Ethiferan

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Regulator GIT, Antiflatulen, & Antiinflamasi > Ethiferan

By | 30/07/2018

Kandungan dan Komposisi Ethiferan

Produsen:

Ethica Industri Farmasi
Joint Venture with Fresenius Kabi

Metoclopramide HCl.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Meredakan gastroparesis akut. Utk mengobati refluks esofagitis yang disertai dengan rasa panas pada ulu hati; mual & muntah yang diinduksi oleh obat & sesudah op.

Dosis dan Aturan Pakai

Tab Dws 10 mg 3 x/hari. Sir Anak > 6 tahun Maks: 0.5 mg/kg BB/hari dalam 2 dosis terbagi, < 6 tahun Maks: 0.1 mg/kg BB dosis tunggal. Ampul Dws 1-2 ampul sblm akhir op.

Pemberian Obat:

Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong : Berikan ½ jam sblm makan.

Kontra Indikasi:

Epilepsi, pendarahan GI, obstruksi mekanik atau perforasi saluran GI, feokromositoma.

Perhatian:

Sesuaikan dosis pada gangguan ginjal. Hipersensitif terhadap prokain & prokainamid. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi & menjalankan mesin. Hamil, laktasi, lanjut usia, anak.

Efek Samping:

Pusing, gelisah, rasa letih yang sangat, reaksi ekstrapiramidal, konstipasi, mengantuk.

Interaksi Obat:

Antikolinergik, analgesik narkotik, obat yang menekan SSP, parasetamol, tetrasiklin, levodopa, etanol, siklosporin, digoksin, fenotiazin.

Kemasan/Harga:

Tablet 10 mg x 100 (Rp38.500). Sirup 5 mg/5 mL x 60 mL (Rp7.700). Ampul 10 mg /2 mL x 6 (Rp19.250).

Keamanan kehamilan: B

Sekilas Tentang Metoclopramide

Metoclopramide adalah obat yang biasa digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit atau masalah esofagus dan lambung. Obat ini digunakan untuk perawatan dan pencegahan mual dan muntah, membantu dalam proses pengosongan lambung pada mereka yang mengalami penundaan pengosongan lambung, dan untuk membantu mengobati penyakit refluks gastroesofageal. Selain untuk mengatasi berbagai macam problem esofagus dan lambung, metoclopramide juga digunakan dalam pengobatan migrain.

Metoclopramide mulai dikembangkan pada tahun 1964 oleh Louis Justin-Besançon and Charles Laville. Pada awalnya metoclopramide digunakan untuk mengendalikan mual pada orang yang mengalami sakit kepala dan migrain, kemudian digunakan juga untuk mencegah mual yang diakibatkan oleh efek terapi radiasi dan kemoterapi kanker. Obat ini kemudian mulai digunakan secara luas pada 1980 dan menjadi obat yang umum digunakan untuk mengendalikan nausea yang diakibatkan oleh anestesi dan perawatan gastritis.

Penggunaan metoclopramide dikontraindikasikan pada pasien penderita pheochromocytoma, suatu tumor pada sel chromaffin dari kelenjar adrenal. Hati-hati penggunaan metoclopramide pada penderita Parkinson karena metoclopramide bertindak sebagai antagonis dopamin yang justru akan memberburuk kondisi Parkinsonnya. Pada penderita depresi, penggunaan metoclopramide dalam jangka panjang dapat menyebabkan penurunan kondisi mentalnya. Hindari penggunaan obat ini pada penderita obstruksi usus, pasien epilepsi, perforasi atau penyumbatan perut, dan pada bayi yang baru lahir.

Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan metoclopramide seperti gelisah, hipertensi, depresi, sakit kepala, kelelahan, diare, gangguan pergerakan seperti tardive dyskinesia, dan lain-lain. Oleh FDA tingkat keamanan penggunaan obat ini bagi wanita hamil dimasukkan dalam kategori B.