Pengobatan SINDROM SJOGREN

By | October 15, 2015 |

Banyak orang yang dapat mengatasi mata kering dan mulut kering yang terkait dengan sindrom Sjogren dengan menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas dan minum air lebih sering. Tetapi beberapa orang mungkin membutuhkan resep obat dari dokter, atau bahkan operasi.

Obat-obatan

Tergantung pada gejala yang terjadi pada pasien, obat yang biasa diberikan oleh dokter, antara lain:

  1. Obat untuk meningkatkan produksi air liur
    Obat-obatan jenis ini antara lain, pilocarpine (Salagen) dan cevimeline (Evoxac) dapat meningkatkan produksi air liur, dan kadang-kadang juga meningkatkan produksi air mata. Efek samping yang dapat terjadi, antara lain berkeringat, sakit perut, diare, dan sering buang air.
  2. Obat untuk komplikasi tertentu dari sindrom Sjogren
    Jika sindrom ini berkembang menjadi gejala-gejala seperti arthritis, dapat diatasi dengan obat nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) atau obat arthritis yang lain. Jika terjadi infeksi jamur oleh karena keringnya rongga mulut, harus diobati dengan obat antijamur.
  3. Obat untuk mengatasi semua gejala sindrom Sjogren secara luas
    Hydroxychloroquine (Plaquenil) merupakan obat yang dirancang untuk mengobati malaria, obat ini sering membantu dalam mengobati sindrom Sjogren. Obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti methotrexate atau siklosporin, mungkin juga akan diresepkan oleh dokter.

Operasi
Untuk mengurangi kering pada mata, dapat dipertimbangkan untuk menjalani prosedur bedah minor untuk menutup saluran air mata. Saluran air mata tersebut merupakan saluran yang mengeluarkan air mata dari mata (punctal occlusion) dan menyebabkan air mata habis, sehingga mata kering. Kolagen atau silikon dapat dimasukkan ke dalam saluran sebagai penutup sementara. Tindakan operasi yang lain juga dapat dengan menggunakan laser untuk menutup saluran air mata secara permanen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *