Entyvio

Farmasi-id.com > Alergi & Sistem Imun > Imunosupresan > Entyvio

By | 10/08/2018

Kandungan dan Komposisi Entyvio

Vedolizumab

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Kolitis ulserativa aktif sedang hingga berat & penyakit Crohn pada pasien dewasa yang memiliki respons tidak adekuat tanpa respons terhadap atau tidak toleran terhadap terapi konvensional atau antagonis tumor necrosis factor-α (TNFα).

Kontra Indikasi

Hipersensitif.

Perhatian

Hentikan penggunaan jika terjadi infeksi hebat, anafilaksis, atau reaksi berat lainnya. Tidak diinisiasi pada infeksi aktif dan berat misalnya TB, sepsis, sitomegalovirus, listeriosis & infeksi oportunistik; terkontrol kronis atau riwayat infeksi parah yang berulang. Peningkatan risiko keganasan. Tidak direkomendasikan pada pasien yang sebelumnya diobati dengan imunosupresan biologis misalnya, natalizumab. Penggunaan bersamaan dengan vaksin tidak hidup & hidup. Dapat memengaruhi kemampuan mengemudi & menggunakan mesin. Kehamilan & laktasi.

Efek Samping

Mual, nasofaringitis, infeksi saluran pernapasan atas, artralgia, demam, kelelahan, sakit kepala, batuk. Reaksi terkait infus.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko pada janin tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak terjadi pada studi terkontrol terhadap wanita hamil trimester 1 (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester selanjutnya).

Dosis dan Aturan Pakai

300 mg IV pada minggu ke 0, 2 & 6 kemudian setiap 8 minggu sesudahnya, dapat ditingkatkan menjadi setiap 4 minggu.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 vial @ 300 mg, serbuk injeksi 300 mg/5 ml

Izin BPOM

DKI1945600280A1

Produsen

Hospira Inc – USA

Pendaftar

Takeda Indonesia

Sekilas tentang imunosupresan

Imunosupresan adalah obat yang diberikan untuk menekan respon alami sistem kekebalan tubuh. Contohnya adalah pemberian imunosupresan pada pasien transplantasi untuk mencegah penolakan organ dan kepada pasien penyakit autoimun seperti lupus.