Cinnarizine

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat Antivertigo > Cinnarizine

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Cinnarizine

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Cinnarizine:

penyakit pembuluh darah arteri perifer; sindrom Raynaud.

Kontraindikasi Cinnarizine

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Cinnarizine dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penyakit Parkinson; hipotensi.

Efek Samping Cinnarizine

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Cinnarizine:

hipotensi pada dosis besar, mengantuk, sakit kepala gangguan saluran cerna; jarang terjadi reaksi kulit alergik, letih.

Dosis dan Aturan Pakai Cinnarizine

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Cinnarizine:

Dosis awal 75 mg 3 kali sehari; dosis penunjang 75 mg 2-3 kali sehari.

Nama Dagang

  • Brazine
  • Perifas
  • Brazine
  • Perifas
  • Cinnarizine
  • Proverti
  • Cinnarizine
  • Riziven
  • Gleron
  • Riziven
  • Gleron
  • Stugenol
  • Goron
  • Stugeron
  • Goron
  • Stugeron
  • Merron
  • vertizine
  • Merron
  • Vertizine
  • Nariz
  • Zinebral
  • Nariz
  • Zinebral
  • Narmig
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Cinnarizine Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Cinnarizine, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Cinnarizine?

Jika Anda lupa menggunakan Cinnarizine, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Cinnarizine Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Cinnarizine?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Cinnarizine yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas Tentang Obat Antivertigo
Obat antivertigo adalah obat yang digunakan untuk menghilangkan vertigo. Ada 3 tujuan utama untuk penggunaan obat vertigo. Yang pertama adalah menghilangkan halusinasi gerak. Obat-obatan dengan sifat 'penekan' vestibular digunakan untuk tujuan ini. Penekan vestibular utama adalah obat antikolinergik dan antihistamin. Tujuan kedua adalah untuk mengurangi tanda-tanda neurovegetative dan psikoafektif yang menyertainya (mual, muntah, kecemasan). Antidopaminergik digunakan untuk tujuan ini. Tujuan ketiga adalah untuk meningkatkan proses 'kompensasi vestibular' untuk memungkinkan otak menemukan keseimbangan sensorik baru terlepas dari lesi vestibular. Berbagai obat lain juga digunakan dalam pengobatan vertigo, termasuk benzodiazepin, agen histaminergik, simpatomimetik dan antagonis kalsium.
Sekilas Tentang Vertigo
Vertigo (dari bahasa Latin vertō "gerakan berputar") adalah salah satu bentuk sakit kepala di mana penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (biasanya gerakan berputar atau melayang) yang disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibular. Vertigo sering kali dengan gejala mual dan muntah serta ketidakmampuan penderita menjaga keseimbangan badan, yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan berdiri atau berjalan.

Vertigo dibagi menjadi tiga tipe. Tipe pertama dikenal dengan objektif di mana penderita merasa benda-benda di sekitarnya bergerak. Tipe ke dua dikenal dengan subjektif di mana penderita merasa mereka bergerak pada saat mereka sedang diam. Tipe ke tiga dikenal dengan pseudovertigo, di mana pasien merasa sensasi gerakan berputar di dalam kepalanya.

Penyakit yang paling umum yang menyebabkan vertigo adalah benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), penyakit Meniere, dan labyrinthitis. Penyebab yang kurang umum termasuk stroke, tumor otak, cedera otak, multiple sclerosis, migrain, trauma, dan tekanan yang tidak merata di antara telinga tengah. Vertigo fisiologis dapat terjadi setelah terpapar dalam waktu lama seperti ketika berada di kapal atau hanya berputar dengan mata tertutup. Penyebab lain mungkin termasuk paparan racun seperti karbon monoksida, alkohol, atau aspirin. Vertigo biasanya mengindikasikan adanya masalah di bagian sistem vestibular. [Penyebab pusing lainnya termasuk presinkop, disekuilibrium, dan pusing yang tidak spesifik.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2017, 6 April). Cinnarizine. Diakses pada 7 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/cinnarizine/


Format MLA (Modern Language Association)

"Cinnarizine". Farmasi-id.com. 6 April 2017. 7 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/cinnarizine/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Cinnarizine", 6 April 2017, <https://www.farmasi-id.com/cinnarizine/> [Diakses pada 7 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda