Citicholine / Citicoline

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Vasodilator Perifer & Aktivator Serebral > Citicholine / Citicoline

By | 23/01/2015 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Citicholine / Citicoline

  • Citicholine 250 mg / 2 mL
  • Citicholine 500 mg / 4 mL

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Citicholine / Citicoline

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Citicholine / Citicoline:

Pada stadium akut untuk gangguan kesadaran akibat cedera kepala, bedah otak, dan infark serebral stadium akut.
Pada stadium kronis untuk meningkatkan rehabilitasi anggota gerak atas dan bawah pada hemiplegia akibat apopleksi serebral.

Kontraindikasi

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Citicholine / Citicoline dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap citicholine.

Dosis dan Aturan Pakai Citicholine / Citicoline

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Citicholine / Citicoline:

Pada stadium akut, dosis lazim adalah 250-500 mg, 1-2 kali sehari dengan cara drip IV atau injeksi IV.
Pada stadium kronis, dosis lazim adalah 100-300 mg, 1-2 kali sehari dengan cara injeksi IV atau IM.
Dosis dapat ditingkatkan disesuaikan dengan kondisi pasien.

Efek Samping Citicholine / Citicoline

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Citicholine / Citicoline:

  • Syok
  • Hipersensitivitas dengan gejala ruam-ruam
  • Psikoneurologik : jarang terjadi : umumnya insomnia, sakit kepala, pusing, kram
  • Gastrointestinal : jarang terjadi : umumnya mual atau anoreksia
  • Hati : jarang terjadi : umumnya menunjukkan gejala fungsi hati abnormal
  • Mata : jarang terjadi : diplopia
  • Lain-lain : jarang terjadi : umumnya merasa panas, perubahan tekanan darah yang mendadak, atau malaise
LAINNYA:  Lestron

Peringatan dan Perhatian

  • Untuk gangguan kesadaran akibat cedera kepala dan bedah otak, citicholine sebaiknya diberikan bersama dengan obat hemostatik
  • Untuk gangguan kesadaran akibat infark serebri akut, citicholine sebaiknya mulai diberikan dalam waktu 2 minggu pasca stroke
  • Pemberian IM hanya bila terpaksa. Pemberian IV: IV pelan

Interaksi Obat

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Citicholine / Citicoline antara lain:

L-Dopa, kekakuan otot

Cara Penyimpanan

Simpan terlindung dari cahaya, pada suhu 15-30 °C.

Kemasan, Sediaan, Izin BPOM

1 box berisi 1 rondo @ 5 ampul, No. Reg : GKL0708513843B1

Produsen Citicholine / Citicoline

Hexpharm Jaya

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Citicholine / Citicoline Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Citicholine / Citicoline, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Citicholine / Citicoline?

Jika Anda lupa menggunakan Citicholine / Citicoline, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Citicholine / Citicoline Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Citicholine / Citicoline?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Citicholine / Citicoline yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Hexpharm Jaya Laboratories
PT Hexpharm Jaya Laboratories atau dikenal juga dengan sebutan HJ adalah perusahaan farmasi yang berdiri pada 1971. Pada November 1993 perusahaan ini diakuisisi oleh PT Dankos Laboratories Tbk sekaligus masuk dalam perusahaan Kalbe Group. Pada 2006, PT Dankos Laboratories Tbk bergabung dengan PT Kalbe Farma Tbk, sehingga otomatis membuat PT Hexpharm Jaya Laboratories menjadi anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk.

PT Hexpharm Jaya Laboratories telah lama dikenal sebagai perusahaan produsen obat-obatan farmasi baik generik maupun branded yang berkualitas dan telah mendapatkan sertifikat pengakuan berupa CPOB, ISO 9001, ISO 14001, dan OHSAS 18001. Produk yang dihasilkan seperti obat alergi dan sistem imun, endokrin dan sistem metabolik, sistem gastrointestinal dan hepatobilier, obat sistem muskuloskeletal, antibiotik, obat dermatologi, dan sebagainya. Produk branded yang diproduksi perusahaan ini antara lain Girabloc, Alodan, Diabit, Cetrin, Hexalgin, Elanos, dan sebagainya. Kegiatan produksi produk farmasi dilakukan di pabriknya yang ada di Cikarang. Produk PT Hexpharm Jaya Laboratories didistribusikan oleh PT Enseval Putra Megatrading dan PT Tri sapta Jaya. PT Hexpharm Jaya Laboratories memiliki kantor pusat di KEM Tower Lt. 12, kemayoran, Jakarta Pusat.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 23 Januari). Citicholine / Citicoline. Diakses pada 28 Januari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/citicholine-citicoline/


Format MLA (Modern Language Association)

"Citicholine / Citicoline". Farmasi-id.com. 23 Januari 2015. 28 Januari 2020. https://www.farmasi-id.com/citicholine-citicoline/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Citicholine / Citicoline", 23 Januari 2015, <https://www.farmasi-id.com/citicholine-citicoline/> [Diakses pada 28 Januari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda