Bahan kimia akan menimbulkan luka bakar jika kita tidak menanganinya dengan baik. Berikut adalah penanganan yang bisa Anda lakukan apabila terkena luka bakar akibat bahan kimia.

  • Pastikan penyebab luka bakar sudah tidak ada. Guyurlah bahan-bahan kimia dari permukaan kulit dengan aliran air dingin selama 20 menit atau lebih. (Jika bahan kimia yang membakar itu berupa bubuk, seperti bahan kapur misalnya, bersihkan dulu dari kulit sebelum mengguyurnya.)
  • Perlakukan korban seperti korban shock. Gejalanya antara lain pingsan, wajah pucat atau napas dangkal.
  • Lepaskan pakaian dan semua perhiasan yang terkena bahan kimia itu.
  • Balut bagian yang terbakar dengan perban kering dan steril (kalau mungkin) atau dengan sehelai kain bersih.
  • Cuci luka sekali lagi selama beberapa menit, bila korban mengeluh karena rasa terbakar bertambah setelah pencucian pertama.

Pencegahan

  • Saat menggunakan bahan-bahan kimia, sebaiknya kenakan alat pelindung mata dan pakaian pelindung.
  • Kenali bahan-bahan kimia yang Anda gunakan.
  • Di tempat kerja, bacalah Lembar Data Keamanan Bahan yang terkait.

Pertolongan Medis

Luka bakar ringan akibat bahan kimia biasanya bisa sembuh tanpa penanganan lebih lanjut. Namun, usahakan bantuan medis darurat jika:

  1. Jika bahan kimia itu sampai membakar seluruh lapisan pertama kulit dan merupakan luka bakar tingkat kedua dengan bagian luka berdiameter lebih dari 5 – 7,5 cm atau
  2. Kalau luka bakar akibat bahan kimia itu mengenai kedua tangan, kaki, wajah, lipatan paha, pantat, atau pada salah satu persendian utama.

Produk pembersih alat rumah tangga yang umum, terutama yang mengandung amoniak atau bahan pemutih, dan bahan-bahan kimia perkebunan dapat menimbulkan luka serius terhadap mata atau kulit. Bacalah labelnya dengan cermat. Pada label biasanya tertera petunjuk bagaimana penggunaan semestinya serta saran-saran perawatan.