Gejala Amnesia, Penyebab, Faktor Risiko, Pencegahan

By | February 24, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Gejala Amnesia, Penyebab, Faktor Risiko, Pencegahan

Amnesia adalah kondisi dimana sesorang kehilangan ingatan seperti informasi, pengalaman dan kenyataan. Amnesia sendiri terdiri dari dua jenis yaitu anterograde amnesia dan retrograde amnesia. Anterograde amnesia adalah lemahnya kemampuluan untuk mempelajari informasi baru, sedangkan Retrograde amnesia adalah lemahnya kemampuluan kemampuluan untuk mengingat kembali kejadian yang lalu dan informasi sebelumnya.

Meski dalam film-film digambarkan bahwa amnesia adalah kehilangan seluruh ingatan sampai tidak mengenal diri sendiri, tidak demikian yang terjadi di dunia nyata. Pada kenyataannya, penderita Amnesia masih bisa mengingat dengan jelas identitas dirinya.

Mereka dengan amnesia –juga disebut amnestic syndrome- biasanya ingat secara jelas siapa diri mereka, tetapi sulit untuk mempelajari informasi baru dan mengingat sesuatu yang baru.

Amnesia dapat disebabkan oleh kerusakan area di dalam otak yang vital untuk proses mengingat. Tidak seperti hilang ingatan sementara (transient global amnesia), amnestic syndrome dapat menjadi permanen.

Tidak ada pengobatan spesifik untuk amnesia, tetapi teknik meningkatkan ingatan dan dukungan psikologis dapat membantu mereka dengan amnesia.

Gejala Amnesia

Kebanyakan dari mereka dengan amnestic syndrome memiliki masalah dengan ingatan jangka pendek –mereka tidak dapat menerima informasi baru. Banyak juga yang memiliki beberapa tingat lemahnya daya ingat. Ingatan yang telah lampulau seperti hilang, padahal masih ada dan tersimpan secara tidak disadari. Beberapa dari mereka dapat mengingat pengalaman masa kecil atau mengetahui nama presiden sebelumnya, tetapi tidak dapat mengingat nama presiden pada saat ini atau contoh lain adalah apakah mereka sudah sarapan.

Hilang ingatan tidak berpengaruh pada kecerdasan seseorang, pengetahuan umum, kesadaran, perhatian, penilaian, kepribadian atau identitas. Mereka dengan amnestic syndrome biasanyaa dapat mengerti cara menulis atau berbicara dan dapat belajar kemampuluan seperti bersepeda atau bermain piano. Mereka juga dapat mengerti bahwa mereka mengalami gangguan ingatan.

Amnesia tidak sama dengan dementia. Dementia sering terkait dengan hilang ingatan, tetapi juga masalah kognitif lain yang signifikan yang menyebabkan kemunduran kemampuluan dalam aktifitas harian. Pola ini juga biasanya adalah gejala umum dari mild cognitive impairment (MCI), tetapi ingatan dan masalah kognitif lainnya pada MCI tidak separah seperti pada dementia.

Penyebab Amnesia

Fungsi ingatan secara normal melibatkan banyak bagian di dalam otak, dan penyakit atau cedera apapun yang berefek pada otak dapat mempengaruhinya. Amnesia dapat dihasilkan dari kerusakan struktur otak yang berbentuk sistem limbic, yang mengontrol emosi dan ingatan Anda. Struktur ini terdiri dari thalamus, yang terdapat di dalam bagian tengah otak, dan hippocampulal formation yang terletak di cuping pada otak Anda.

Amnestic syndrome dikarenakan cedera otak atau kerusakan diketahui sebagai neurological atau organic amnesia. Penyebab yang mungkin neurological amnesia antara lain:

  • Stroke
  • Pembengkakan otak (encephalitis) dihasilkan dari infeksi virus seperti herpes simplex virus (HSV) atau sebagai reaksi otoimun terhadap kanker dibagian manapun di dalam tubuh (paraneoplastic limbic encephalitis, atau PLE)
  • Tidak cukup oksigen di dalam otak (sebagai contoh adalah serangan jantung, racun karbon monoksida atau sulit bernapas)
  • Penyalahgunaan alkohol dalam jangka panjang yang menyebabkan kekurangan thiamin (vitamin B-1)
  • Tumor pada area otak yang mengontrol ingatan
  • Penyakit penurunan kemampuluan otak, seperti Alzheimer’s dan bentuk lain dari dementia

Cedera kepala dapat menyebabkan masalah dalam mengingat informasi baru, khususnya pada tahap awal penyembuhan –tetapi biasanya tidak menyebabkan amnesia yang parah.

Jenis amnesia langka lainnya adalah psychogenic atau dissociative amnesia, yang terbentuk dari trauma, seperti korban dari tindak kejahatan. Gangguan ini dapat menyebabkan seseorang lupa kepribadian atau identitas diri, biasanya hanya dalam waktu singkat.

Faktor risiko

Risiko mengalami amnesia akan meningkat jika Anda:

  • Operasi pada otak, cedera kepala atau trauma
  • Stroke
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Kejang

Cara Pencegahan

Karena kerusakan otak dapat menjadi akar dari masalah amnesia, maka sangat penting untuk mengambil langkah dalam memperkecil peluang ada terkena cedera otak. Sebagai contoh:

  • Hindari penggunaan alkohol secara berlebihan
  • Memakai helm ketika bersepeda atau menggunakan sabuk pengaman ketika menyetir
  • Obati infeksi dengan cepat sehingga tidak menyebar ke otak
  • Cari pertolongan medis darurat jika Anda memiliki gejala apapun yang menunjukkan stroke atau aneurysm pada otak, seperti sakit kepala parah atau mati rasa pada satu sisi.

Powered by Farmasi-id.com

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *