Cardivask

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Antagonis Kalsium > Cardivask

By | 28/11/2014

Komposisi

Amlodipine besylate.

Indikasi

Hipertensi, angina pektoris stabil kronik, angina vasospastik (angina prinzmetal atau angina variant).

Perhatian

Gangguan fungsi hati, gagal ginjal, gagal jantung kongestif, lanjut usia. Hamil, laktasi.

Efek Samping

Edema, sakit kepala.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Dosis

Awal 5 mg 1 x/hari. Maks: 10 mg 1 x/hari. Pasien lanjut usia atau pasien dengan gangguan fungsi hati Awal 2.5 mg 1 x/hari. Angina stabil kronik, angina vasospastik 5-10 mg 1 x/hari.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Sediaan, Kemasan, Harga

  • Cardivask tablet 10 mg, 3 × 10’s (Rp235,000/boks)
  • Cardivask tablet 5 mg, 3 × 10’s (Rp135,000/boks)

Produsen

Kalbe Farma

Sekilas Tentang Amlodipine

Amlodipine adalah obat yang digunakan untuk terapi pengobatan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyakit arteri koroner pada pasien dengan angina stabil dimana nyeri dada biasa terjadi saat sedang berada pada kondisi tertekan secara fisik dan emosi atau angina vasospastik tanpa disertai dengan gagal jantung.

Amlodipine dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau terapi kombinasi untuk manajemen hipertensi dan penyakit arteri koroner. Amlodipine dapat digunakan pada pasien dengan rentang usia 6 hingga 17 tahun. Wanita hamil dan menyusui dilarang menggunakan obat ini.

Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan amlodipine meliputi sakit perut, mual, kelelahan, dan bengkak. Efek samping lainnya termasuk tekanan darah rendah atau serangan jantung. Pada pasien lansia atau pasien yang menderita penyakit hati, ukuran dosis harus dikurangi. Amlodipine bekerja dengan menghambat masuknya ion kalsium melintasi membran sel dengan target saluran kalsium tipe-L pada sel otot dan saluran kalsium tipe-N pada sistem saraf pusat sehingga mampu menghambat kontraksi otot polos dan mengurangi resistensi pembuluh darah tanpa mengurangi curah jantung. Akhirnya terjadi vasodilatasi dan penurunan resistensi pembuluh darah perifer yang kemudian mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu obat ini juga mencegah penyempitan arteri koroner.

Amlodipine pertama kali dipatenkan pada 1982 dan disetujui penggunaannya untuk keperluan medis pada 1990. Amlodipine tersedia dalam bentuk besylate, mesylate, dan maleate. Oleh WHO dimasukkan dalam daftar obat paling esensial, efektif, dan aman untuk digunakan.

Amlodipine tidak direkomendasikan penggunaannya pada pasien penderita gagal jantung. Oleh FDA keamanan penggunaan obat ini untuk wanita hamil dimasukkan dalam kategori C.