Femaplex

Farmasi-id.com > Onkologi > Terapi Hormon untuk Kanker > Femaplex

By | 23/03/2017

Komposisi

Letrozole.

Indikasi

Terapi tambahan pd wanita pasca menopause dg reseptor hormon positif pd kanker payudara stadium dini. Terapi tambahan lanjutan utk kanker payudara tahap dini pd wanita pasca menopause yg telah mendapat terapi tamoxifen tambahan standar sebelumnya. Terapi lini pertama pd wanita pasca menopause dg kanker payudara tahap lanjut yg tergantung hormon.

Dosis

Dosis anjuran: 2.5 mg 1 x/hr.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan: Telan dg sedikit cairan.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Masih mengalami menstruasi (belum menopause). Hamil & laktasi.

Perhatian

Gagal ginjal berat. Efek pd tulang. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Anak.

Efek Samping

Pusing, sakit kepala, tromboflebitis, edema krn retensi cairan, peningkatan BB, kelelahan menyeluruh, mual, muntah, dispepsia, peningkatan ataupenurunan nafsu makan, konstipasi, rasa panas & kemerahan pd wajah, kerontokan rambut, alopesia, ruam kulit, nyeri muskuloskeletal (pd lengan, betis, & punggung), pendarahan per vaginam & keputihan, dispnea, perubahan pd nilai limfosit & peningkatan aminotransferase.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Kategori X: Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 3 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput 2,5 mg

Izin BPOM

DKI1436200317A1

Harga

Rp 510.000/dus

Produsen

Genepharm S.A – Greece

Importir

Dipa Pharmalab Intersains

Sekilas tentang kanker dan tumor

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  1. Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  2. Menyerang jaringan biologis di dekatnya.

  3. Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.


Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.
Sekilas tentang terapi hormon

Terapi hormon adalah perawatan yang menambah, menghambat, atau membuang hormon. Untuk kondisi tertentu (seperti diabetes atau menopause), hormon diberikan untuk menambah kadar hormon yang rendah. Untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan kanker tertentu (seperti kanker prostat dan payudara), hormon sintetis atau obat lain dapat diberikan untuk menghambat hormon alami tubuh. Kadang-kadang, operasi diperlukan untuk menghilangkan kelenjar yang membuat hormon tertentu. Juga disebut terapi endokrin, terapi hormonal, dan pengobatan hormonal.