HEPATITIS C

By | February 10, 2015 |


Merupakan penyakit yang diderita oleh 20% dari penderita hepatitis virus dan selebihnya pada kasus transfusi darah. Inkubasi selama 14-182 hari, rata-rata 42-49 hari.

Gejala

Kebanyakan orang tidak memiliki gejala akut. 20 % mengalami penyakit kuning, 30% mengalami gejala seperti flu. Mengalami pembengkakan hati.

Diagnosis

Ditanyakan gejalanya bila ternyata ditemukan hepatitis virus maka akan dilakukan tes darah untuk memastikan diagnosis dan jenis virus. Bila terjadi hepatitis kronis, maka dianjurkan dilakukan biopsi.

Penyebab & Faktor Risiko

Hepatitis C virus (HCV). Ditularkan melalui hubungan intim. Kontak dengan darah yang terinfeksi HCV


Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Terapi stAndar yang digunakan adalah kombinasi antara pegylated interferon alfa (PEG-IFN alfa) dan ribavirin.

Pasien kronis dengan HCV genotipe 1 memiliki respon yang lemah terhadap pengobatan sehingga diberikan terapi sampai 12 bulan, sedangkan pasien dengan HCV genotipe 2 dan 3 cukup diberikan terapi hanya 6 bukan saja.

Untuk pasien dengan infeksi akut HCV diberikan terapi selama 6 bulan.

Obat-obatan antivirus dapat membantu mempersingkat gejala klinis, mencegah komplikasi, mencegah terjadinya rekurensi/fase laten, menurunkan penyebaran. Pemberian interferon dapat membantu juga.

Pencegahan

Tidak ada vaksin untuk hepatitis C. Cara untuk mencegah adalah dengan mengurangi resiko paparan dengan virus yaitu dengan mencegah perilaku berbagi jarum atau alat-alat pribadi seperti sikat gigi, alat cukur dan gunting kuku dengan orang yang terinfeksi.

Produk Lainnya Artikel Lainnya
    Komentar


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *