Combicare

By | Agustus 23, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Combicare

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Combicare adalah:

Echinacea extract 300 mg , Zinc Picolinate 5 mg , Black Elderberry extract 400 mg tiap 5 mL

Sekilas Tentang Echinacea Purpurea Pada Combicare
Echinacea purpurea adalah suatu tanaman herbal yang masih masuk ke dalam keluarga bunga matahari. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara bagian Timur. Echinacea purpurea biasa tumbuh di hutan, padang rumput, dan saat ini juga sudah dibudidayakan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu dan berbunga sepanjang musim semi hingga akhir musim panas.

Manfaat dari Echinacea purpurea adalah untuk mengbati luka seperti luka bakar, gigitan serangga, akarnya dapat digunakan untuk mengatasi infeksi gigi, dan tenggorokan. Untuk pemberian internal bisa digunakan untuk pengobatan sakit perut, batuk, kuram perut, dan mengatasi gigitan ular.
Sekilas Tentang Zinc Picolinate Pada Combicare
Zinc picolinate adalah zinc yang terikat dengan asam amino pikolinat. Zinc picolinate diserap dengan lebih baik oleh tubuh dibandingkan dengan zinc citrate dan zinc gluconate. Hal itu disebabkan oleh asam amino pikolinat ada secara alami ada di dalam tubuh manusia dan bertindak sebagai pengelat atau pengikat. Asam pikolinat diproduksi di dalam hati dan kemudian dibawa menuju pankreas dan dalam proses pencernaan, ia akan dicampur dengan makanan untuk mempermudah penyerapan mineral oleh tubuh. Penyerapan berbagai jenis zinc akan meningkat jika dikombinasikan dengan asam pikolinat. Secara umum kekurangan zinc dapat menyebabkan beberapa kondisi serius seperti anemia, nafsu makan menurun, rambut rontok, depresi, dan penurunan kesehatan kulit.

Berikut ini adalah beberapa manfaat zinc picolinate bagi kesehatan:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

  • Meningkatkan kemampuan otak

  • Mempercepat penyembuhan flu

  • Membantu penyembuhan luka

  • Mengurangi depresi

  • Mengurangi risiko kanker prostat

  • Membantu mencegah dan merawat kesehatan hati

  • Mengurangi risiko penyakit kronis yang bekaitan dengan usia

  • Meningkatkan kesuburan pria

  • Mempercepat penyembuhan diare

Dosis zinc yang direkomendasikan sebagai berikut:

  • Bayi usia 0-6 bulan: 2 mg per hari

  • Bayi usia 7-12 bulan: 3 mg per hari

  • Anak usia 1-3 tahun: 3 mg per hari

  • Anak usia 4-8 tahun: 5 mg per hari

  • Anak usia 9-13 tahun: 8 mg per hari

  • Pria usia 14 tahun ke atas: 11 mg per hari

  • Wanita usia 14-18 tahun: 9 mg per hari

  • Wanita usia 19 tahun ke atas: 8 mg per hari

  • Wanita hamil usia 19 tahun ke atas: 11 mg per hari

  • Wanita menyusui usia 19 tahun ke atas: 12 mg per hari

Zinc picolinate ini aman untuk digunakan oleh individu dengan berbagai rentang usia. Namun mengonsumsinya dalam jumlah besar tidak aman karena dapat menghalangi penyerapan copper (tembaga) oleh tubuh dan menyebabkan berbagai kondisi seperti demam, batuk, mual, penurunan sel darah putih, muntah, nyeri abdomen, sakit kepala, fatigue, diare, gangguan pencernaan, dan berisiko terkena batu ginjal.

Sumber: tiram, daging merah, unggas, seafood (kepiting dan lobster), sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Combicare

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Combicare adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Membantu memelihara daya tahan tubuh


Dosis dan Aturan Pakai Combicare

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Combicare:

2 – 6 tahun : 3 X 1/2 – 1 sdt
7- dewasa : 3 X 1 sdt

Izin, Kemasan & Sediaan Combicare

Botol 60ml

Produsen Combicare

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Combicare:

Combiphar

HARGA

Rp 42.000

Sekilas Tentang Combiphar
PT Combiphar ((Combined Imperial Pharmaceutical Incorporation) adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan pada 1971 di Bandung. Awalnya perusahaan ini hanya industri kecil atau home industri yang memproduksi OBH (Obat Batuk Hitam), antibiotik, dan analgesik. Pada 1985 Dr. Biantoro Wanandi dan Hamadi Wijaya membawa kemajuan pesat bagi PT Combiphar seperti berhasil mandapatkan sertifikat CPOB pada tahun 1991, mendirikan beberapa fasilitas produksi baru untuk memisahkan fasilitas profuksi produk sefalosporin dengan produk lainnya, bekerja sama dengan Rohto untuk memproduksi produk kesehatan mata, bekerja sama dengan Sanofi-Syntelabo , dan sebagainya.

Hasil kerjasama dengan Sanofy akhirnya membuat didirikannya perusahaan baru bernama PT Sanofi-Syntelabo Combiphar (SSC) yang kemudian pada 2006 berubah namanya menjadi PT Pharma Health Care. Pada 2006 PT Combiphar berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2000.

PT Combiphar memiliki pabrik di daerah Padalarang, Bandung, Jawa Barat dan kantor pusatnya ada di Graha Atrium Senen, Jakarta. Saat ini CEO PT Combiphar dijabat oleh Michael Wanandi, anak dari pendiri perusahaan ini. Dibawah kepemimpinannya, perusahaan ini berhasil meraih penghargaan Asia's Leading SMEs dalam ajang Asia Corporate Excellence & Sustainability Awards 2018.
Produk Lainnya Dengan Kandungan Black Elderberry Extract
Produk Lainnya Dengan Kandungan Zinc Picolinate
Produk Lainnya Dengan Kandungan Echinacea Purpurea Extract
Produk Lainnya Artikel Lainnya
    Komentar


    Leave a Reply

    Email address will not be published. Required fields are marked *