Bufacyn

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Bufacyn

By | 21/12/2018

Kandungan dan Komposisi

Tetracycline hcl 500 mg / kapsul

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Infeksi Kulit dan jaringan lunak : selulitis, furunkulosis, pastular dermatosis, dan acne
  • Infeksi saluran pernapasan : faringitis, sinusitis, tonsilitis, mastoiditas, ototis media, bakterial pneumonia, bronkitis, dan laringitis
  • Infeksi telinga, hidung, tenggorokan
  • Infeksi saluran kemih dan kelamin : pielonefritis, sistitis, pielitis, prostalitis, uretritis, dan gonorrhoeae
  • Infeksi pada saluran pencernaan : gastrocateritis, disentri amuba dan basiler, diare disebabkan bakteri
  • Bufacyn (tetracycline) digunakan juga untuk pengobatan demam tifoid
  • Infeksi karena pembedahan
  • Bufacyn (tetracycline) adalah antibiotik lini pertama untuk pengobatan Rickettsia , Lyme desease ( B. burgdorferi ) , demam Q ( Coxiella ) , psittacosis dan limfogranuloma venereum ( Chlamydia ) , Mycoplasma pneumoniae dan nasal carriage meningococci

Cara Kerja Obat

Tetrasiklin (tetracycline) adalah antibiotik spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif mapun gram positif yang termasuk golongan antibiotik polyketide. tetrasiklin (tetracycline) bekerja dengan cara menghambat sintesis protein dengan mekanisme mengikat sub unit 30s ribosom bakteri sehingga introduksi asam amino pada rantai peptida yang baru terbentuk tidak terjadi.

Efek Samping

  • Kebanyakan efek samping Bufacyn (tetracycline) yang muncul adalah mual, muntah, diare, radang lidah, radang usus, dermatitis, urtikaria
  • Menghambat perkembangan gigi dan tulang termasuk untuk janin sehingga pemberian Bufacyn (tetracycline) untuk wanita hamil sebaiknya dihindari.
  • Menyebabkan gigi kuning, abu-abu, coklat hingga hitam, terutama untuk bayi dan anak – anak dibawah 8 tahun.
  • Menyebabkan efek fotosensitifitas pada kulit (paparan cahaya matahari secara intens sebaiknya dihindari selama pemakaian antibiotik ini).
  • Bufacyn (tetracycline) juga bisa menyebabkan kesulitan nafas dan shock anafilaksis pada beberapa orang yang peka

Peringatan dan Perhatian  

  • Hati-hati memberikan Bufacyn (tetracycline) pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang.
  • Jangan menggunakan Bufacyn (tetracycline) untuk wanita hamil, ibu menyusui , bayi dan anak – anak di bawah umur 8 tahun

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Ada bukti positif pemberian tetrasiklin (tetracycline) beresiko pada janin manusia berdasarkan data – data reaksi yang merugikan yang dikumpulkan dari pengalaman penelitian atau data pemasaran dan studi pada manusia , namun jika potensi keuntungan bisa dijamin  penggunaan obat pada ibu hamil bisa dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar .

Interaksi Obat 

  • Bufacyn (tetracycline) jika diberikan bersamaan dengan susu , yogurt , dan produk susu lainnya menjadi tidak aktif
  • Hal yang sama terjadi jika diberikan bersamaan dengan obat gangguan pencernaan ( antasida dan obat-obat mulas )
  • Bufacyn (tetracycline) sebaiknya tidak diberikan untuk pasien yang menggunakan methotrexate.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 10 strip @ 10 kapsul 500 mg

Izin BPOM

DKL9700903101A2

Produsen

Pabrik Pharmasi Zenith

Pendaftar

Bufa Aneka

Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.