Pengobatan HEMATOMA INTRAKANIAL

By | October 2, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Pengobatan HEMATOMA INTRAKANIAL

Beberapa hematoma subdural tidak perlu diambil karena cukup kecil dan tidak menyebabkan munculnya tAnda atau gejala. Obat diuretik juga dapat membantu mengontrol pembengkakan otak (edema) setelah cedera kepala.

Operasi

Pengobatan hematoma seringkali membutuhkan operasi. Jenis operasi dapat ditentukan tergantung pada karakteristik hematoma. Pilihan tindakan bedah dapat meliputi:

1. Kraniotomi
Pada kasus hematoma besar mungkin perlu dilakukan pembukaan bagian tengkorak (kraniotomi) untuk menghilangkan darah.

2. Drainase bedah
Jika darah terlokalisir dan tidak terjadi pembekuan yang cukup, dokter mungkin akan membuat lubang melalui tengkorak dan kemudian mengambil cairan dengan pengisapan.

Pemulihan

Obat antikonvulsan seperti fenitoin (Dilantin) dapat diresepkan setelah operasi, untuk mengelola atau menghindari terjadinya kejang pasca trauma. Obat-obatan ini akan terus dikonsumsi selama setahun setelah trauma.

Kecemasan, kesulitan perhatian, masalah tidur, sakit kepala, dan amnesia mungkin dapat terjadi dan sembuh untuk beberapa waktu. Masa pemulihan dapat berkepanjangan dan mungkin tidak dapat pulih secara total.

Pemulihan yang paling mungkin terjadi pada orang dewasa setelah cedera yaitu dalam 6 bulan pertama. Anak-anak sering pulih lebih cepat dan lebih baik daripada orang dewasa.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *