Ferofort

By | April 2, 2021 | Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Ferofort

Kandungan dan Komposisi Ferofort

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Ferofort adalah:

Ferronyl                                                84,7 mg

Asam askorbat                                 150    mg

Asam folat                                              1    mg

Vitamin B12                                          10   mg

Vitamin B1                                               3   mg

Vitamin B2                                               3   mg

Vitamin B6                                                5  mg

Niasin                                                     30   mg

Calcium pantothenate                          15  mg

ZnSO4. H2O                                         41,2 mg

(ekivalen dengan elemen Zn)        15    mg

Lysine                                                     50   mg


Bentuk Sediaan:

Kaplet salut selaput


Farmakologi:

Ferofort merupakan suplemen kombinasi dari preparat besi, vitamin B kompleks, seng dan asam amino esensial lysin.

Besi sangat dibutuhkan dalam pembentukan Hb, asam askorbat berperan dalam sintesis kolagen dan membantu penyerapan zat besi, suplemen vitamin B kompleks berguna dalam keadaan defisiensi, asam folat merupakan koenzim dalam proses metabolik termasuk dalam sintesis nukleotida purin dan pirimidin, tiamin berperan dalam transformasi energi, membran serta konduksi saraf, piridoksin berperan dalam metabolisme asam amino, karbohidrat dan lemak, sianokobalamin penting dalam fungsi normal sel dan mempengaruhi pembentukan mielin, niasin berperan dalam reaksi perpindahan elektron dalam rantai pernapasan. Seng adalah mineral dalam menstimulasi aktivitas enzim sedangkan lysin merupakan asam amino esensial.


Indikasi:

Suplemen pencegahan anemia terutama pada wanita hamil dan menyusui.


Dosis:

1 kaplet sehari, diberikan bersama makanan atau sehabis makan.


Kontra Indikasi:

Penderita hemokromatosis primer dan siderosis akibat transfusi

Hipersensitif


Peringatan dan Perhatian:

Tidak untuk pasien anemia hemolitik tanpa defisiensi zat besi. Pemberian jangka panjang dalam dosis tinggi harus dihindari kecuali pada penderita dengan perdarahan terus-menerus, perdarahan haid yang berlebihan atau kehamilan berulang.

Asam askorbat harus hati-hati pada pasien dengan hiperoksaliuria. Zat besi dapat menyebabkan feses berwarna hitam tetapi tidak berbahaya dan hilang bila pemakaian dihentikan.


Efek Samping:

Dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan, terutama rasa mual, nyeri ulu hati, diare atau konstipasi.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *