FUSIPAR

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Kulit > Antibiotik Topikal > FUSIPAR

Kandungan

Asam fusidat (fusidic acid)

Indikasi

Infeksi kulit yang disebabkan oleh Staph atau bakteri lain yang rentan terhadap asam fusidat misalnya, impetigo, folikulitis, furunkulosis, sycosis barbae, hidradenitis aksilaris, paronychia & eritrasma.

Kontra Indikasi

  • Penggunaan Fusidic acid harus dihindari pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif/alergi pada Fusidic acid.
  • Jangan digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh organisme yang tidak peka terhadap Fusidic acid terutama Pseudomonas aeruginosa.

Efek Samping

  • Sediaan oral (tablet dan suspensi) : kadang-kadang menyebabkan gangguan hati, yang dapat menghasilkan penyakit kuning (warna kuning pada kulit dan putih mata). Kondisi ini biasanya akan hilang setelah pasien menghentikan penggunaan tablet atau suspensi. Efek samping lainnya termasuk urin gelap dan tinja lebih encer. Hal ini juga akan hilang ketika pengobatan selesai.
  • Sediaan injeksi intravena : Venospasme, tromboflebitis dan hemolisis. Bisa juga terjadi hipokalsemia.
  • Sediaan injeksi Subcutan / Intramuscular : biasanya terjadi tissue necrosis/kondisi sakit pada jaringan tempat injeksi.
  • Sediaan topikal (salep,cream,gel) : antibiotik ini relatif bisa ditoleransi dengan baik pada penggunaan secara topikal. Beberapa efek samping ringan yang sering terjadi misalnya ruam kulit, urtikaria, dan iritasi.

Peringatan dan Perhatian

  • Sebelum menggunakan Fusidic acid, anda harus yakin tidak memiliki alergi terhadap antibiotik ini.
  • Tidak untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus.
  • Gunakan obat sesuai dengan anjuran dokter, baik jumlah maupun durasinya.
  • Menghentikan pengobatan di tengah jalan bisa meningkatkan resiko terjadinya sensitisasi dan resistensi bakteri terhadap antibiotik ini.
  • Jika memungkinkan, hindari penggunaan selama masa akhir kehamilan, karena bisa menyebabkan kernikterus pada bayi pada usia 1 bulan awal.
  • Sediaan oral dan injeksi : Penggunaan pada neonatus, wanita hamil, dan ibu menyusui perlu lebih hati-hati.
  • Sediaan oral dan injeksi : Hati-hati memberikan Fusidic acid pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak. Pemeriksaan terhadap kesehatan fungsi hati, ginjal, dan darah secara berkala perlu dilakukan terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang.
  • Sediaan oral : Pemakaian Fusidic acid bisa menyebabkan terjadinya super infeksi yang biasanya terjadi pada saluran pencernaan (umumnya disebabkan oleh Enterobacter, Pseudomonas, S.aureus Candida). Jika terjadi superinfeksi pengobatan dengan antibiotik ini harus dihentikan dan segera lakukan pengobatan yang tepat.
  • Sediaan oral : harus digunakan dengan makanan.
  • Sediaan injeksi : tidak kompatibel dengan larutan asam amino atau darah utuh. Admixture incompatibility : Carbenicillin, kanamycin, gentamicin, calcium
  • solutions.
    Sediaan topikal/cream, salep, gel : Hindari kontak dengan mata.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Data keamanan penggunaan antibiotik ini selama masa hamil sangat terbatas. Penelitian pada hewan dan data yang dikumpulkan dari pengalaman klinis menunjukkan bahwa Fusidic acid tidak mempunyai efek teratogenik (cacat lahir).

Fusidic acid diketahui dapat melewati sawar plasenta. Oleh karena itu penggunaannya pada masa kehamilan terutama saat trimester akhir sebaiknya dihindari.

Interaksi Obat

  • Berefek sinergis jika digunakan bersama dengan antistaphylococcal penicillin.
  • Efek sinergis juga terjadi jika digunakan bersama rifampisin.
  • Berefek antagonis dengan obat golongan quinolone misalnya ciprofloxacin.
  • Badan pengawas obat di beberapa negara memperingatkan untuk tidak digunakan sediaan oral bersama dengan obat-obat golongan statin karena bisa menyebabkan rhabdomyolysis. Resiko ini berpotensi fatal. Obat-obat statin misalnya, atorvastatin, dan simvastatin.

Dosis

Setelah luka dibersihkan, oleskan tipis-tipis pada area yang terinfeksi 3-4x/ hr. Dapat digunakan pada luka tertutup & terbuka.

Izin BPOM, Kemasan, Sediaan, Harga

  • DKL0935803429A1, Dus, tube @ 10 g, krim 2%, Rp 45.000/tube
  • DKL0935803530A1, Dus, tube @ 10 g, salep 2%, Rp 45.000/tube

Produsen

Genero Pharmaceutical, Pharmacore Labs, Derma XP