Danoflox

By | Maret 31, 2021 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Danoflox

Kandungan dan Komposisi Danoflox

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Danoflox adalah:

Ofloxacin 200 mg dan 400 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet


Farmakologi:

Antibiotik fluoroquinolone. Menghambat enzim DNA girase dan topoisomerase di inti sel bakteri sehigga bersifat bakterisidal. Bioavailabitas oral 90%, dieliminasi melalui ginjal. Waktu paruh eliminasi 5,5 jam.


Indikasi:

Infeksi saluran kemih dengan komplikasi, uretritis dan servisitis Gonorrhea dan Chlamydia, infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi, prostatitis, pneumonia komunitas dan bronkitis kronik eksaserbasi akut.


Dosis:

Dewasa: 200 – 400 mg, 2 x sehari, bergantung beratnya infeksi. Durasi pemakaian bergantung kepada jenis infeksi.


Kontra Indikasi:

Anak usia kurang dari 18 tahun. Ibu hamil dan menyusui. Epilepsi. Hipersensitivitas. Pasien riwayat gangguan tendon terkait quinolone.


Peringatan dan Perhatian:

Kategori kehamilan C, hentikan penggunaan antibiotik ini bila terasa nyeri, bengkak dan merah pada tendon, pasien dengan gangguan fungsi gjal membutuhkan penyesuaian dosis, keamanan pada anak di bawah usia 18 tahun belum dietahui, sebaiknya minum air dalam jumlah yang cukup.


Efek Samping:

Diare, mual, muntah, sakit kepala, insomnia, cemas, depresi, ruam kulit, hpersensitivitas, gatal, anafilaktik, nyeri sendi, nyeri otot.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *