CEFADROXIL

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > CEFADROXIL

By | 24/01/2015

Komposisi:

Cefadroxil 250, 500 mg, dan 125 mg / 5 mL.


Bentuk Sediaan:

Kapsul.

– Sirup kering.


Farmakologi:

Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis.


Indikasi:

Infeksi saluran napas atas dan bawah.

– Infeksi kulit dan jaringan lunak.

– Infeksi saluran genitourinarius.

– Lainnya: osteomielitis dan artritis septik.


Dosis:

– Dewasa: 1 atau 2 g/hari, 1 kali sehari atau terbagi dalam 2 dosis.

– Anak: 25-50 mg/kg/hari, dibagi 2 dosis.


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap antibiotik cephalosporin.


Peringatan dan Perhatian:

Pregnancy category B.

– Pemberian bersama makanan mengurangi mual.


Efek Samping:

– Gangguan sal. cerna: kolitis, mual, muntah.

– Hipersensitif: urtikaria, ruam, angioedema.

Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.

Informasi lengkap mengenai infeksi dapat Anda baca di sini.