Broadapen

By | Juli 16, 2019 | Farmasi-id.com > Antibiotik > Broadapen

Kandungan dan Komposisi Broadapen

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Broadapen:

:

AMPICILLIN TRIHYDRATE

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Broadapen

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Broadapen:

:
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Gram positif dan/atau Gram negatif yang peka terhadap ampicillin
  • Infeksi saluran pencernaan, bronkhipneumonia, otitis media
  • Infeksi saluran kemih seperti pielonefritis akut dan kroni, sistitis
  • Gonore yang tidak terkomplikasi
  • Infeksi alat kelamin wanita, pelvis kecil seperti aborsiseptis, adniksitis, endometritis, parametritis, perviperitonitis, demam puerperal
  • Infeksi saluran pencernaan seperti Shigellosis, Salmonelosis

 Dosis :

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan > 20 kg : 3-4 kali 250 – 500 mg per hari
  • Anak-anak dengan berat badan < 20 kg : 50-100 mg/kg BB/hari, dibagi dalam 4 dosis, tiap 6 jam
  • Dosis tinggi diberikan untuk infeksi yang lebih berat, diminum 1 jam sebelum makan

Kontra indikasi :

  • Pada pasien yang hipersensitif terhadap penicillin dan turunannya
  • Pada infeksi yang disebabkan oleh kuman penghasil enzym penicillase

Efek Samping Broadapen

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Broadapen:

:

Reaksi alergi : Urtikaria dan ruam kulit lainnya.

Peringatan dan perhatian :

  • Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal, dosis harus disesuaikan untuk akumulasi obat
  • Hati-hati pada penggunaan pada wanita hamil dan menyusui karena keamanan penggunaannya belum diketahui dengan pasti
  • Penggunaan dengan dosis tinggi dan jangka lama dapat menyebabkan superinfeksi, biasanya penyebabnya adalah pseudomonas, Staph, Aureus, Enterobacter dan candida terutama pada saluran pencernaan, serta Clostridium difficile
  • Pada pengobatan jangka lama, dilakukan pemeriksaan periodik terhadap ginjal dan hati
  • Jangan untuk pengobatan meningitis atau infeksi pada tulang sendi karena Ampicillin tidak menembus kedalam cairan serebrospinal atau sinovial
  • Dapat menyebabkan reaksi hipersensitif, yang akan hilang bila obat dihentikan
  • Ampicillin sebaiknya diminum dengan air yang cukup ( 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan)
  • Hentikan penggunaan bila terjadi efek samping

Cara Penyimpanan Broadapen

:

Simpan ditempat yang sejuk dan kering (15-25)°C, serta terlindung dari cahaya.

Kemasan dan Sediaan Broadapen

& Sediaan: 

DUS BOTOL @ 60 ml, SIRUP KERING 125 mg

Izin BPOM Broadapen

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Broadapen:

POM DKL0823411538A1

Produsen Broadapen

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Broadapen:

Sampharindo Perdana

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Broadapen Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Broadapen, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Broadapen?

Jika Anda lupa menggunakan Broadapen, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Broadapen Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Broadapen?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Broadapen yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas Tentang Obat Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2016, 29 Februari). Broadapen. Diakses pada 2 Juni 2020, dari https://www.farmasi-id.com/broadapen/


Format MLA (Modern Language Association)

"Broadapen". Farmasi-id.com. 29 Februari 2016. 2 Juni 2020. https://www.farmasi-id.com/broadapen/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Broadapen", 29 Februari 2016, <https://www.farmasi-id.com/broadapen/> [Diakses pada 2 Juni 2020]


Bagikan ke Rekan Anda