Cefuroxime Yarindo

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Sefalosporin > Cefuroxime Yarindo

By | 12/11/2018

Kandungan dan Komposisi Cefuroxime Yarindo

Cefuroxime

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Infeksi yang rentan terhadap saluran pernapasan bawah, saluran kemih, kulit & jaringan lunak, tulang & sendi, obstetri & ginekologi; gonorea; septikemia & meningitis. Profilaksis pra-/ pasca -op .

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas.

Perhatian

Pertumbuhan berlebih dari organisme yang resisten dalam penggunaan jangka panjang. Hentikan pengobatan segera jika alergi terjadi. Pantau fungsi ginjal selama terapi. Penggunaan bersama dg aminoglikosida & sefalosporin dapat menyebabkan nefrotoksisitas. Hamil & laktasi. Bayi <3 bln.

Efek Samping

Tromboflebitis; diare, mual; kolitis pseudomembran; Penurunan Hb & hematokrit; peningkatan sementara SGOT, SGPT, alkaline phosphatase, dehidrogenase laktat & bilirubin; peningkatan kadar reduksi CrCl; reaksi hipersensitif seperti urtikaria, anafilaksis.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Dosis dan Aturan Pakai

IM / IV Dewasa:

750 mg. Dapat ditingkatkan menjadi 1.5 g IV setiap 6 jam. Maks: 3-6 g setiap hari.

Anak, bayi & neonatus:

30-100 mg/kg/hr dalam 3-4 dosis terbagi.

Gonorrhea:

1.5 g dosis tunggal atau 750 mg dalam 2 dosis terbagi di tempat inj berbeda.

IV Meningitis:

Dewasa:

3 g setiap 8 jam.

Anak & bayi:

150-250 mg/kg/hr dalam 3-4 dosis terbagi. Dapat diturunkan menjadi 100 mg/kg/hari setelah 3 hari atau setelah perbaikan klinis.

Neonatus:

100 mg / kg setiap hari. Dapat diturunkan menjadi 50 mg / kg setiap hari setelah terlihat adanya perbaikan klinis.

Profilaksis untuk pembedahan abdomen, pelvis, ortopedi:

1.5 g IV pada induksi anestesi. 2 dosis tambahan 750 mg IM pada 8 & 16 jam setelah pemberian pertama dapat diberikan.

Profilaksis untuk bedah jantung, paru, esofagus, vaskular:

1.5 g IV pada induksi anestesi. IM  tambahan 750 mg dalam 24-48 jam setelah pemberian pertama dapat diberikan.

CrCl> 20 mL / menit:

750 mg-1,5 g setiap 8 jam

CrCl 10-20 mL / menit:

750 mg setiap 12 jam

CrCl <10 mL / menit:

750 mg setiap 24 jam.

Pasien yg menjalani dialisis:

750 mg IM / IV di setiap akhir sesi dialisis.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 2 vial @ 750 mg, serbuk injeksi 750 mg/vial

Izin BPOM

GKL1732719644A1

Produsen

Pratapa Nirmala

Pendaftar

Yarindo Farmatama

Sekilas Tentang PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit
PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit atau yang biasa kita kenal dengan nama Pratapa Nirmala atau Fahrenheit adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 8 Agustus 1988. Menurut informasi, asal kata penamaan perusahaan ini berasal dari bahasa Sansekerta, "Pratapa" yang berarti "glory" atau "kejayaan" dan "Nirmala" yang berarti "murni" yang singkatnya, untuk mencapai kejayaan, perusahaan perlu untuk mendapatkan loyalitas dan penghormatan dari pelanggan dan satu-satunya jalan untuk meraihnya adalah perusahaan harus mampu menjual produknya dengan bentuk yang murni dengan kualitas tinggi.

Fasilitas manufaktur perusahaan ini ada di Tangerang, Banten yang awalnya seluas dua hektar. Pada waktu itu perusahaan hanya memproduksi obat kardiovaskular dan vitamin dalam bentuk sediaan oral. Kemudian perusahaan terus meningkatkan teknologi dan fasilitas produksi dan pada tahun 1994, PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit memproduksi produk sefalosporin dengan sediaan oral dan injeksi. Di tahun 1995 perusahaan mulai memproduksi produk small volume parenteral (SVP) dan juga produk-produk untuk mata. Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998 tidak menghambat perusahaan untuk bergerak maju bahkan terus memperluas dan menambah kapasitas produksinya untuk mengembangkan produk parenteral dengan volume yang lebih besar yang berfokus pada produk antibiotik. Di tahun 2004 perusahaan mulai memproduksi produk pengendali kehamilan baik untuk sediaan oral maupun injeksi hormonal.

Pengembangan fasilitas produksi terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan akan produk sefalosporin dalam sediaan oral dan injeksi pada tahun 2010. Tahun 2012 perusahaan berinvestasi pada fasilitas produksi SVP yang lebih besar dan pembangunannya selesai pada 2015 kemudian dilanjutkan pembangunan gedung baru untuk menambah kapasitas produksi hingga selesai pada 2017.

Saat ini PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit telah memproduksi berbagai macam produk seperti untuk kardiovaskular, hematopoietik, pernapasan, metabolisme, pencernaan, sistem genitourinari, antibiotik dan vitamin dari bentuk oral, injeksi termasuk larutan IV. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB, GMP oleh NA-FDC, ISO 9001:2000, ISO 9001:2008, dan lain-lain.

PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit memiliki beberapa anak perusahaan seperti PT. Yarindo Farmatama yang bergerak dibidang produksi obat-obatan generik, PT. Dian Langgeng yang bergerak di bidang penyediaan alat-alat medis. Selain itu ada juga PT Fahrenheit Synthon Pharma yaitu perusahaan joint venture dengan Synthon BV dari Belanda. Perusahaan hasil joint venture ini berfokus pada produksi dan pengembangan produk-produk onkologi, neurologi, dan urologi.

Selain di Indonesia, produk-produk PT Pratapa Nirmala Fahrenheit telah dipasarkan di beberapa negara lain seperti Filipina, Myanmar, Singapura, dan Papua New Guinea.