Erymed Plus

By | Juli 28, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Erymed Plus

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Erymed Plus adalah:

Tiap ml Erymed® plus mengandung Erythromycin 40 mg dan tretinoin 0,25 mg.

CARA KERJA OBAT

Erythromycin bekerja menekan pertumbuhan Propionibacterium acnes dengan menghambat sintesis protein bakteri, menghambat translokasi aminoasiltransfer-RNA dan menghambat sintesis polipeptida. Tretinoin bekerja dengan menstimulasi proses transkripsi, meningkatkan mitosis sel epidermal. Permeabilitas kulit meningkat menyebabkan cairan hilang, lapisan tanduk melemah menjadi kurang kohesif sehingga mudah terkelupas.

Sekilas Tentang Tretinoin Pada Erymed Plus
Tretinoin atau yang dikenal juga dengan nama all-trans-retinoic acid (ATRA) adalah suatu produk turunan dari vitamin A (retinol). Tretinoin memiliki kemampuan mengatur reproduksi, proliferasi, dan diferensiasi sel. Obat ini digunakan dalam terapi pengobatan jerawat dan APL (acute promyelocytic leukemia) yakni suatu kanker pada sel darah putih. Untuk pengobatan jerawat, obat ini biasa diberikan dalam bentuk krim atau lotion, sedangkan untuk pengobatan kanker sel darah putih, ia bisa diberikan melalui oral hingga jangka waktu tiga bulan.

Cara kerja tretinoin dalam mengobati jerawat belum sepenuhnya dipahami, namun zat ini dapat menurunkan kemampuan sel spitel pada folikel rambut di kulit untuk melekat satu sama lain sehingga menyebabkan berkurangnya pembentukan komedo karena hal itu membuat suatu mekanisme yang menyebabkan komedo tertekan keluar. Komedo terbentuk di dalam folikel pada kulit wajah yang memiliki kelebihan sel epitel keratin berlebih. Tretinoin meningkatkan pelepasan korneosit dari folikel sehingga memicu aktivitas mitosis epitel folikular dan meningkatkan laju pergantian korneosit tipis yang tidak melekat. Akibatnya pembentukan komedo berkurang. Komedo merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat.

Mekanisme tretinoin dalam melawan sel kanker darah putih juga belum diketahui sepenuhnya. Namun berdasarkan pengamatan di laboratorium, peneliti menemukan bahwa tretinoin memaksa sel APL untuk melakukan diferensiasi dan menghentikan sel tersebut untuk berkembang biak, sehingga menyebabkan promielosit kanker primer juga berdiferensiasi menjadi bentuk akhir. Pada akhirnya memungkinkan sel-sel normal untuk mengambil alih susunan sumsum tulang.

Efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah penggunaan tretinoin meliputi kesulitan bernapas (napas pendek), sakit kepala, depresi, kulit kering, gatal, rambut rontok, muntah, nyeri otot, gangguan pengelihatan, dan mati rasa. Efek samping yang parah seperti tingginya jumlah sel darah putih, dan terjadinya bekuan darah. Jika digunakan secara topikal, maka pada kulit yang sensitif dapat terjadi kemerahan, kulit mengelupas, dan sensitif terhadap sinar matahari. Penggunaan pada wanita hamil tidak disarankan karena dapat menyebabkan risiko bayi lahir cacat dan oleh FDA tingkat keamanannya untuk digunakan oleh wanita hamil dimasukkan dalam kategori D.

Tretinoin pertama kali dikembangkan oleh James Fulton dan Albert Kligman di Universitas Pennsylvania pada akhir tahun 1960an.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erymed Plus

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Erymed Plus adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Mengobati acne vulgaris bentuk moderate dengan papul, pustul dan bentuk non inflamasi dengan komedo.

Kontraindikasi Erymed Plus

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Erymed Plus dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Pasien yang hipersensitif terhadap komponen-komponen obat ini.

Peringatan Penggunaan Erymed Plus

  • Hanya untuk pemakaian luar. Hindarkan kontak dengan mata, hidung, mulut dan membran mukosa lainnya.

  • Tidak digunakan untuk tujuan lain, hanya untuk pengobatan yang telah ditentukan.

  • Jangan gunakan preparat jerawat lainnya kecuali atas petunjuk dokter.

  • Konsultasikan dengan dokter billa terjadi reaksi sampuling.

  • Jika timbul efek sampuling, misalnya rasa terbakar segera hentikan pengobatan dan konsultasikan dengan dokter.

  • Tidak direkomendasikan pada wanita hamil dan menyusui.

  • Hindari paparan sinar matahari atau sinar UV selama penggunaan obat ini.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Erymed Plus Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Erymed Plus?

Jika Anda lupa menggunakan Erymed Plus, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Erymed Plus Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Erymed Plus?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Erymed Plus yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Erymed Plus

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Erymed Plus yang mungkin terjadi adalah:

Pedih/rasa terbakar , erythema, hipopigmentasi, gatal, kulit terkelupas, kulit kering.

Interaksi Obat Erymed Plus

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Erymed Plus antara lain:

  • Produk topikal yang mengandung alkohol seperti after shave lotion, astringents, kosmetik atau sabun yang mempunyai sifat yang mengeringkan.

  • Minoxidil, topikal

  • Obat-obat yang menyebabkan fotosensitif seperti fluoroquinolones, phenothiazines, sulfonamides, thiazide duiretics.

  • Produk topikal lain yang mengandung peeling agent seperti benzoyl peroxide, resorcinol, salicylic acid dan sulfur.

  • Antibiotika golongan makrolida karena dapat terjadi resistensi silang.

CARA PEMAKAIAN

Erymed® plus digunakan pada tempat berjerawat 1 kali sehari setelah wajah dibersihkan dengan 5eksama.

CARA PENYIMPANAN

Dalam wadah tertutup rapat pada suhu 25ο – 30ο C, terlindung cahaya.

Izin, Kemasan & Sediaan Erymed Plus

Dus @ botol kaca 30 ml.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Manufactured by
P.T SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES Surabaya, Indonesia
No. Reg. DKL 0328603441A1
Banyak Dibaca Hari Ini
Banyak Dibaca Minggu Ini
Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *