Estelle-35

By | Oktober 23, 2020 | Farmasi-id.com > Kontrasepsi > Kontrasepsi Oral > Estelle-35

Produsen Estelle-35

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Estelle-35:

Ikapharmindo

Kandungan dan Komposisi Estelle-35

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Estelle-35 adalah:

21 tablet masing-masing mengandung Cyproterone acetate 2 mg, ethinylestradiol 0.035 mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Estelle-35

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Estelle-35 adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Kontrasepsi oral. Akne pada pasien yang menggunakan kontrasepsi.

Dosis dan Aturan Pakai Estelle-35

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Estelle-35:

1 tablet/hari, mulai pada hari ke-1 menstruasi selama 21 hr, dilanjutkan dengan periode bebas terapi selama 7 hari.

Pemberian Obat Estelle-35

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Kontraindikasi Estelle-35

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Estelle-35 dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Pernah atau sedang memiliki faktor risiko berat atau multipel untuk terjadinya trombosis vena atau arteri; stroke; pernah atau sedang mengalami prodromal trombosis; migren dengan gejala-gejala neurologi fokal; anemia sel sabit; DM dengan keterlibatan vaskuler; pankreatitis, penyakit hati berat, pernah atau sedang mengidap tumor hati, diketahui atau diduga mengalami keganasan yang dipengaruhi oleh hormon 5eks, perdarahan vag yang tidak diketahui penyebabnya. Hamil & laktasi.

Perhatian Penggunaan Estelle-35

Hentikan penggunaan segera jika terjadi: eksaserbasi migren, atau sakit kepala hebat; gangguan daya penglihatan, kehilangan pendengaran, atau gangguan persepsi lainnya secara mendadak; gejala tromboflebitis atau tromboembolik; rasa nyeri & tertekan pada dada; 6 minggu sblm op mayor elektif; awitan ikterus, hepatitis, gatal pada seluruh tubuh; peningkatan kejang epilepsi; peningkatan TD secara signifikan; awitan depresi berat; nyeri perut bagian atas yang berat atau pembesaran hati. DM atau ada kecenderungan DM, hipertensi, varises, riwayat flebitis, otosklerosis, sklerosis multipel, epilepsi, porfiria, tetanus, gangguan fungsi hati, korea Sydenham, gangguan fungsi ginjal, riwayat gangguan pembekuan darah & kanker payudar4 dalam keluarga; penyakit payudar4 jinak & depresi klinis; obesitas, lupus eritematosus sistemik, fibroma uteri, intoleransi terhadap lensa kontak, migren, batu empedu, penyakit KV, kloasma, asma. Amenore atau oligomenore sesudah penghentian konsumsi obat ini. Ibu hamil.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Payudar4 melunak, nyeri, bengkak, mengeluarkan sekret; sakit kepala, migren, perubahan libido, perubahan suasana hati (depresi); mual, muntah, & gangguan GI lain; berbagai kelainan kulit (ruam, eritema nodosum, eritema multiformis); perubahan sekresi vagin4; intoleransi terhadap lensa kontak; retensi cairan, perubahan BB, reaksi hipersensitivitas.

Interaksi Obat Estelle-35

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Estelle-35 antara lain:

Fenitoin, barbiturat, primidon, karbamazepin, rifampisin, okskarbazepin, topiramat, felbamat, ritonavir, griseofulvin, St. John’s wort, penicillin, tetrasiklin, siklosporin, lemotrigin, nevirapin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Estelle-35

/Harga

Estelle-35 tab

21’s (Rp66,500/blister)

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Estelle-35 Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Estelle-35, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Estelle-35?

Jika Anda lupa menggunakan Estelle-35, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Estelle-35 Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Estelle-35?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Estelle-35 yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Ikapharmindo Putramas merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Drs. Titianus Winata pada 1969. Awalnya perusahaan ini hanyalah suatu toko ritel bahan kimia kemudian menjadi usaha apotek Santi dan kemudian berkembang dan mulai beroperasi sebagai perusahaan farmasi pada 1972. Produk yang dihasilkan seperti obat resep, obat OTC, produk kosmetik, produk perawatan bayi, dan lain-lain.

PT Ikapharmindo Putramas telah mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) untuk obat-obatan resep, obat bebas, produk nutraceutical dan kosmetik. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 23 Oktober). Estelle-35. Diakses pada 1 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/estelle-35/


Format MLA (Modern Language Association)

"Estelle-35". Farmasi-id.com. 23 Oktober 2020. 1 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/estelle-35/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Estelle-35", 23 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/estelle-35/> [Diakses pada 1 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *