekuensi terjadinya ulkus aftosa pada orang yang mengalami ulkus aftosa akibat SLS. Namun, beberapa penelitian tidak menemukan hubungan antara SLS dalam pasta gigi dan sariawan.

Nama lain

  • Sodium Alkyl ether sulfate

  • Sodium POE(2) lauryl ether sulfate

  • Sodium diethylene glycol lauryl ether sulfate

  • Sodium lauryl ether sulfate

  • Sodium 2-(2-dodecyloxyethoxy) ethyl sulfate

Sekilas Tentang Allantoin Pada Geneva Brightening Facial Wash
Allantoin adalah zat yang berasal dari hasil ekstraksi akar tanaman comfrey. Allantoin mampu menenangkan dan melindungi kulit sehingga membuat kulit tetap lembut dan terjaga kelembabannya. Zat ini tidak menyebabkan iritasi. Karena kebutuhan allantoin yang sangat besar untuk produk-produk kosmetik, maka saat ini allantoin yang digunakan kebanyakan merupakan allantoin sintesis yang merupakan produk samping dari pengolahan diazolodinyl urea.

Berikut ini beberapa manfaat allantoin:

  • Meningkatkan kadar air kulit

  • Mendorong pengelupasan alami pada stratum corneum, lapisan luar kulit

  • Merangsang proliferasi sel kulit dan mendorong pertumbuhan jaringan baru

  • Mempercepat penyembuhan luka dan iritasi kulit

  • Meningkatkan proses regenerasi sel, mencegah kulit kering, dan memperbaiki sel kulit yang rusak

  • Mencegah kulit pecah-pecah dan terbakar akibat paparan sinar UV

  • Menenangkan dan melembutkan kulit

  • Melindungi kulit dari radikal bebas

  • Melindungi lapisan terluar epidermis dan mensintesa sejumlah protein dan lipid yang ada pada stratum corneum

  • Menghaluskan kulit

Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:

  • Efektif dalam menghilangkan jerawat

  • Meningkatkan kesehatan ginjal

  • Antioksidan

  • Menyembuhkan infeksi tenggorokan

  • Menghasilkan energi

  • Meningkatkan imun tubuh

  • Menghilangkan sel kulit mati

  • Membantu meningkatkan kesehatan ginjal

  • Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh

  • Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah)

Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.

Sekilas Tentang Potassium Sorbate (Kalium Sorbate) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Potassium sorbate (kalium sorbate) adalah suatu zat pengawet ringan. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengawet makanan (nomor E 202). Rumus molekulnya adalah C6H7O2K dan nama sistematisnya adalah kalium (E,E)-hexa-2,4-dienoat. Kalium sorbat efektif dalam berbagai aplikasi termasuk makanan, anggur, dan perawatan pribadi.

Penggunaan

Kalium sorbat digunakan untuk menghambat jamur, dan ragi dalam banyak makanan, seperti keju, anggur, yogurt, daging kering, dan makanan yang dipanggang. Itu juga dapat ditemukan dalam daftar bahan dari banyak produk buah kering. Selain itu, produk suplemen makanan herbal umumnya mengandung potasium sorbat, yang bertindak untuk mencegah jamur dan mikroba dan untuk meningkatkan umur simpan, dan digunakan dalam jumlah yang sangat kecil sehingga tidak diketahui adanya efek kesehatan yang merugikan. Pelabelan pengawet ini dibaca sebagai "kalium sorbat" pada pernyataan bahan. Juga, digunakan dalam banyak produk perawatan pribadi untuk menghambat perkembangan mikroorganisme untuk stabilitas rak. Beberapa produsen menggunakan pengawet ini sebagai pengganti paraben.

Juga dikenal sebagai "penstabil anggur", kalium sorbat menghasilkan asam sorbat bila ditambahkan ke anggur. Ini melayani dua tujuan. Ketika fermentasi aktif telah berhenti dan anggur diperas untuk terakhir kalinya setelah dibersihkan, kalium sorbat akan membuat ragi yang masih hidup tidak mampu berkembang biak. Ragi yang hidup pada saat itu dapat terus memfermentasi sisa gula menjadi CO2 dan alkohol, tetapi ketika mereka mati, tidak ada ragi baru yang akan menyebabkan fermentasi di masa depan. Ketika anggur dimaniskan sebelum pembotolan, kalium sorbat digunakan untuk mencegah rujukan bila digunakan bersama dengan kalium metabisulfit. Hal ini terutama digunakan dengan anggur manis, anggur bersoda, dan beberapa sari buah keras tetapi dapat ditambahkan ke anggur meja yang menunjukkan kesulitan dalam mempertahankan kejelasan setelah denda.

Beberapa kapang (terutama beberapa strain Trichoderma dan Penicillium) dan ragi mampu mendetoksifikasi sorbat melalui dekarboksilasi, menghasilkan 1,3-pentadiena. Pentadiena bermanifestasi sebagai bau khas minyak tanah atau minyak bumi.

Perpaduan

Kalium sorbat adalah garam kalium dari asam sorbat. Itu dibuat dengan mereaksikan asam sorbat dengan kalium hidroksida.

Toksikologi

Pengawet lembut ini dianggap aman dan ringan karena catatan keamanan jangka panjang dan profil tidak beracun. Potassium sorbate tidak menyebabkan iritasi dan tidak menimbulkan sensitisasi. Reaksi alergi jarang terjadi dan dapat ditoleransi dengan baik bila diberikan secara internal.
Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.
Sekilas Tentang Edetate Disodium (EDTA) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Edetate disodium (EDTA)/edetate dinatrium (diNa EDTA) adalah suatu agen pengkelat yang berguna untuk mengeluarkan logam berat seperti timbal dan merkuri dari dalam darah. Selain itu edetate disodium (EDTA) digunakan untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah ketika kadarnya sangat tinggi dan juga untuk mengontrol irama jantung yang disebabkan oleh obat jantung digitalis seperti digoxin dan lanoxin.

Pada perawatan kesehatan dirumah sakit, edetate disodium (EDTA) biasa diberikan melalui injeksi atau infus ke dalam vena. Ia hanya dapat diberikan oleh dokter dan atau tenaga medis profesional. Pasien penyakit jantung, gagal jantung kongestif, kelainan irama jantung, diabetes, kadar potasium rendah (hipokalemia), riwayat kejang, tumor otak, dan cedera kepala sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh seperti pelembab kulit, skin care, pembersih kulit, sabun mandi, shampo, dan sebagainya, edtate disodium (EDTA) digunakan untuk mengikat ion logam dan menonaktifkannya sehingga membantu melindungi produk-produk tadi dari kerusakan, menjaga kemurnian, menjaga aroma, dan mencegah munculnya bau tak sedap dari produk.

FDA Amerika Serikat mengkategorikan keamanan edetate disodium (EDTA) untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C. Belum diketahui secara jelas apakah obat ini masuk ke dalam ASI, wanita menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sekilas Tentang Sodium Chloride (Natrium Chloride) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Sodium chloride atau garam atau dalam istilah kimia disebut dengan NaCl adalah suatu mineral dan nutrisi yang secara alami ada di alam dan dapat dijumpai pada buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Sodium chloride memiliki banyak manfaat seperti:

  • Menyerap dan mentransportasikan nutrisi

  • Memelihara tekanan darah

  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh

  • Membantu menjaga kesehatan saraf dalam mengirim sinyal

  • Menjaga kesehatan otot

  • mengurangi bakteri pada air liur

Kekurangan sodium chloride dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti terganggunya keseimbangan hormon, muntah dan diare, penyakit ginjal, dan lain-lain.

Geneva Brightening Facial Wash Obat Apa?


Apa
Sekilas Tentang Potassium Sorbate (Kalium Sorbate) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Potassium sorbate (kalium sorbate) adalah suatu zat pengawet ringan. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengawet makanan (nomor E 202). Rumus molekulnya adalah C6H7O2K dan nama sistematisnya adalah kalium (E,E)-hexa-2,4-dienoat. Kalium sorbat efektif dalam berbagai aplikasi termasuk makanan, anggur, dan perawatan pribadi.

Penggunaan

Kalium sorbat digunakan untuk menghambat jamur, dan ragi dalam banyak makanan, seperti keju, anggur, yogurt, daging kering, dan makanan yang dipanggang. Itu juga dapat ditemukan dalam daftar bahan dari banyak produk buah kering. Selain itu, produk suplemen makanan herbal umumnya mengandung potasium sorbat, yang bertindak untuk mencegah jamur dan mikroba dan untuk meningkatkan umur simpan, dan digunakan dalam jumlah yang sangat kecil sehingga tidak diketahui adanya efek kesehatan yang merugikan. Pelabelan pengawet ini dibaca sebagai "kalium sorbat" pada pernyataan bahan. Juga, digunakan dalam banyak produk perawatan pribadi untuk menghambat perkembangan mikroorganisme untuk stabilitas rak. Beberapa produsen menggunakan pengawet ini sebagai pengganti paraben.

Juga dikenal sebagai "penstabil anggur", kalium sorbat menghasilkan asam sorbat bila ditambahkan ke anggur. Ini melayani dua tujuan. Ketika fermentasi aktif telah berhenti dan anggur diperas untuk terakhir kalinya setelah dibersihkan, kalium sorbat akan membuat ragi yang masih hidup tidak mampu berkembang biak. Ragi yang hidup pada saat itu dapat terus memfermentasi sisa gula menjadi CO2 dan alkohol, tetapi ketika mereka mati, tidak ada ragi baru yang akan menyebabkan fermentasi di masa depan. Ketika anggur dimaniskan sebelum pembotolan, kalium sorbat digunakan untuk mencegah rujukan bila digunakan bersama dengan kalium metabisulfit. Hal ini terutama digunakan dengan anggur manis, anggur bersoda, dan beberapa sari buah keras tetapi dapat ditambahkan ke anggur meja yang menunjukkan kesulitan dalam mempertahankan kejelasan setelah denda.

Beberapa kapang (terutama beberapa strain Trichoderma dan Penicillium) dan ragi mampu mendetoksifikasi sorbat melalui dekarboksilasi, menghasilkan 1,3-pentadiena. Pentadiena bermanifestasi sebagai bau khas minyak tanah atau minyak bumi.

Perpaduan

Kalium sorbat adalah garam kalium dari asam sorbat. Itu dibuat dengan mereaksikan asam sorbat dengan kalium hidroksida.

Toksikologi

Pengawet lembut ini dianggap aman dan ringan karena catatan keamanan jangka panjang dan profil tidak beracun. Potassium sorbate tidak menyebabkan iritasi dan tidak menimbulkan sensitisasi. Reaksi alergi jarang terjadi dan dapat ditoleransi dengan baik bila diberikan secara internal.
Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:

  • Efektif dalam menghilangkan jerawat

  • Meningkatkan kesehatan ginjal

  • Antioksidan

  • Menyembuhkan infeksi tenggorokan

  • Menghasilkan energi

  • Meningkatkan imun tubuh

  • Menghilangkan sel kulit mati

  • Membantu meningkatkan kesehatan ginjal

  • Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh

  • Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah)

Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.

Sekilas Tentang Sodium Laureth Sulfate Pada Geneva Brightening Facial Wash
Sodium laureth sulfate, atau sodium lauryl ether sulfate (SLES), adalah deterjen dan surfaktan yang ditemukan di banyak produk perawatan pribadi (sabun, sampo, pasta gigi, dll.). Ini adalah foamer yang murah dan sangat efektif.

Rumus kimianya adalah CH3(CH2)10CH2(OCH2CH2)nOSO3Na. Terkadang nomor yang diwakili oleh "n" ditentukan dalam namanya, misalnya laureth-2 sulfate. Produk komersial adalah heterogen, baik dalam panjang rantai alkil (12 menjadi modus jumlah atom karbon), dan dalam jumlah kelompok etoksil, di mana n adalah rata-rata. n=3 umum dalam produk komersial. SLES dapat diturunkan dari etoksilasi SDS.

Sodium dodecyl sulfate (juga dikenal sebagai sodium lauryl sulfate atau SLS) dan ammonium lauryl sulfate (ALS) adalah alternatif yang umum digunakan untuk SLES dalam produk konsumen.

Meskipun SLS dikenal sebagai iritan, beberapa bukti dan penelitian menunjukkan bahwa SLES juga dapat menyebabkan iritasi setelah terpapar dalam waktu lama.

Efek pada kulit sensitif

Produk yang mengandung zat ini dapat mempengaruhi mereka yang rentan terhadap eksim dan iritasi lainnya. Zat-zat ini memberikan kualitas berbusa pada produk, memungkinkan distribusi produk yang lebih baik saat mencuci rambut atau kulit dan saat menyikat gigi. Saat dibilas, produk akan membersihkan area tersebut tetapi akan menyerap kelembapan dari lapisan atas kulit. Pada orang dengan kulit sensitif (rentan terhadap dermatitis, jerawat, eksim, psoriasis, dan sensitivitas bahan kimia), sifat pengeringan dari deterjen jenis ini dapat menyebabkan peningkatan kondisi kulit atau memperburuk kondisi yang ada.

Toksikologi

The Cosmetic, Toiletry, and Fragrance Association (CTFA) dan American Cancer Society telah menyatakan bahwa kepercayaan umum bahwa SLES adalah karsinogen adalah legenda urban, sebuah pandangan yang dikonfirmasi oleh penelitian toksikologi oleh OSHA, NTP, dan IARC. SLES dan SLS, dan selanjutnya produk yang mengandungnya, telah ditemukan mengandung tingkat 1,4-dioksan bagian per seribu hingga bagian per juta, dengan rekomendasi agar tingkat ini dipantau. Badan Perlindungan Lingkungan AS menganggap 1,4-dioxane sebagai kemungkinan karsinogen manusia (setelah mengamati peningkatan insiden kanker dalam penelitian hewan terkontrol, tetapi tidak dalam studi epidemiologi pekerja yang menggunakan senyawa tersebut), dan iritasi yang diketahui (tanpa -tingkat efek samping yang diamati 400 miligram per meter kubik). Meskipun Administrasi Makanan dan Obat-obatan A.S. mendorong produsen untuk menghilangkan kontaminan ini, saat ini tidak diwajibkan oleh undang-undang federal.

Hubungan dengan bisul

Sebagian besar pasta gigi yang dijual di AS mengandung Sodium laureth sulfate (SLS), yang diketahui menyebabkan borok aphthous pada individu tertentu. Penggunaan pasta gigi tanpa SLS akan mengurangi frekuensi terjadinya ulkus aftosa pada orang yang mengalami ulkus aftosa akibat SLS. Namun, beberapa penelitian tidak menemukan hubungan antara SLS dalam pasta gigi dan sariawan.

Nama lain

  • Sodium Alkyl ether sulfate

  • Sodium POE(2) lauryl ether sulfate

  • Sodium diethylene glycol lauryl ether sulfate

  • Sodium lauryl ether sulfate

  • Sodium 2-(2-dodecyloxyethoxy) ethyl sulfate

Sekilas Tentang Edetate Disodium (EDTA) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Edetate disodium (EDTA)/edetate dinatrium (diNa EDTA) adalah suatu agen pengkelat yang berguna untuk mengeluarkan logam berat seperti timbal dan merkuri dari dalam darah. Selain itu edetate disodium (EDTA) digunakan untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah ketika kadarnya sangat tinggi dan juga untuk mengontrol irama jantung yang disebabkan oleh obat jantung digitalis seperti digoxin dan lanoxin.

Pada perawatan kesehatan dirumah sakit, edetate disodium (EDTA) biasa diberikan melalui injeksi atau infus ke dalam vena. Ia hanya dapat diberikan oleh dokter dan atau tenaga medis profesional. Pasien penyakit jantung, gagal jantung kongestif, kelainan irama jantung, diabetes, kadar potasium rendah (hipokalemia), riwayat kejang, tumor otak, dan cedera kepala sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh seperti pelembab kulit, skin care, pembersih kulit, sabun mandi, shampo, dan sebagainya, edtate disodium (EDTA) digunakan untuk mengikat ion logam dan menonaktifkannya sehingga membantu melindungi produk-produk tadi dari kerusakan, menjaga kemurnian, menjaga aroma, dan mencegah munculnya bau tak sedap dari produk.

FDA Amerika Serikat mengkategorikan keamanan edetate disodium (EDTA) untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C. Belum diketahui secara jelas apakah obat ini masuk ke dalam ASI, wanita menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sekilas Tentang Sodium Chloride (Natrium Chloride) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Sodium chloride atau garam atau dalam istilah kimia disebut dengan NaCl adalah suatu mineral dan nutrisi yang secara alami ada di alam dan dapat dijumpai pada buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Sodium chloride memiliki banyak manfaat seperti:

  • Menyerap dan mentransportasikan nutrisi

  • Memelihara tekanan darah

  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh

  • Membantu menjaga kesehatan saraf dalam mengirim sinyal

  • Menjaga kesehatan otot

  • mengurangi bakteri pada air liur

Kekurangan sodium chloride dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti terganggunya keseimbangan hormon, muntah dan diare, penyakit ginjal, dan lain-lain.

Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis) Pada Geneva Brightening Facial Wash
Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.
Sekilas Tentang Allantoin Pada Geneva Brightening Facial Wash
Allantoin adalah zat yang berasal dari hasil ekstraksi akar tanaman comfrey. Allantoin mampu menenangkan dan melindungi kulit sehingga membuat kulit tetap lembut dan terjaga kelembabannya. Zat ini tidak menyebabkan iritasi. Karena kebutuhan allantoin yang sangat besar untuk produk-produk kosmetik, maka saat ini allantoin yang digunakan kebanyakan merupakan allantoin sintesis yang merupakan produk samping dari pengolahan diazolodinyl urea.

Berikut ini beberapa manfaat allantoin:

  • Meningkatkan kadar air kulit

  • Mendorong pengelupasan alami pada stratum corneum, lapisan luar kulit

  • Merangsang proliferasi sel kulit dan mendorong pertumbuhan jaringan baru

  • Mempercepat penyembuhan luka dan iritasi kulit

  • Meningkatkan proses regenerasi sel, mencegah kulit kering, dan memperbaiki sel kulit yang rusak

  • Mencegah kulit pecah-pecah dan terbakar akibat paparan sinar UV

  • Menenangkan dan melembutkan kulit

  • Melindungi kulit dari radikal bebas

  • Melindungi lapisan terluar epidermis dan mensintesa sejumlah protein dan lipid yang ada pada stratum corneum

  • Menghaluskan kulit

Geneva Brightening Facial Wash Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Geneva Brightening Facial Wash?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Geneva Brightening Facial Wash adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Geneva Brightening Facial Wash?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Geneva Brightening Facial Wash adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Sabun wajah untuk membersihkan kotoran dan mencerahkan kulit.

Sekilas tentang sabun wajah
Membersihkan wajah dengan sabun muka merupakan hal yang perlu dilakukan dengan rutin. Namun, jika Anda salah memilih sabun muka yang sesuai dengan kulit wajah Anda, bisa jadi justru akan berisiko merusak kesehatan kulit. Oleh karena itu, simak hal-hal yang penting untuk diketahui dalam sabun muka yang pas untuk kulit wajah Anda berikut.

1. Melembabkan untuk wajah kering

Kulit wajah kering biasanya ditandai dengan kulit yang terlalu kaku, tidak elastis dan sering terasa gatal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya lipid, yaitu zat minyak atau lemak yang dihasilkan oleh kulit sebagai pelembab. Untuk itu, pilihlah sabun muka yang membersihkan kotoran tanpa mengangkat habis minyak pada kulit. Sabun muka berbasis susu, atau minyak yang berbentuk krim dan tidak berbusa akan membantuk menghidrasi kulit wajah Anda.

2. Mengangkat minyak

Wajah dengan jenis kulit berminyak cenderung rentan terhadap jerawat karena produksi sebum yang berlebihan. Kulit wajah berminyak biasanya ditandai dengan pori-pori yang besar dan kulit mengkilap. Ketika memilih sabun muka, pastikan produk tersebut tidak mengandung minyak dan mampu membersihkan sampai ke pori-pori, serta mengandung asam salisilat atau benzoyl peroksida untuk mencegah jerawat.

3. Menghilangkan komedo

Jika Anda memiliki banyak komedo di sekitar hidung dan pipi, Anda membutuhkan jenis pembersih wajah yang mengandung scrub. Anda dapat menggunakan produk semacam ini untuk menyingkirkan komedo dan sel-sel kulit mati.

4. Bagaimana dengan kulit wajah kombinasi?

Jika Anda memiliki kulit wajah kombinasi, itu berarti beberapa area di wajah Anda, terutama daerah T-zone (seperti dahi, hidung dan dagu) cenderung berminyak dan sementara bagian lainnya, seperti pipi dan sekitar mata, cenderung kering. Pilihlah sabun muka yang seimbang dan dapat mengangkat minyak pada kulit wajah Anda tanpa membuantnya terasa kering.

5. Si kulit wajah sensitif yang perlu perhatian

Dalam memilih sabun muka untuk kulit wajah sensitif perlu perhatian khusus. Pasalnya, kulit wajah sensitif sangat rentan terhadap iritasi dikarenakan tipisnya lapisan kulit luar. Oleh karena itu, hindarilah sabun muka dengan kandungan alkohol dan parfum, serta pilihlah sabun yang mengandung lidah buaya, teh hijau dan kandungan yang menenangkan lainnya.

6. Untuk kulit wajah normal

Bagi Anda yang memiliki kulit wajah normal, Anda patut bersyukur karena Anda memiliki kulit wajah yang bisa menggunakan sabun muka jenis apapun. Kulit wajah normal ditandai dengan kulit yang tidak terlalu berminyak dan tidak kering, serta jarang berjerawat. Pastikan sabun tersebut tidak akan membuat kulit wajah Anda menjadi kering.

7. Sabun muka untuk jerawat

Kulit wajah berjerawat memerlukan sabun muka yang mampu membersihkan kotoran pada kulit wajah secara keseluruhan tanpa mengangkat seluruh minyak pada kulit. Hindari sabun muka yang terlalu keras karena akan menyebabkan kemerahan dan iritasi. Sabun muka yang mengandung asam salisilat, natrium sulfacetamide, atau benzoyl peroksida, dipercaya mampu melawan jerawat. Kandungan emolien (seperti minyak mineral) atau humektan (gliserin) pada sabun dapat menjaga kelembaban di kulit Anda.

8. Bagaimana cara mengetahui apakah Anda cocok atau tidak?

Cara mengetahui apakah Anda cocok menggunakan sabun muka tersebut adalah tentu dengan mencobanya. Jika Anda menggunakan sabun muka yang membuat kulit Anda merasa segera kering, kencang, atau gatal, maka itu berarti sabun tersebut terlalu keras. Sabun muka yang baik akan membuat kulit Anda merasa hampir sama (kecuali sedikit lebih ringan) seperti sebelum Anda membersihkan wajah.

9. Membersihkan dengan tuntas

Jika Anda masih harus membersihkan makeup dari wajah Anda dengan toner setelah Anda mencuci muka, berarti Anda membutuhkan sabun wajah yang memiliki kemampuan mebersihkan lebih. Sabun muka yang tidak terlalu bagus juga biasanya justru membuat wajah Anda terasa lebih berminyak dari sebelumnya.

10. Perhatikan komposisi

Ada beberapa kandungan yang perlu dihindari dari produk sabun muka yang Anda akan gunakan. Pastikan sabun muka tersebut tidak mengandung natrium lauril sulfat dan natrium laureth sulfate yang merupakan deterjen sintetik. Kandungan tersebut mungkin akan terasa nyaman pada awal pemakaian karena mengangkat minyak secara keseluruhan, namun penggunaan yang berkala dapat mengikis pelindung kulit wajah Anda. Jika Anda terpaksa memilih sabun dengan kandungan tersebut, pastikan bahwa kedua bahan tersebut tidak tertulis paling awal dalam daftar komposisi di label produk.

11. Memperhatikan review produk

Mencaritahu ulasan produk sebelum membeli juga akan banyak membantu Anda. Anda bisa membaca ulasan dari orang-orang yang pernah menggunakan produk tersebut sebelumnya dan memastikan apakah produk tersebut bagus atau tidak. Sample produk maupun produk ukuran kecil juga dapat berguna untuk mengetahui apakah Anda cocok menggunakan sabun muka tersebut sebelum Anda menghabiskan uang Anda lebih banyak lagi.

Demikian 10 tips yang berguna dalam memilih sabun muka.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai Geneva Brightening Facial Wash?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Geneva Brightening Facial Wash:

Tuangkan secukupnya pada telapak tangan, kemudian usapkan ke seluruh wajah yang telah dibasahi dengan lembut dan bilas sampai bersih.

Cara Penyimpanan 

Simpan dibawah suhu 30°C

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Geneva Brightening Facial Wash?

Botol 1 Liter; Botol 100 mL; Botol 30 mL; Botol 60 mL, Cairan Kental.

Berapa Nomor Izin BPOM Geneva Brightening Facial Wash?

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Geneva Brightening Facial Wash:

No Reg : NA 18151200487

Apa Nama Perusahaan Produsen Geneva Brightening Facial Wash?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Geneva Brightening Facial Wash:

Graha Farma

Sekilas Tentang Graha Farma
PT. Graha Farma merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan pada 1988. Perusahaan ini memiliki pabrik di Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. PT. Graha Farma memproduksi berbagai jenis produk farmasi, baik berupa obat keras (obat resep), obat OTC, vitamin, suplemen, dan kosmetik dalam berbagai bentuk sediaan seperti tablet, kapsul, liquid, sirup, injeksi dan lain-lain. Beberapa produk yang diproduksi diantaranya amoxicillin, mefenamic acid, Bactazon, Ceftriga, Biomega, Grafazol, Grafloxin, Alfidon, Atmacid, Grafadon, Cholesvit, Ostine, Prokalk, dan Sangotonik.

Untuk memperluas cakupan produksi, pemasaran dan distribusi, perusahaan ini bekerjasama dengan perusahaan lain baik dari dalam maupun luar negeri seperti Sanquin (Belanda), Sanochemia (Swiss), Sanochemia Pharmazeutika AG (Austria), Kwangdong (Korea Selatan), bbcos (Italia), Midascare Pharmaceuticals (India), CSPC BAIKE (China), World Medicine (Turki), PT. Indofarma Global Medika, PT. Merapi Utama Pharma, PT. Penta Valent, PT. Mensa Bina Sukses, dan lain-lain. Kantor pusat PT. Graha Farma ada di Solo, Jawa Tengah.