Erphacea

By | Agustus 30, 2021 |

Merek

Erlimpex

Klasifikasi Obat

B

Apa Kandungan dan Komposisi Erphacea?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Erphacea adalah:

Per 5 mL: Ekstrak echinacea purpurea 250 mg, ekstrak phyllantus niruri 100 mg, Zn picolinate 5 mg, selenium 15 mcg

Sekilas Tentang Zinc Picolinate Pada Erphacea
Zinc picolinate adalah zinc yang terikat dengan asam amino pikolinat. Zinc picolinate diserap dengan lebih baik oleh tubuh dibandingkan dengan zinc citrate dan zinc gluconate. Hal itu disebabkan oleh asam amino pikolinat ada secara alami ada di dalam tubuh manusia dan bertindak sebagai pengelat atau pengikat. Asam pikolinat diproduksi di dalam hati dan kemudian dibawa menuju pankreas dan dalam proses pencernaan, ia akan dicampur dengan makanan untuk mempermudah penyerapan mineral oleh tubuh. Penyerapan berbagai jenis zinc akan meningkat jika dikombinasikan dengan asam pikolinat. Secara umum kekurangan zinc dapat menyebabkan beberapa kondisi serius seperti anemia, nafsu makan menurun, rambut rontok, depresi, dan penurunan kesehatan kulit.

Berikut ini adalah beberapa manfaat zinc picolinate bagi kesehatan:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

  • Meningkatkan kemampuan otak

  • Mempercepat penyembuhan flu

  • Membantu penyembuhan luka

  • Mengurangi depresi

  • Mengurangi risiko kanker prostat

  • Membantu mencegah dan merawat kesehatan hati

  • Mengurangi risiko penyakit kronis yang bekaitan dengan usia

  • Meningkatkan kesuburan pria

  • Mempercepat penyembuhan diare

Dosis zinc yang direkomendasikan sebagai berikut:

  • Bayi usia 0-6 bulan: 2 mg per hari

  • Bayi usia 7-12 bulan: 3 mg per hari

  • Anak usia 1-3 tahun: 3 mg per hari

  • Anak usia 4-8 tahun: 5 mg per hari

  • Anak usia 9-13 tahun: 8 mg per hari

  • Pria usia 14 tahun ke atas: 11 mg per hari

  • Wanita usia 14-18 tahun: 9 mg per hari

  • Wanita usia 19 tahun ke atas: 8 mg per hari

  • Wanita hamil usia 19 tahun ke atas: 11 mg per hari

  • Wanita menyusui usia 19 tahun ke atas: 12 mg per hari

Zinc picolinate ini aman untuk digunakan oleh individu dengan berbagai rentang usia. Namun mengonsumsinya dalam jumlah besar tidak aman karena dapat menghalangi penyerapan copper (tembaga) oleh tubuh dan menyebabkan berbagai kondisi seperti demam, batuk, mual, penurunan sel darah putih, muntah, nyeri abdomen, sakit kepala, fatigue, diare, gangguan pencernaan, dan berisiko terkena batu ginjal.

Sumber: tiram, daging merah, unggas, seafood (kepiting dan lobster), sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu.
Sekilas Tentang Echinacea Purpurea Pada Erphacea
Echinacea purpurea adalah suatu tanaman herbal yang masih masuk ke dalam keluarga bunga matahari. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara bagian Timur. Echinacea purpurea biasa tumbuh di hutan, padang rumput, dan saat ini juga sudah dibudidayakan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu dan berbunga sepanjang musim semi hingga akhir musim panas.

Manfaat dari Echinacea purpurea adalah untuk mengbati luka seperti luka bakar, gigitan serangga, akarnya dapat digunakan untuk mengatasi infeksi gigi, dan tenggorokan. Untuk pemberian internal bisa digunakan untuk pengobatan sakit perut, batuk, kuram perut, dan mengatasi gigitan ular.
Sekilas Tentang Selenium Pada Erphacea

  • Membantu fungsi kognitif otak

  • Membantu sistem kekebalan tubuh

  • Penting bagi metabolisme hormon tiroid dan sintesis DNA

  • Mengurangi peradangan dan mencegah penggumpalan darah

  • Menekan jumlah virus HIV dalam darah penderitanya

Sumber: kacang brazil, udang, kepiting, salmon, beras merah, telur, ayam, bawang putih, bayam, jamur shitake.

Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erphacea?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Erphacea adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Terapi suportif untuk merangsang sistem imun

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Erphacea?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Erphacea:

Dewasa 1-2 sendok takar 3 kali/hari. Anak > 2 tahun : 1/2 -1 sendok takar 3 kali/hari.

Apa saja Perhatian Penggunaan Erphacea?

Penyakit autoimun

Kemasan, Sediaan, dan Harga Erphacea

Bentuk Sediaan

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Erphacea?

/Harga

Erphacea syrup

60 mL x 1’s (Rp31,500/botol)

Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *