Coten 100

Pengertian

Coten 100 adalah suplemen dengan kandungan ubidecarenone (coenzyme Q10) 100 mg.

Coenzyme Q10 diketahui banyak terdapat di sel-sel jantung dan digunakan sebagai sumber tenaga jantung untuk memompa oksigen.

Suplemen tersebut digunakan sebagai pengobatan suportif untuk menjaga kesehatan jantung supaya terhindar dari gagal jantung, penyakit jantung koroner, serta penyakit pembuluh darah tepi.

Selain manfaat-manfaat di atas, Coenzyme Q10 juga punya efek antioksidan bagi kesehatan tubuh.

Keterangan

  • Golongan: Suplemen
  • Kelas terapi: Suplemen dan terapi penunjang

  • Apa Kandungan dan Komposisi Coten 100?

    Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

    Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Coten 100 adalah:

     Ubidecarenone (Coenzyme Q10) 100 mg
  • Kemasan: Boks, 3 strip @10 kapsul

  • Apa Nama Perusahaan Produsen Coten 100?

    Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

    Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Coten 100:

     Interbat
  • Harga Coten 100: Rp 200.000 – 270.000/strip

Kegunaan

Suplemen Coten 100 bermanfaat sebagai antioksidan serta memelihara kesehatan jantung agar terhindar dari penyakit jantung koroner atau gagal jantung.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Coten 100?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Coten 100:

Berikut adalah dosis Coten 100 dan aturan minumnya.

Tujuan: antioksidan

kapsul

  • Minum 1 kapsul sekali sehari

Tujuan: angina pektoris

kapsul

  • Minum 150 – 600 mg per hari terbagi dalam 2 dosis sehari

Tujuan: gagal jantung

kapsul

  • Konsumsi 50-100 mg per hari terbagi dalam 2 – 3 dosis sehari

Cara Menggunakan

  • Gunakan Coten 100 sesuai petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan obat
  • Coten 100 diminum setelah makan bersama segelas air
  • Disarankan untuk mengonsumsi obat di waktu yang sama
  • Apabila kamu lupa minum, segera konsumsi jika jeda dengan waktu minum selanjutnya masih lama. Jika sudah singkat, lupakan dosis yang tertinggal. Jangan menggandakan dosis pada waktu bersamaan
  • Jangan melebihkan dosis yang dianjurkan untuk menghindari terjadinya efek samping atau efektivitas yang berkurang dari obat

Bagaimana Cara Penyimpanan Coten 100?

Baca instruksi penyimpanan yang tertera pada kemasan.

Simpan Coten 100 pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Jauhkan pula suplemen ini dari jangkauan anak-anak.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Coten 100 Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Coten 100, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Coten 100?

Jika Anda lupa menggunakan Coten 100, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Coten 100 Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Coten 100?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Coten 100 yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Coten 100?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Coten 100 yang mungkin terjadi adalah:

Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi selama mengonsumsi Coten 100.

  • Rasa tidak nyaman pada lambung
  • Anoreksia
  • Diare
  • Mual
  • Ruam kulit
  • Heartburn 

Segera temui dokter apabila ditemukan gejala efek samping yang merugikan selama terapi dengan Coten 100.

Overdosis

Penggunaan dosis yang berlebihan akan memperburuk efek samping. Apabila ditemukan gejala perburukan efek samping atau gejala overdosis, seperti:

  • Kesulitan bernapas
  • Lemah otot
  • Mual-muntah
  • Keringat dingin
  • Tidak sadarkan diri

Bila ditemukan gejala di atas, segeralah pergi ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat atau hubungi penyedia layanan gawat darurat.

Penanganan kegawatdaruratan hanya dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Apa Saja Kontraindikasi Coten 100?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Coten 100 dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hindari penggunaan Coten 100 apabila kamu memiliki alergi pada salah satu komponen yang terdapat dalam obat.

Obat ini juga tidak disarankan pada ibu hamil, menyusui, serta anak-anak.

Apa Saja Interaksi Obat Coten 100?

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Coten 100 antara lain:

Berikut adalah obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan Coten 100 apabila diberikan bersamaan:

  • Menurunkan kadar obat statin, seperti simvastatin atau atorvastatin
  • Menurunkan efektivitas warfarin

Disarankan untuk menghindari penggunaan Coten 100 apabila kamu sedang diterapi dengan obat-obat tersebut, atau konsultasikan dahulu kepada dokter.

Apa saja Peringatan dan Perhatian Penggunaan Coten 100?

  • Hindari penggunaan obat apabila kamu alergi pada salah satu kandungan Coten 100
  • Beritahu dokter kondisi kesehatan kamu, terutama apabila memiliki gangguan hati dan hipertensi
  • Informasikan pada dokter apabila kamu sedang diterapi antihipertensi lain dan obat kemoterapi
  • Informasikan kepada dokter apabila kamu akan menjalankan terapi radiasi
  • Beritahu dokter apabila kamu sedang hamil, menyusui, atau menjalani program kehamilan
  • Disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat selama terapi dengan Coten 100

Bagaimana Kategori Keamanan Penggunaan Coten 100 Pada Wanita Hamil?

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Coten 100 untuk digunakan oleh wanita hamil:

Obat ini belum dikategorikan atau masuk kategori N.

Tidak ada informasi studi klinis terkait keamanan penggunaan pada kondisi kehamilan.

Peringatan Kehamilan

Informasikan pada dokter apabila kamu sedang hamil maupun sedang program hamil.

Hal tersebut akan menjadi pertimbangan pemberian obat.

Obat akan diberikan apabila khasiat dan keamanan memiliki efek yang lebih besar daripada risiko terhadap kehamilan kamu.

Peringatan Menyusui

Tidak ada informasi apakah Coten 100 dapat terdistribusi ke dalam ASI.

Konsultasikan dengan dokter jika kamu akan mengonsumsi obat ini saat sedang menyusui.

Interbat adalah suatu perusahaan farmasi asal Indonesia yang didirikan pada 1948 oleh Bapak Djoko Sukamto yang awalnya sebagai distributor produk-produk obat buatan perusahaan Eropa seperti Crinos S.p.A., Zambon, Gentili S.p.A., dan Cipan Pharmaceutical. Pada tahun 1959 perusahaan ini mendapatkan ijin untuk untuk memproduksi obat sendiri dan pada 1971 perusahaan ini mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacture Practises) atau CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) untuk fasilitas produksinya sehingga sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan pada waktu itu.

Pada tahun 1977, Interbat memindahkan semua kegiatan produksinya ke lokasi di Sidoarjo seluas dua hektar dimana di sana berdiri pabrik baru mereka. Kemudian setelah itu Interbat kembali melakukan ekspansi pabriknya hingga mencapai empat hektar untuk berbagai macam unit produksi seperti fasilitas produksi, peralatan, laboratorium mutu, dan fasilitas lainnya sehingga sesuai dengan standar WHO. Hingga saat ini Interbat telah menerima setidaknya 31 sertifikat GMP/CPOB.

Saat ini Interbat memiliki sekira 270 produk obat yang terdiri dari berbagai macam kategori mulai dari produk obat hingga suplemen. Produknya pun telah diekspor ke berbagai negara.

Leave a Comment