Divalpi


Deskripsi Divalpi

Divalpi adalah obat yang mengandung Divalproex Na. Obat ini digunakan untuk mengobati manik akut (perubahan suasana hati) pada penderita gangguan bipolar, dapat di gunakan sebagai terapi tunggal atau terapi tambahan untuk mengatasi kejang (epilepsi), serta digunakan untuk mencegah migrain pada orang dewasa.

Detail Divalpi


  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikonvulsan

  • Apa Kandungan dan Komposisi Divalpi?

    Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

    Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Divalpi adalah:

    Divalproex Na 250 mg

  • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Divalpi?


    Kaplet Salut Enterik
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 100 Kaplet

  • Apa Nama Perusahaan Produsen Divalpi?

    Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

    Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Divalpi:

    Kalbe Farma

Divalpi Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Divalpi?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Divalpi adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Divalpi digunakan untuk mengobati kejang parsial kompleks, dan di gunakan sebagai terapi tambahan pada kejang tipe multiple yang mencakup kejang absence, tonik-klonik generalisata (kejang yang melibatkan seluruh tubuh).

Sekilas Tentang Obat Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai Divalpi?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Divalpi:

Divalpi merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan divalpi juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Kejang parsial kompleks
    • Dewasa dan anak usia ≥10 tahun: dosis awal:  10-15 mg / kg berat badan/ hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 5-10 mg / kg berat badan/ minggu. Maksimal dosis: 60 mg / kg berat badan/ hari
  2. Kejang
    • Dosis awal: 15 mg / kg berat badan / hari, tingkatkan dosis dengan interval 1 minggu sebesar 5-10 mg / kg berat badan / hari Maksimal: 60 mg / kg berat badan / hari

Bagaimana Cara Penyimpanan Divalpi?


Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Divalpi Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Divalpi, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Divalpi?

Jika Anda lupa menggunakan Divalpi, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Divalpi Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Divalpi?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Divalpi yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Divalpi?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Divalpi yang mungkin terjadi adalah:

Efek samping penggunaan Divalpi yang mungkin terjadi adalah:

  • Sakit kepala
  • Mual, muntah
  • Nyeri perut
  • Somnolen (kesadaran menurun)
  • Gemetar
  • Peningkatan ringan dari kadar SGOT dan SGPT, terkait dosis

Apa Saja Kontraindikasi Divalpi?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Divalpi dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Hindari penggunaan Divalpi pada pasien dengan kondisi:

  • Penyakit hati atau gangguan fungsi hati
  • Gangguan siklus urea
  • Hipersensitif terhadap kandungan obat

Apa Saja Interaksi Obat Divalpi?

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Divalpi antara lain:

  • Penggunaan bersamaan dengan clonazepam dapat menginduksi status absence pada pasien dengan riwayat kejang tipe absence
  • Pemberian bersamaan dengan obat antiepilepsi lainnya dapat mempengaruhi konsentrasi obat
  • Pemberian bersamaan dengan phenobarbital dapat menghambat metabolisme dari phenobarbital
  • Pemberian bersamaan dengan warfarin dapat meningkatkan fraksi bebas dari warfarin

Bagaimana Kategori Keamanan Penggunaan Divalpi Pada Wanita Hamil?

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Divalpi untuk digunakan oleh wanita hamil:

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Divalpi ke dalam Kategori D:
    Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif)
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Divalpi ke dalam Kategori X (bila digunakan untuk mencegah migrain):
    Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil

Overdosis

  • Gejala: Mengantuk, penyumbatan jantung, koma dalam, insufisiensi pernapasan, gagal organ multipel, kematian
  • Penatalaksanaan: Arang aktif dapat diberikan secara oral pada dewasa dan anak, lakukan bilasan lambung atau induksi muntah, hemodialisis mungkin berguna untuk menghilangkan obat yang tidak terikat. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional
PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.