Cotrimoksazole Promed

By | Februari 1, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Cotrimoksazole Promed

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Cotrimoksazole Promed adalah:

Tiap tablet mengandung :

Sulfametoksazol 400 mg

Trimetoprim 80 mg

INDIKASI

  • Infeksi traktus urinarius seperti pielonefritis, pielitis dan prostates akut dan kronis yang disebabkan oleh kuman yang sensitive, seperti ; E. coli, Klebsiella, Enterobacter dan Proteus mirabilis
  • Infeksi traktus gastrointestinal, terutama yang disebabkan oleh kuman Salmonella dan Shigella seperti demam tifoid, paratifoid, dan disentri basiler
  • Infeksi traktus respiratorius seperti bronchitis akut dan sinusitis akut yang disebabkan oleh kuman H. Influenzae atau S. pneumoniae.
    Infeksi THT seperti otitis media akut dan sinusitis akut yang disebabkan oleh kuman H. influenzae dan S.pneumoniae

Kontraindikasi Cotrimoksazole Promed

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Cotrimoksazole Promed dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Penderita yang diketahui sensitif terhadap golongan sulfonamide atau trimetoprim
  • Bayi berumur kurang dari 2 bulan
  • Penderita anemia megaloblastik yang terjadi karena kekurangan folat
  • Wanita hamil dan menyusui karena sulfonamide melewati plasenta dan diekskresikan pada air susu dan dapat menyebabkan karnicterus

Sekilas tentang obat antibakteri
Antibakteri adalah zat yang dapat mengganggu pertumbuhan atau bahkan mematikan bakteri dengan cara mengganggu metabolisme mikroba yang merugikan. Mikroorganisme dapat menyebabkan bahaya karena kemampuan menginfeksi dan menimbulkan penyakit serta merusak bahan pangan. Antibakteri termasuk kedalam antimikroba yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Dosis dan Aturan Pakai Cotrimoksazole Promed

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Cotrimoksazole Promed:

 

Dewasa dan anak-anak diatas 12 tahun :

Dosis lazim  : 2 X sehari 2 tablet selama 10-14 hari.

Infeksi berat : 2 X sehari 3 tablet

Untuk gonnorhoea tidak terkomplikasi : 2 X sehari 4 tablet selama 2 hari.

Untuk pengobatan jangka panjang : 2 X sehari 1 tablet.

Untuk pengobatan Shigellosis selama 5 hari.

Kemasan dan Sediaan Cotrimoksazole Promed

Cotrimoksazole. Dus 10 Strip @ 10 tablet. 480 mg

Izin BPOM Cotrimoksazole Promed

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Cotrimoksazole Promed:

No. Reg. : GKL0433204810A1

Produsen Cotrimoksazole Promed

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Cotrimoksazole Promed:

PT Promedrahardjo Farmasi Industri

Sekilas Tentang Promed
Promed atau Promedrahardjo Farmasi Industri adalah suatu perusahaan farmasi asal Indonesia yang berdiri pada 1997. Perusahaan ini memiliki lokasi pabrik di Sukabumi, Jawa Barat seluas 18 ribu meter persegi. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB sehingga kualitas produk tetap terjamin.

Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk farmasi meliputi obat, vitamin, suplemen, dan sebagainya dalam berbagai bentuk sediaan. Untuk pemasaran dan distribusi produk, perusahaan ini melakukannya melalui PT Penta Valent, PT Kallista Prima, PT Lawsim Zecha, PT Binaya Jaya, dan lain-lain. Beberapa produk yang diproduksi seperti Anoxi, Fuco, Dolartam, Granitron, Luteron, dan masih banyak lagi yang lainnya. PT Promedrahardjo Farmasi Industri memiliki kantor pusat di Graha Agape, Rawamangun, Jakarta.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *