Gejala ARTERI PERIFER

By | October 12, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Gejala ARTERI PERIFER

Sementara banyak orang dengan penyakit arteri perifer memiliki gejala ringan atau tidak memunculkan gejala sama sekali. Namun ada beberapa orang yang merasa sakit kakinya saat berjalan (klaudikasio intermiten). Gejala klaudikasio intermiten termasuk nyeri otot atau kram di kaki atau lengan yang dipicu oleh aktivitas, namun menghilang setelah beberapa menit istirahat. Lokasi nyeri tergantung pada lokasi dari arteri tersumbat atau menyempit. Nyeri betis biasa merupakan lokasi nyeri yang paling umum.

Tingkat keparahan klaudikasio intermiten sangat bervariasi, dari ketidaknyamanan ringan hingga nyeri yang melemahkan. Klaudikasio intermiten yang berat dapat menyulitkan untuk berjalan atau melakukan jenis lain dari kegiatan fisik. Gejala penyakit arteri perifer meliputi:

1. Kram atau nyeri di paha, pinggul atau otot betis setelah aktivitas, seperti berjalan atau naik tangga (klaudikasio intermiten)

2. Mati rasa atau kelemahan pada kaki

3. Dingin di kaki atau kaki bagian bawah, terutama bila dibandingkan dengan kaki yang lain

4. Luka pada jari kaki atau kaki yang tidak akan sembuh

5. Perubahan warna kaki

6. Rambut rontok atau pertumbuhan rambut lebih lambat pada kaki

7. Pertumbuhan kuku kaki lebih lambat

8. Kulit pada kaki lebih mengkilat

9. Tidak ada denyut atau denyut di kaki lemah

10. Disfungsi ereksi pada pria

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *