Ceftamax

By | September 20, 2020 | Farmasi-id.com > Health > Ceftamax

Sefalosporin spektrum luas untuk memberi solusi lebih baik

Komposisi

Ceftazidime

Indikasi

Septikemia, bakteremia, peritonitis, meningitis, luka bakar terinfeksi, ISK, infeksi saluran pernafasan bagian bawah, kulit dan jaringan lunak, abdomen dan bilier, tulang dan sendi, infeksi pada kasus hemodialisis, dialisis peritoneal, dan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis)

Kontra Indikasi

Hipersensitif terhadap sefalosporin

Dosis

Dewasa dosis lazim : 1-6 g per hari IV atau IM. ISK dan infeksi lain 500 mg-1 g setiap 12 jam. Infeksi pada umumnya 1 g setiap 8 jam atau 2 g setiap 12 jam. Infeksi berat terutama pada pasien immunocompromised termasuk neutropenia 2 g setiap 8 jam atau setiap 12 jam. Kista fibrosis 100-150 mg/kg/hari dalam 3 dosis terbagi. Bayi dan anak > 3 bln 30-100 mg/kg/hari dalam 2-3 dosis terbagi. Maksimal 6 g per hari dalam 3 dosis terbagi.

Peringatan

Pasien dengan reaksi hipersensitivitas tipe 1 atau hipersensitivitas terhadap penicillin. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme non sensitif. Hamil dan menyusui.

Efek Samping

Flebitis atau tromboflebitis, ruam makulopapular atau urtikaria, demam, angioedema, reaksi anafilaktik (bronkospasme atau hipotensi), diare, mual, nyeri abdomen, kolitis, kandidosis vagin4, sakit kepala, pusing, paresthesia

Interaksi Obat

Aminoglikosida dan vancomycin

Sediaan / Kemasan

Serbuk injeksi (vial) 1 g x 1

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Ceftamax Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Ceftamax, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Ceftamax?

Jika Anda lupa menggunakan Ceftamax, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Ceftamax Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Ceftamax?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Ceftamax yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Simex Pharmaceutical Indonesia adalah perusahaan farmasi yang didirikan oleh Bapak Suhardi pada tahun 2002. Nama Simex merupakan singkatan dari "Sukses Import Export". Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB dari BPOM dan telah dijalankan sehingga kendali atas kualitas produk dapat terjamin. PT Simex Pharmaceutical Indonesia mulai memasarkan produknya pada 2003. Produk obat yang diproduksi terdiri dari beberapa kategori seperti analgesik, antijamur, imunomodulator, obat-obatan sistem saraf, antiansietas, sistem pernapasan, antibakteri, antigout, dan sebagainya dengan berbagai bentuk sediaan seperti tablet, kapsul, sirup, dan lain-lain. Selain obat generik, PT Simex Pharmaceutical Indonesia juga memproduksi produk OTC yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Beberapa produk yang terkenal dari perusahaan ini antara lain Goodlife dan variannya, Vipro-G, Asta Plus, Biocal-95, Pantomex, Rebamac, Simdrol, dan Simprofen.

Untuk memasarkan produknya, PT Simex Pharmaceutical Indonesia mempercayakan pada PT Kalista Prima, PT Millenium Pharmacon International, PT Penta Valent, dan perusahaan distributor lainnya sehingga saat ini produknya sudah dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Pabrik PT Simex Pharmaceutical Indonesia berada di Sukabumi, Jawa Barat di area seluas 1,2 hektar.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 20 September). Ceftamax. Diakses pada 25 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/ceftamax/


Format MLA (Modern Language Association)

"Ceftamax". Farmasi-id.com. 20 September 2020. 25 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/ceftamax/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Ceftamax", 20 September 2020, <https://www.farmasi-id.com/ceftamax/> [Diakses pada 25 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *