EJAKULASI TERTUNDA

By | February 8, 2015 |


Ejakulasi tertunda – terkadang disebut gangguan ejakulasi – adalah suatu kondisi di mana dibutuhkan rangsangan 5eksual yang lebih lama bagi seorang pria untuk menkapsulai klimaks 5eksual dan mengeluarkan air mani dari pen1s (ejakulasi). Beberapa pria dengan ejakulasi tertunda bahkan tidak dapat ejakulasi sama sekali.

Ejakulasi tertunda bisa menjadi masalah sementara atau seumur hidup. Kemungkinan penyebab ejakulasi tertunda karena kondisi kesehatan kronis tertentu, operasi dan obat. Pengobatan untuk ejakulasi tertunda tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Hal yang normal bagi pria jika mengalami ejakulasi tertunda dari waktu ke waktu. Ejakulasi tertunda akan menjadi masalah jika berlangsung terus menerus atau menyebabkan stres bagi diri sendiri atau pasangan.

Gejala

Beberapa pria dengan ejakulasi tertunda perlu rangsangan 5eksual 30 menit atau lebih agar mengalami orgasme dan ejakulasi, atau mereka mungkin tidak bisa ejakulasi sama sekali (anejaculation). Dalam bentuk paling umum ejakulasi tertunda, pria tidak dapat menkapsulai orgasme selama hubungan 5eksual – tetapi bisa ejakulasi dengan rangsangan oral atau rangsangan tangan . Beberapa pria dapat mengalami ejakulasi hanya dengan masturbasi.

Ejakulasi tertunda terbagi dalam beberapa jenis tertentu :

  • Seumur hidup vs diperoleh. Ejakulasi tertunda seumur hidup terjadi dari waktu pria mulai menkapsulai kematangan 5eksual. Sedangkan ejakulasi tertunda yang diperolah terjadi setelah periode fungsi 5eksual normal.
  • Keseluruhan vs situasional. Ejakulasi tertunda keseluruhan/ generalized terjadi tidak terbatas pada pasangan 5eks tertentu atau beberapa jenis rangsangan. Ejakulasi tertunda situasional terjadi hanya dalam keadaan tertentu.

Kategori ini membantu dalam mendiagnosis penyebab yang mendasari, dan menentukan apa yang efektif untuk mengatasinya.

Penyebab & Faktor Risiko

Ejakulasi tertunda dihasilkan dari kondisi kesehatan kronis tertentu, operasi dan obat, atau mungkin disebabkan oleh penyalahgunaan zat atau masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan atau stres. Dalam banyak kasus, ejakulasi tertunda disebabkan  kombinasi masalah fisik dan psikologis.

Penyebab ejakulasi tertunda secara fisik termasuk:

–       Cedera pada saraf panggul yang mengontrol orgasme

–       Infeksi tertentu

–       Operasi prostat, seperti re5eksi transurethral dari prostat (TURP) atau pengangkatan prostat

–       Penyakit jantung

–       Infeksi prostat atau infeksi saluran kemih

–       Penyakit syaraf (neurologis), seperti neuropati diabetes, stroke atau kerusakan saraf pada sumsum tulang belakang

–       Kondisi yang berhubungan dengan hormion, seperti hormon tiroid rendah (hipotiroidisme) atau testosteron rendah

 

Penyebab ejakulasi tertunda secara psikologis termasuk:

• Depresi, kecemasan atau kondisi kesehatan mental lainnya

• Masalah hubungan karena  stres, komunikasi yang buruk atau masalah lain

• Kecemasan tentang kinerja atau penampulilan

• Budaya atau agama tabu

• Perbedaan antara realitas hubungan 5eks dengan pasangan dan fantasi 5eksual

Obat-obatan dan zat lainnya yang bisa menyebabkan ejakulasi tertunda termasuk:

• Sebagian besar jenis antidepresan

• obat tekanan darah tinggi tertentu

• Beberapa diuretik

• Beberapa obat antipsikotik

• Alkohol – terutama minum terlalu banyak (penyalahgunaan alkohol atau alkoholisme)

Bagi sebagian pria, masalah fisik ringan yang menyebabkan ejakulasi tertunda dapat menyebabkan kecemasan ejakulasi selama hubungan 5eksual. Kecemasan yang dihasilkan dapat memperburuk ejakulasi tertunda.

Faktor risiko

Beberapa faktor bisa menyebabkan resiko ejakulasi tertuna, termasuk :

  • Penuaan usia – seiring usia, normal bagi pria untuk ejakulasi membutuhkan waktu lebih lama
  • Psikologis kondisi, seperti depresi atau kecemasan
  • Kondisi medis, seperti diabetes atau multiple sclerosis

• Perawatan medis tertentu, seperti operasi prostat

  • Obat-obatan, terutama antidepresan tertentu, obat tekanan darah tinggi atau diuretik
  • Masalah hubungan, misalnya, masalah berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan
  • Minum alkohol atau menggunakan narkoba, terutama jika pengguanan obat-obatan jangka panjang atau peminum berat

 

Komplikasi

Komplikasi ejakulasi tertunda termasuk :

  • Hilangnya kenikmatan 5eksual bagi pria atau pasangannya
  • Stres atau kecemasan tentang kinerja 5eksual
  • Perkawinan atau masalah hubungan karena kehidupan 5eks yang tidak memuaskan
  • Ketidakmampuluan menghamili pasangan (infertilitas pria)

Kapan Harus ke Dokter ?

Dokter keluarga adalah tempat yang baik untuk memulai pengobatan saat ejakulasi tertunda terjadi. Temui dokter jika :

·       Ejakulasi tertunda merupakan masalah bagi Anda atau pasangan Anda

•  Memiliki masalah kesehatan lain yang yang mungkin terkait dengan ejakulasi tertunda, atau mengonsumsi obat yang dapat menyebabkan masalah ejakulasi

• Memiliki gejala lain disertai ejakulasi tertunda yang mungkin atau tidak mungkin terkait dengan masalah ejakulasi.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Jika terus berkelanjutan, ejakulasi tertunda dapat menjadi sumber stres mental dan emosional bagi pria dan pasangannya. Jika hanya mengalami ejakulasi tertunda sesekali, cobalah untuk tidak berasumsi memiliki masalah ejakulasi tertunda permanen atau untuk mengharapkan hal itu terjadi lagi pada kegiatan 5eksual selanjutnya. Ingatlah, ejakulasi tertunda sesekali karena stres atau faktor sementara lainnya dapat memperbaiki ketika penyebabnya bisa diatasi.

Selain itu, jika mengalami ejakulasi tertunda sesekali atau terus menerus, ingatlah pasangan 5eksual Anda. Pasangan mungkin berpikir ketidakmampuluan untuk menkapsulai klimaks adalah tAnda minat 5eksual berkurang.jaminan dari Anda bahwa ini bukan masalah akan bisa membantu.  

Berkomunikasi secara terbuka dan jujur ​​dengan pasangan tentang kondisi yang sebenarnya. Pengobatan lebih berhasil jika pasangan bekerja sama sebagai tim. Mungkin bisa menemui terapis bersama pasangan. Hal ini dapat membantu mengatasi kehawatiran bahwa pasangan memiliki masalah ejakulasi tertunda.

Pengobatan alternatif

Pengobatan alternative yohimbine -kadang digunakan untuk mengobati ejakulasi tertunda, meskipun belum dipelajari dengan baik dalam uji klinis.

Pencegahan

Karena bisa terjadi karena beberapa alasan baik secara  fisik dan psikologis, tidak ada strategi yang bisa mencegah ejakulasi tertunda. Tapi langkah-langkah ini dapat membantu:

• Luangkan waktu lebih banyak dengan pasangan untuk meningkatkan keintiman.

• Batasi atau menghindari penggunaan alkohol.

• Jangan menggunakan obat-obatan terlarang, seperti ganja.

• Berhenti mengonsumsi tembakau.

• Berolahraga secara teratur.

• Ambil langkah-langkah untuk mengurangi atau mengatasi stres.

• Dapatkan cukup tidur.

• Dapatkan bantuan untuk kegelisahan atau depresi.

• Pastikan Anda mendapatkan pengobatan yang Anda butuhkan untuk masalah kesehatan kronis.

Komentar