Exelon

By | Maret 21, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat Penyakit Neurodegeneratif > Exelon

Kandungan dan Komposisi Exelon

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Exelon adalah:

Rivastigmine hydrogen tartrate.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Exelon

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Exelon adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Demensia Alzheimer ringan-berat, penyakit Parkinson.

Sekilas Tentang Penyakit Neurodegerenatif
Penyakit neurodegereratif adalah penyakit yang diakibatkan hilangnya struktur atau fungsi neuron secara progresif, termasuk kematian neuron. Banyak penyakit neurodegeneratif termasuk amyotrophic lateral sclerosis, penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, dan penyakit Huntington terjadi sebagai akibat dari proses neurodegeneratif. Penyakit-penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan, menghasilkan degenerasi progresif dan atau kematian sel-sel neuron. Ketika penelitian berlangsung, banyak kemiripan muncul yang menghubungkan penyakit ini satu sama lain pada tingkat sub-seluler. Menemukan kesamaan ini memberikan harapan untuk kemajuan terapi yang dapat memperbaiki kondisi akibat penyakit secara bersamaan. Ada banyak persamaan antara gangguan neurodegeneratif yang berbeda termasuk protein atipikal buatan maupun kematian sel yang diinduksi. Regenerasi saraf dapat ditemukan di berbagai tingkat sirkuit neuron mulai dari molekul hingga sistemik.

Faktor risiko terbesar untuk penyakit neurodegeneratif adalah penuaan. Mutasi DNA mitokondria dan juga stres oksidatif berkontribusi pada penuaan. Banyak dari penyakit ini yang datang di akhir, artinya ada beberapa faktor yang berubah seiring bertambahnya usia seseorang untuk setiap penyakit. Salah satu faktor konstan adalah bahwa pada setiap penyakit neuron secara bertahap kehilangan fungsi seiring dengan bertambahnya usia penyakit. Ada pendapat bahwa akumulasi kerusakan DNA memiliki hubungan sebab akibat yang mendasari antara penuaan dan penyakit neurodegeneratif.

Dosis dan Aturan Pakai Exelon

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Exelon:

Awal 1.5 mg 2 x/hari, dapat ditingkatkan mjd 3 mg sesudah min 2 minggu terapi, lalu mjd 4.5 mg, kmd 6 mg, diberikan 2 x/hari. Pemeliharaan: 1.5-6 mg 2 x/hari. Maks: 6 mg 2 x/hari. Pelekat transdermal Awal Exelon patch 5 1 x/hari, sebaiknya ditingkatkan mjd Exelon patch 10 sesudah terapi selama min 4 minggu & jika dapat ditoleransi dengan baik. Terapi pemeliharaan: Exelon patch 10.

Pemberian Obat Exelon

Sebaiknya diberikan bersama makanan : Telan utuh.

Kontraindikasi Exelon

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Exelon dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Kerusakan hati berat. Laktasi.

Perhatian Penggunaan Exelon

Sindroma sick sinus, gangguan aritmia jantung berat, gangguan konduksi, gangguan GI, penyakit saluran nafas, obstruksi saluran kemih, kejang. Gangguan fungsi hati & ginjal. Hamil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Exelon Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Exelon?

Jika Anda lupa menggunakan Exelon, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Exelon Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Exelon?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Exelon yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Exelon

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Exelon yang mungkin terjadi adalah:

Lelah, astenia, pusing, sakit kepala, somnolen, gangguan GI, gangguan psikiatrik, berkeringat banyak, tidak enak badan, penurunan BB, tremor, agitasi, bingung, tidak enak badan.

Interaksi Obat Exelon

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Exelon antara lain:

Obat kolinomimetik lain, antikolinergik, relaksan otot jenis suksinilkolin.

Kategori Keamanan Penggunaan Exelon Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Exelon untuk digunakan oleh wanita hamil:

B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Bentuk Sediaan,

Kemasan dan Sediaan Exelon

, Harga

  • Kapsul 1.5 mg, 30’s (Rp618,700/pak)
  • Kapsul 3 mg, 30’s (Rp618,700/pak)
  • Kapsul 4.5 mg, 30’s (Rp561,182/pak)
  • Kapsul 6 mg, 30’s (Rp928,055/pak)
  • Oral soln 2 mg/mL, 120 mL x 1’s
  • Transdermal patch 18 mg, 18 mg x 30 × 1’s (Rp1,227,600/boks)
  • Transdermal patch 9 mg, 9 mg x 30 × 1’s (Rp1,227,600/boks)

Produsen Exelon

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Exelon:

Novartis Indonesia

Sekilas Tentang Novartis
Novartis AG adalah suatu perusahaan farmas besar dunia asal Swiss yang menurut sejarahnya berdiri pada 1996 sebagai hasil dari penggabungan dua perusahaan farmasi besar yakni Ciba-Geigy dan Sandoz Laboratories yang keduanya merupakan perusahaan farmasi Swiss. Pada periode tahun 2000 hingga 2010 berbagai proses korporasi dilakukan oleh Novartis seperti membuat divisi agrobisnis bersama dengan perusahaan farmasi AstraZeneca yang kemudian bersama membentuk perusahaan baru bernama Sygenta. Di tahun 2003 Novartis menggabungkan dan mengkoordinasikan semua bisnis generiknya ke dalam satu divisi dan menggabungkan beberapa sub divisi ke dalam satu perusahaan, yang kemudian disepakati menggunakan kembali nama Sandoz sebagai nama perusahaannya. Tahun 2005 Sandoz mengakuisisi Hexal (perusahaan obat generik Jerman) dan Eon Labs (perusahaan farmasi Amerika Serikat). Tahun 2006 Novartis mengakuisisi Chiron Corporation. Chiron kemudian dibagi menjadi tiga divisi yakni Chiron Vaccines, Chiron Blood Testing, dan Chiron BioPharmaceuticals yang kemudian semuanya dimasukkan dalam Novartis Pharmaceutical ke dalam divisi yang berbeda.

Berlanjut di tahun 2009, Novartis mengakuisisi 85 persen saham perusahaan vaksin asal China, Zhejiang Tianyuan Bio-Pharmaceutical Co., Ltd. Setahun berikutnya Novartis secara penuh mengakuisisi Alcon (perusahaan produk eye care terbesar di dunia) yang kemudian berada di divisi Novartis Opthalmics sebelum akhirnya menjadikan Alcon sebagai suatu perusahaan sendiri. Pada 2018, GlaxoSmithKline mengumumkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan untuk membeli 36,5 persen saham Novartis.

Produk terkenal yang diproduksi oleh Novartis diantaranya Clozaril, Aclasta, Voltaren, Tegretol, Diovan, Neoral, Femara, Ritalin, Lamisil, dan lain-lain. Produk-produk ini telah dipasarkan di banyak negara di dunia termasuk Indonesia. Kantor pusat Novartis ada di Basel, Swiss. Di Indonesia Novartis berdiri dengan nama PT Novartis Indonesia dengan lokasi kantor di AXA Tower Lt. 26, Kuningan, Jakarta .

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *