Efek samping obat berikut ini dapat membuat tubuh letih, lemas, dan mengantuk

FARMASI-ID.COM > BLOG | FARMASI-ID.COM > Efek samping obat berikut ini dapat membuat tubuh letih, lemas, dan mengantuk

Beberapa obat diketahui dapat menyebabkan tubuh Anda menjadi letih, lemas, lesu, capai, kehilangan tenaga, dan kondisi sejenisnya. Dalam dunia kedokteran kondisi-kondisi tadi disebut dengan istilah fatigue. Umumnya hal tersebut diakibatkan oleh efek samping obat yang Anda konsumsi, baik itu obat OTC (obat bebas, tanpa resep) maupun obat yang harus dengan resep dokter.

Kondisi keletihan tadi disebabkan oleh efek kimia yang terjadi pada otak yang disebut dengan neurotransmiter. Saraf pada tubuh menggunakan neurotransmiter untuk berkirim pesan satu sama lain. Beberapa dari mereka mengendalikan rasa ngantuk.

Beberapa jenis obat berikut ini diketahui dapat menyebabkan tubuh kita mereasa letih, seperti:

Obat antihistamin (obat alergi)

Antihistamin seperti diphenhydramine, brompheniramine, hydroxyzine, dan meclizine dapat menyebabkan tubuh letih dan lemas. Beberapa obat antihistamin juga merupakan obat tidur.

Antidepresan

Obat antidepresan seperti tricyclic dapat menyebabkan tubuh merasa letih dan mengantuk. Beberapa diantaranya mempunyai efek lebih dari yang lain seperti amitriptyline, doxepin, imipramine, and trimipramine.

Obat ansietas (kecemasan)

Obat seperti benzodiazepine seperti alprazolam, clonazepam, diazepam, dan lorazepam dapat menyebabkan rasa letih, lemas, efek itu bertahan mulai dari beberapa jam, hingga beberapa hari, bergantung pada jenis obat dan dosis.

Obat tekanan darah

Obat beta blocker seperti atenolol, metoprolol tartrate, metoprolol succinate, propranolol hydrochloride umumnya akan memperlambat denyut jantung, dan membuat tubuh letih dan lemas.

Obat terapi kanker

Beberapa tipe obat kanker dapat membuat tubuh lemas karena menyebabkan terjadinya perubahan kadar protein dan hormon dalam tubuh. Karena obat tersebut mematikan sel kanker, mereka juga menghancurkan beberapa sel normal. Tubuh membutuhkan energi ekstra untuk memperbaikinya.

Obat-obat usus

Obat tersebut dapat mengendalikan mual, mencegah muntah, dan bahkan mengobati diare. Namun mereka juga dapat menyebabkan tubuh Anda merasa letih.

Obat relaksan otot

Beberapa obat relaksan otot tidak bekerja langsung pada otot, namun mereka bekerja pada saraf di dalam otak dan tulang belakang untuk membuat otot relaks. Efek pada sistem saraf dapat membut tubuh lemas. Beberapa obat relaksan otot yang umum seperti carisoprodol dan cyclobenzaprine dapat menyebabkan efek itu.

Obat antinyeri opioid

Obat opioid seperti morfin, oxymorphone, oxycodone, aspirin, kombinasi oxycodone dan acetaminiphen, kombinasi hydrocodone dan acetaminophen dapat menyebabkan tubuh lemas karena berkerja dengan mengendalikan rasa nyeri dengan membuat tubuh menghasilkan senyawa kimia endorphin.

Obat kejang dan epilepsi

Obat yang disebut juga dengan istilah antikonvulsan ini bekerja pada sel otak. Beberapa obat-obatan jenis ini dapat digunakan untuk terapi ansietas seperti benzodiazepine. Obat kejang seperti carbamazepine, phenobarbital, phenytoin, topiramate, valproic acid juga dapat menyebabkan tubuh letih dan lemas.

Jika saat ini Anda mengkonsumsi obat-obatan di atas, jangan berhenti menggunakannya sebelum berkonsultasi dengan dokter. Beberapa hal dapat Anda lakukan untuk mengurangi efek letih dari obat-obatan tadi seperti dengan melakukan hal berikut ini:

  • Olahraga seperti jalan cepat dan beberapa peregangan
  • Ambil napas dalam-dalam
  • Minum sedikit kafein seperti kopi atau teh.

Jika Anda minum obat OTC, tanyakan pada apoteker alternatif obat yang tidak menyebabkan efek letih. Jika Anda menggunakan obat resep, konsultasikan pada dokter, kemungkinan dokter Anda akan:

  • Mengganti obat
  • Merubah dosis
  • Menyarankan pada Anda untuk pola minum, seperti pada malam hari sebelum tidur

Jangan mengkonsumsi obat pengganti yang lain tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Beberapa produk obat biasanya menyertakan peringatan dan perhatian tertulis pada kemasannya bahwa obat tersebut dapat menyebabkan efek lemas atau mengantuk, maka selama Anda mengkonsumsinya, Anda sebaiknya tidak menjalankan mesin dan mengemudi, karena dapat membahayakan.

Daftar pustaka:

  • How to prevent tiredness or fatigue caused by your
    medicines. https://provider.ghc.org/open/caringForOurMembers/patientHealthEducation/conditionsDiseases/tirednessMedicine.pdf. Diakses 04 Januari 2018.
  • When Your Antidepressant Makes You Tired. https://www.verywellmind.com/fatigue-caused-by-antidepressant-1067353. Diakses 04 Januari 2018.
  • What Is Cancer-related Fatigue?. https://cancer.org/treatment/treatments-and-side-effects/physical-side-effects/fatigue/what-is-cancer-related-fatigue.html. Diakses 04 Januari 2018.
  • What to do when medication makes you sleepy. https://www.health.harvard.edu/drugs-and-medications/what-to-do-when-medication-makes-you-sleepy. Diakses 04 Januari 2018.
  • Reducing the Side Effects of Your High Blood Pressure Medication. https://www.verywellhealth.com/blood-pressure-medications-cause-fatigue-2967458. Diakses 04 Januari 2018.