Herpes Zoster (Shingles)

By | February 10, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Herpes Zoster (Shingles)


Herpes zoster, atau bisa juga disebut shingles, adalah lepuhan ruam kulit yang menyakitkan, yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Ini adalah virus yang juga menyebabkan cacar air.

Gejala

Gejala pertama biasanya nyeri, kesemutan, atau rasa terbakar yang terjadi pada satu sisi tubuh. Rasa sakit dan terbakar ini bisa berat dan biasanya hadir sebelum ruam apapun muncul.

Bercak merah pada kulit, diikuti oleh lepuh kecil, terbentuk pada kebanyakan orang:

• Lepuh pecah, membentuk luka kecil yang mulai mengering dan membentuk kerak. Remah dari kerak ini mengelupas dalam 2 sampai 3 minggu. Jaringan parut jarang terjadi .

• Ruam biasanya melibatkan area yang sempit dari tulang belakang ke bagian depan perut atau dada.

• Ruam mungkin melibatkan wajah, mata, mulut, dan telinga.

Gejala lain mungkin termasuk:

• Demam dan menggigil

• Perasaan sakit umum

• Sakit kepala

• Nyeri sendi

• Pembengkakan kelenjar (kelenjar getah bening)

Anda juga mungkin mengalami nyeri, kelemahan otot, dan ruam yang melibatkan berbagai bagian wajah jika herpes zoster memengaruhi saraf di wajah Anda. Gejala-gejala mungkin termasuk:

• Kesulitan menggerakkan sejumlah otot di wajah

• Kelopak mata terkulai (ptosis)

• Gangguan pendengaran

• Hilangnya gerak mata

• Bermasalah dengan indera perasa

• Penglihatan bermasalah

Dokter dapat membuat diagnosis dengan melihat kulit dan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda.Tes jarang dibutuhkan. Namun jika dilakukan, hal ini melibatkan pengambilan sampulel kulit untuk melihat apakah kulit terinfeksi virus.

Tes darah dapat menunjukkan peningkatan sel darah putih dan antibodi terhadap virus cacar air, namun tak dapat memastikan bahwa ruam disebabkan herpes zoster.

Prognosis

Herpes zoster biasanya sembuh dalam 2 sampai 3 minggu dan jarang kembali. Jika virus memengaruhi saraf yang mengendalikan gerakan (saraf motorik), penderita mungkin mengalami kelemahan sementara atau permanen atau kelumpuhan. Kadang-kadang nyeri di daerah di mana herpes zoster terjadi dapat berlangsung dari bulan sampai tahun. Nyeri ini disebut postherpetic neuralgia. Hal ini terjadi ketika saraf telah rusak setelah wabah herpes zoster. Rentang nyeri dari ringan sampai sangat parah.

Postherpetic neuralgia lebih mungkin terjadi pada orang di atas usia 60 tahun.

Penyebab & Faktor Risiko

Setelah seseorang mendapatkan cacar air, virus tetap tidak aktif (menjadi dorman) dalam saraf tertentu dalam tubuh. Herpes zoster terjadi setelah virus menjadi aktif kembali dalam saraf ini setelah bertahun-tahun.

Alasan virus tiba-tiba menjadi aktif kembali tidak jelas. Seringkali hanya terjadi satu kali serangan.

Herpes zoster dapat berkembang dalam setiap kelompok usia. Seseorang lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut jika:

• Berusia lebih tua dari 60

• Menderita cacar air sebelum usia 1 tahun

• Sistem kekebalan tubuh dilemahkan oleh obat atau penyakit

Jika orang dewasa atau anak memiliki kontak langsung dengan ruam herpes zoster dan tidak mendapatkan cacar air saat anak-anak atau divaksin cacar air, mereka bisa mengembangkan cacar air, bukan herpes zoster.

Komplikasi

Komplikasi yang mungkin terjadi antara lain:

• Serangan lain dari herpes zoster

• Infeksi bakteri pada kulit

• Kebutaan (jika herpes zoster terjadi pada mata )

• Ketulian

• Infeksi, termasuk ensefalitis sepsis (infeksi darah) pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah

• Sindroma Ramsay Hunt jika herpes zoster memengaruhi saraf wajah/telinga

Hubungi penyedia pelayanan kesehatan jika Anda memiliki gejala herpes zoster, terutama jika sistem kekebalan tubuh lemah atau jika gejala menetap atau memburuk. Herpes zoster yang memengaruhi mata dapat menyebabkan kebutaan permanen jika tidak cepat-cepat menerima perawatan medis darurat.


Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Dokter mungkin meresepkan obat yang melawan virus, yaitu obat antivirus. Obat ini membantu mengurangi rasa sakit, mencegah komplikasi, dan memperpendek perjalanan penyakit. Obat-obatan harus mulai diberikan dalam waktu 72 jam dari saat pertama kali Anda merasa sakit atau terbakar. Cara terbaik adalah untuk mulai mengonsumsi obat sebelum lepuh muncul. Obat-obatan biasanya diberikan dalam bentuk pil. Beberapa orang mungkin harus menerima obat melalui pembuluh darah (intravena).

Obat anti – peradangan kuat, disebut kortikosteroid, dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Namun obat ini belum tentu cocok bagi semua pasien.

Obat lain mungkin termasuk:

• Antihistamin untuk mengurangi gatal (diminum atau dioleskan pada kulit).

• Obat nyeri

• Krim yang mengandung kapsul saicin (ekstrak lada) untuk mengurangi rasa sakit

Ikuti petunjuk dokter tentang cara merawat diri sendiri di rumah. Langkah-langkah lain mungkin termasuk:

• Merawat kulit dengan menerapkan kompres dingin atau basah untuk mengurangi rasa sakit.

• Beristirahat di tempat tidur sampai demam turun.

Disarankan untuk mengisolasi diri sementara, untuk menghindaripenularan pada orang yang belum pernah menderita cacar air, terutama perempuan hamil.

Pencegahan

Jangan menyentuh ruam dan lecet pada orang dengan herpes zoster atau cacar air jika Anda belum pernah menderita cacar air atau divaksin cacar .

Saat ini vaksin herpes zoster tersedia tersedia. Harap diingat vaksin ini berbeda dari vaksin cacar. Orang dewasa yang lebih tua yang menerima vaksin herpes zoster cenderung  kurang memiliki komplikasi dari herpes zoster.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-kandungan"] [the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost] [the_ad_placement id="konten-kategori-obat-dan-penyakit"] [table “872” not found /]