Pengobatan BEHCET

By | October 8, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Pengobatan BEHCET

Perawatan dan obat-obatan:

Tidak ada obat untuk penyakit ini. Jika tAnda-tAnda dan gejala penyakit Behcet masih ringan, dokter dapat menawarkan obat untuk mengontrol rasa sakit dan peradangan sementara.

Tapi jika tAnda-tAnda dan gejalanya lebih parah, dokter mungkin menyarankan pengobatan sistemik untuk mengontrol tAnda-tAnda dan gejala penyakit di seluruh tubuh. Beberapa faktor seperti usia dan jenis kelamin dapat mempengaruhi pengobatan.

Pengobatan:

Penyakit Behcet mungkin datang dan pergi sendiri dalam periode perkembangan dan pengurangannya. Dokter akan mengontrol tAnda-tAnda dan gejala yang dialami selama perkembangan penyakit dengan obat seperti:

  1. Krim, gel dan salep kulit.
    Obat-obatan ini digunakan langsung ke luka kulit dan kelamin untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Jenis obat-obat biasanya mengandung kortikosteroid untuk mengurangi peradangan atau anestesi untuk menghilangkan rasa sakit.
  2. Obat kumur khusus yang berisi kortikosteroid dan zat lain untuk mengurangi rasa sakit akibat luka mulut.
  3. Obat tetes mata
    Obat tetes mata yang mengandung kortikosteroid atau obat anti-inflamasi dapat mengurangi rasa sakit dan kemerahan di mata.

Pengobatan sistemik

Kasus penyakit Behcet yang parah memerlukan perawatan untuk mengontrol kerusakan. Obat yang dapat digunakan;

  1. Kortikosteroid untuk mengendalikan peradangan.
    TAnda-tAnda dan gejala penyakit Behcet ini cenderung berulang bila hanya diatasi dengan kortikosteroid. Dokter sering meresepkan obat lain untuk menekan aktivitas sistem kekebalan tubuh (immunosupresif).
  2. Obat imunosupresif untuk menekan sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
    Obat imunosupresif penting dalam mengendalikan penyakit Behcet, yaitu; siklosporin azathioprine (Imuran, Azasan), (Sandimmune) dan cyclophosphamide (Cytoxan). Karena obat ini menekan sistem kekebalan tubuh, resiko infeksi dpat juga meningkat.
  3. Obat yang mengatur sistem kekebalan tubuh Anda.
    Interferon alfa-2b (Intron A) mengatur aktivitas sistem kekebalan tubuh untuk mengendalikan peradangan. Obat ini dapat membantu mengontrol luka kulit, nyeri sendi dan peradangan mata.

    Interferon alfa-2b dapat dikombinasikan dengan obat lain. Baru-baru ini, penelitian kecil telah menyarankan bahwa obat yang menghalangi zat yang disebut tumor necrosis factor (TNF), seperti infliximab (Remicade) dan etanercept (Enbrel), mungkin efektif dalam mengobati beberapa bentuk penyakit Behcet ini.

  4. Obat lain yang telah digunakan untuk mengobati penyakit Behcet termasuk colchicine dan methotrexate.
[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *