Kekurangan Vitamin D dapat Menyebabkan Kematian

By | February 15, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Kekurangan Vitamin D dapat Menyebabkan Kematian

Kekurangan Vitamin D dapat Menyebabkan Kematian. Kita dapat mendapatkan vitamin D dari sinar matahari serta makanan dan suplemen. Diketahui bahwa vitamin D merupakan nutrisi yang penting untuk tubuh. Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium untuk kesehatan tulang. Hasil penelitian para dokter tentang vitamin D seperti yang dilansir medicaldayli,  Ternyata kekurangan vitamin D dapat berbahaya bagi kesehatan.

Para peneliti di University of California, San Diego, School of Medicine telah menemukan sebuah penelitian tak terduga bagi orang yang kekurangan vitamin D. Orang dengan kadar vitamin D rendah, mereka beresiko dua kali lebih mungkin untuk meninggal lebih awal dibandingkan dengan mereka yang cukup akan vitamin D. “Hal ini menegaskan pengamatan dari National Academy of Sciences – Ikatan Komite Kedokteran untuk Meninjeksiau Diet Referensi untuk Vitamin D dan Kalsium yang konsentrasi kurang dari 20 ng / mL [dalam darah] terlalu rendah untuk keamanan,” tulis para penulis dalam studi mereka.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Vitamin D Serta Akibat Dari Kekurangannya

Kebanyakan orang mampulu memenuhi semua kebutuhan vitamin D mereka dengan langsung mengekspos kulit mereka untuk terkena sinar matahari dan makan makanan yang sehat. Vitamin D, yang ditemukan dalam sel-sel di seluruh tubuh, membantu tubuh menyerap kalsium, yang merupakan pusat untuk kesehatan tulang. Namun vitamin D juga dibutuhkan oleh otot, saraf, dan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian yang dilakukan Dr Cedric Garland, Orang-orang yang kekurangan vitamin D hampulir dua kali tingkat kematiannya dari mereka yang memiliki vitamin D cukup. Para peneliti juga mencatat bahwa dua pertiga dari penduduk AS memiliki tingkat darah yang diperkirakan di bawah titik normal.

“Penelitian ini akan memberikan masyarakat medis dan jaminan substansial publik bahwa vitamin D aman bila digunakan dalam dosis yang tepat hingga 4.000 International Unit (IU) per hari,” kata Dr Heather Hofflich, profesor di UC San Diego School of Kedokteran Departemen Kedokteran.

Sumber :

Medicaldayli.com

Powered by Farmasi-id.com

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-kandungan"] [the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost] [the_ad_placement id="konten-kategori-obat-dan-penyakit"] [table “872” not found /]