CEPTIK – Interbat

Farmasi-id.com > Antibiotik > CEPTIK – Interbat

Deskripsi

Generic name: Cefixime.

Komposisi

Cefixime 100 mg perkapsulsul.
Cefixime 200 mg perkapsulsul.

Indikasi

Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, otitis media (radang rongga gendang telinga), faringitis, tonsilitis, bronkhitis akut & eksaserbasi (kumatnya penyakit atau gejala penyakit secara mendadak) akut bronkhitis kronis.

Perhatian

– Anak berusia kurang dari 6 bulan.
Hipersensitif terhadap Penicillin.
– Gangguan serius fungsi ginjal, nutrisi per oral kurang, pasien yang mendapat nutrisi secara parenteral, usia lanjut, hamil, menyusui.

Efek Samping

Syok, hipersensitvitas, gangguan darah, gangguan saluran pencernaan, kekurangan Vitamin K.

Kemasan

Strip @ 10 kapsul sul.

Dosis

Dewasa & anak-anak dengan berat badan lebih dari 50 kg : 2 kali sehari 100 mg.
Infeksi berat dan sulit ditangani : 2 kali sehari 200 mg.

Pemberian Obat

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan.

Produsen

PT.Interbat.

Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini dan di sini.