CENDO STATROL

Farmasi-id.com > Mata > CENDO STATROL

By | 12/08/2017

Komposisi

Cendo Statrol tetes mata di tiap ml mengandung zat aktif yakni Neomycin sulphate setara neomycin base 3,5 mg, polymixin B sulphate 16,250 IU dan phenylephrine HCI 2 mg.

Indikasi 

Cendo Statrol tetes mata dapat berguna untuk pengobatan pada kondisi mata yang disebabkan infeksi bakteri Staphilococcis aureus, H. influenzae, E.coli, neisseria sp, Klebsiella sp dan pseudomonas aeruginosa serta Enterobacter sp.

Kontra indikasi

Cendo Statrol jangan diguakan untuk pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif pada salah satu komposisi obat ini. Cendo Statrol tetes mata juga tidak diberikan pada pasien glaukoma sudut sempit.

Efek Samping 

Cendo Statrol memiliki efek samping yakni pada penggunaan jangka panjang, dapat menyebabkan rasa gatal, iritasi serta iritasi sekunder. Dapat menyebabkan sensitisasi kulit dan konjungtiva, dan pada beberapa orang yang peka, kadang dapat menimbulkan reaksi hipersensitif.

Perhatian 

Untuk pemakaian obat-obat antibiotik dapat menyebabkan superinfeksi seperti pertumbuhan bakteri yang tidak peka. Jika terjadi, sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan. Jika terjadi iritasi, hentikan pemakaian obat.

Dosis dan Pemberian 

Kemasan 5 ml:

Cendo Statrol tetes mata diberikan 1-2 tetes 2-4x dalam sehari selama 7-10 hari. Untuk infeksi akut, 1-2 tetes setiap 15-30 menit.

Kemasan, Sediaan, Izin BPOM

  1. DKL7603809646A1, Botol plastik @ 5 ml, tetes mata
  2. DKL7603809646A1, Botol plastik @ 15 ml, tetes mata
  3. DKL7603809646A1, Catch cover, 5 botol plastik @ 0,6 ml, tetes mata

Harga

Rp 25.000/botol 5 ml

Produsen

Cendo

Sekilas Tentang Neomycin

Neomycin adalah suatu obat yang masuk dalam golongan antibiotik aminoglikosida yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri gram negatif dan juga sebagian bakteri gram positif. Neomycin biasa digunakan dalam bentuk topikal seperti krim dan salep untuk diterapkan pada kulit diantaranya untuk mengobati eksim, dermatitis, dan sebagainya. Ia juga bisa digunakan secara oral yang biasanya juga dikombinasikan dengan antibiotik lain diantaranya untuk mengobati ensefalopati hepatik dan hiperkolesterolemia.

Neomycin sulfate dapat mematikan bakteri di saluran pencernaan sehingga mampu menjaga kadar amonia dalam level rendah untuk mencegah terjadinya ensefalopati hepatik. Karena cakupannya cukup luas, maka neomycin juga digunakan sebagai tetes mata. Neomycin pertama kali ditemukan pada 1949, kemudian dipatenkan setahun setelahnya dan mulai digunakan oleh dunia medis pada 1952. Neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.

Sekilas tentang mata dan penyakitnya

Mata adalah organ penglihatan. Mata mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi impuls elektrokimia pada sel saraf. Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat. Lapisan tembus cahaya di bagian depan mata adalah kornea, tepat di belakangnya terdapat pupil, fungsi dari pupil sendiri adalah untuk mengatur insensitas cahaya yang masuk ke mata.

Selain pupil ada juga bagian mata yang disebut selaput pelangi, fungsinya adalah memberi warna pada mata, selaput pelangi juga dapat mengubah ukuran pupil secara otomatis sesuai kekuatan cahaya yang masuk, dengan bantuan otot yang melekat padanya. Misalnya ketika berada di tempat gelap pupil akan membesar untuk memasukkan cahaya sebanyak mungkin. Ketika kekuatan cahaya bertambah, pupil akan mengecil untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.

Berikut adalah berbagai macam penyakit pada mata:

  • Miopi
    Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Biasanya terjadi pada pelajar. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung.

  • Hipermetropi
    Hipermetropi yaitu seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa cembung.

  • Presbiopi
    Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap. Biasa terjadi pada lansia.

  • Kerabunan dan kebutaan
    Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apa pun sama sekali. Buta bisa saja diakibatkan keturunan, maupun kecelakaan. Bayi yang lahir prematur dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu, juga dapat mengalami Retinopathy of Prematurity (ROP) dan dapat mengalamai ganguan penglihatan hingga kebutaan total, jika tidak diterapi secepatnya. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" menggunakan jari-jarinya dengan alat bantu berupa huruf Braille.

  • Buta warna
    Buta warna adalah suatu kondisi seseorang tidak mampu merepresentasikan warna. Buta warna total sama sekali tidak dapat membedakan warna, yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih (grey scale). Sedangkan jika tidak bisa membedakan warna tertentu disebut buta warna parsial. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan, artinya jika seseorang buta warna, pasti anaknya juga mewarisi gen buta warna, namun belum tentu menderita buta warna.

  • Katarak
    Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram karena penebalan, terjadi pada orang lanjut usia (lansia).
    Astigmatis = ketidakaturan lengkung-lengkung permukaan bias mata yang berakibat cahaya tidak fokus pada satu titik retina (bintik kuning). Dapat dibantu dengan kacamata silinder/Operasi refraktif.

  • Rabun senja
    Rabun senja adalah penyakit mata yang disebabkan karena mata kekurangan vitamin A. Penderita biasanya tidak bisa melihat pada saat sore hari saja.