Dermatitis (Eczema / Eksim)

By | February 8, 2015 |


Dermatitis merupakan istilah umum yang mendeskripsikan keadaan inflamasi di kulit. Terdapat beberapa tipe dematitis, diantaranya dermatitis seboroik dan dermatitis atopik (eksema/eksim). Walaupun kelainan ini dapat memiliki banyak penyebab dan muncul dengan berbagai bentuk, biasanya kelainan ini menimbulkan bengkak, kemerahan, dan rasa gatal.

Dermatitis merupakankeadaan yang sering ditemukan dan biasanya tidak mengancam nyawa ataupun menular. Namun, penyakit ini dapat membuat Anda tidak nyaman. Kombinasi pengobatan dan perawatan diri dapat membantu Anda untuk menyembuhkan dermatitis.

Gejala

Setiap jenis dermatitis memiliki tAnda dan gejala yang berbeda-beda. TAnda dan gejala yang umum termasuk:

– Kemerahan

– Bengkak

– Gatal

– Lesi kulit

Tipe-tipe dermatitis, yaitu:

– Dermatitis kontak. Ruam yang muncul akibat kontak berulang dengan iritan atau substansi penghasil alergi, seperti poison ivy.

– Neurodermatitis. Kondisi kulit gatal kronik yang terlokalisasi pada area kulit tertentu.

– Dermatitis seboroik.Kondisi umum di wajah dan kulit kepala yang sering menyebabkan ketombe.

– Dermatitis stasis. Kondisi kulit yang disebabkan oleh berkumpulnya cairan di bawah kulit tungkai.

– Dermatitis atopik. Lebih dikenal sebagai eksema atau eksema atopik, merupakan ruam gatal kronik yang datang dan pergi.

– Dermatitis perioral. Ruam bergelombang di sekitar mulut.

Penyebab & Faktor Risiko

Berbagai kondisi kesehatan, alergi, faktor genetik, stresor mental dan fisik, dan iritan dapat menyebabkan dermatitis.

Dermatitis kontak

Kondisi ini timbul akibat kontak langsung dengan salah satu jenis iritan atau alergen.

Iritan yang umum ialah:

– Sabun pencuci baju

– Sabun mandi atau deterjen

– Produk-produk kebersihan

Alergen yang mungkin termasuk:

– Karet

– Logam, seperti nikel; perhiasan

– Parfum dan pengharum

– Kosmetik

– Tumbuhan, contohnya poison ivy

– Neomycin dan bacitracin, bahan yang umum ada di krim antibiotik topikal

Dibutuhkan kontak dengan iritan dalam jumlah yang lebih besar dan jangka waktu lebih lama untuk menyebabkan dermatitis dibandingkan dengan alergen. Sekali Anda tersensitisasi pada alergen, paparan dengan jumlah yang kecil dapat menyebabkan dermatitis. Sekali memiliki sensitivitas terhadap alergen, Anda akan memilikinya seumur hidup.

Neurodermatitis

Dikenal juga sebagai Liken Simpleks Kronikus. Dermatitis tipe ini biasanya muncul saat sesuatu menciptakan sensasi gatal di area kulit yang spesifik. Iritasi ini akan mendorong Anda untuk menggosok atau menggaruk kulit berulang-ulang di area tersebut. Lokasi yang paling umum untuk penyakit ini ialah pergelangan kaki, pergelangan tangan, lengan, dan leher belakang.

Faktor-faktor yang mungkin mendasari, termasuk:

– Kulit kering

– Iritasi kronis

– Eksema

Dermatitis seboroik

Kondisi ini menyebabkan timbulnya ruam merah disertai sisik berminyak berwarna kekuningan, biasanya terdapat di kulit kepala dan terkadang di wajah, terutama di sekitar telinga dan hidung. Penyakit ini biasa muncul pada orang dengan kulit atau rambut yang berminyak serta datang dan pergi tergantung musim. Kemungkinan besar faktor keturunan memiliki peranan pada kondisi ini.

Faktor-faktor yang mungkin mendasari, termasuk:

– Stres fisik

– Kondisi neurologik, seperti penyakit Parkinson

Pada bayi, penyakit ini dikenal sebagai cradle kapsul .

Dermatitis stasis

Dermatitis stasis dapat muncul ketika terdapat akumulasi cairan di jaringan bawah kulit- biasanya pada tungkai bawah- akibat lambatnya aliran balik darah dari vena tungkai ke jantung. Cairan berlebih tersebut mengganggu kemampuluan darah untuk melembabkan kulit dan menambah tekanan yang melawan kulit.

Faktor-faktor yang mungkin mendasari,meliputi:

• Varicose veins (varises)

• Obesitas, biasanya yang parah

• Kondisi kronis lainnya atau infeksi berulang yang mempengaruhi sirkulasi tungkai, seperti kehamilan atau trombosis vena dalam

Dermatitis atopik

Kondisi ini sering muncul bersama alergi dan sering ada dalam keluarga yang anggotanya menderita asma, hay fever, atau eksema. Penyakit ini biasanya mulai muncul ketika bayi dan derajat keparahannya bervariasi pada masa kanak-kanan dan remaja. Ketika dewasa, penyakit ini lebih jarang menimbulkan gangguan, kecuali Anda terpapar alergen atau iritan di tempat kerja.

Faktor-faktor yang mungkin mendasari termasuk kombinasi dari:

– Kulit yang kering dan teriritasi

– Sistem imun tubuh yang terganggu

– Kecenderungan genetik untuk kondisi alergi, seperti asma, hay fever, atau eksema

Stres dapat menimbulkan eksaserbasi (serangan akut) dermatitis atopik, tetapi bukan merupakan penyebab.

Dermatitis perioral

Tipe dermatitis ini mungkin merupakan bentuk kelainan kulit rosacea, jerawat dewasa atau dermatitis seboroikyang melibatkan kulit disekitar mulut atau hidung.

Faktor-faktor yang mungkin mendasari, termasuk:

– Riasan

– Pelembab

– Kortikosteroid topikal

Komplikasi

• Infeksi. Fisura dan luka terbuka yang muncul menyertai dermatitis bisa terinfeksi oleh bakteri, seperti stafilokok, serta virus dan jamur.

• Selulitis. Jika Anda menyadari adanya garis merah di kulit, Anda mungkin menderita selulitis-infeksi bakteri pada jaringan di bawah kulit. Selulitis muncul sebagai kulit yang mengalami peradangan hebat sehingga menjadi bengkak, merah, lunak, dan hangat jika disentuh, dengan batas yang luas dan tidak tegas. Selulitis yang muncul pada seseorang dengan sistem imun lemah memiliki potensi mengancam nyawa. Konsultasi segera pada dokter sesegera mungkin jika muncul kecurigaan Anda menderita selulitis.

Bekas luka dan perubahan pada warna kulit adalah komplikasi potensial lain dari dermatitis.

Kapan Harus ke Dokter ?

Lakukanlah konsultasi dengan dokter jika:

– Anda merasa sangat tidak nyaman sehingga tidur terganggu atau Anda merasa terganggu dalam aktivitas sehari-hari

– Kulit terasa nyeri

– Curiga kulit terinfeksi

– Anda telah mencoba langkah-langkah perawatan diri tanpa hasil

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Langkah-langkah ini dapat membantu Anda mengatasi dermatitis:

• Oleskan krim anti gatal atau losion calamine pada area yang terkena. Krim hidrokortison yang didapatkan tanpa resep, yang mengandung setidaknya 1% hidrokortison, dapat menghilangkan rasa gatal sementara waktu. Antihistamin oral yang didapatkan tanpa resep, seperti difenhidramin dapat membantu jika terdapat rasa gatalyang berat.

• Pakailah kompres yang dingin dan basah. Menutupi daerah lesi dengan perban dan pembalut luka dapat membantu melindungi kulit Anda dan mencegah garukan.

• Berendamlah dengan nyaman menggunakan air dingin.Taburkan baking soda, oatmeal yang belum dimasak atau oatmeal colloidal (oatmeal yang dibuat khusus untuk mandi) ke air rendaman Anda.

• Hindari menggaruk sebisa mungkin.Tutupi area yang gatal dengan pembalut luka jika Anda tidak tahan untuk menggaruknya. Rapikan kuku dan gunakan sarung tangan pada malam hari.

• Gunakan pakaian dengan bahan katun bertekstur halus. Cara ini dapat membantu Anda menghindari iritasi di area yang terkena.

• Gunakan deterjen pencuci baju yang ringan dan tanpa pewangi saat mencuci pakaian, handuk, dan alat tidur. Hindari penggunaan pelembut pakaian.

Pengobatan alternatif

Terdapat beberapa pilihan alami yang, berdasarkan studi, mungkin bisa digunakan untuk mengobati dermatitis. Meskipun tidak ada yang sama potennya dengan pengobatan steroid, pendekatan alami umumnya tidak memberikan risiko yang sama dari efek sampuling.

Anda mungkin harus berdiskusi dengan dokter mengenai beberapa terapi alami untuk dermatitis, yaitu:

Pengobatan oral

• Probiotik. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa Laktobasilus jenis tertentu dapat memperbaiki gejala dermatitis atopik pada anak di bawah usia 13 tahun. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui manfaatnya pada kisaran usia yang lebih luas.

Pengobatan topikal

• Kulit beras. Aplikasi topikal kaldu kulit beras tampulaknya dapat membantu meringankan dermatitis atopik.

• Tulang rawan sapi. Menggunakan krim dengan 5% tulang rawan sapi nampulaknya dapat mengobati dermatitis kontak akibat poison ivy.

• Vitamin B-12. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan vitamin B-12 topikal untuk mengobati dermatitis atopik lebih bagus daripada plasebo, meskipun di beberapa kasus vitamin ini justru memperburuk keadaannya.

Pencegahan

Mencegah dermatitis kontak membutuhkan pendekatan dua arah, yaitu menghindari pemicu yang menyebabkan penyakit ini –seperti poison ivy atau sabun berbahan kimia keras- dan juga merawat kulit dengan baik.

Pemicu umum

Cobalah untuk mengidentifikasi dan menghindari pemicu yang dapat memperparah inflamasi, seperti:

• Perubahan suhu yang cepat

• Berkeringat

• Stres

• Kontak langsung dengan produk wol, seperti karpet, alat tidur, dan pakaian

• Sabun berbahan kimia keras dan deterjen

Jika Anda harus menangani produk yang dapat menimbulkan iritasi, gunakan sarung tangan nonlateks.

Perawatan kulit

Menjaga kulit agar tidak menjadi kering merupakan salah satu faktor yang dapat membantu Anda mencegah timbulnya dermatitis kembali di masa depan. Beberapasaran di bawah ini dapatmeminimalkan efek mandi yang dapat mengeringkan kulit Anda:

• Mandilah dengan lebih jarang. Kebanyakan orang yang rentan terhadap dermatitis tidak perlu mandi setiap hari. Cobalah untuk tidak mandi, baik berendam atau dengan shower, sehari atau dua hari. Saat Anda mandi, batasi mandi Anda sekitar 15-20 menit, dan gunakan air hangat dibandingkan air panas.

• Gunakan hanya sabun yang ringan.Pilihlah sabun yang ringan,  yang membersihkan tanpa menghilangkan minyak alami secara berlebihan. Deodoran dan sabun antibakteri dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering. Gunakan sabun hanya untuk wajah, ketiak, daerah kelamin, kaki dan tangan. Untuk bagian tubuh lain, cukup gunakan air bersih saja.

• Keringkan tubuh dengan hati-hati. Gosok kulit dengan cepat menggunakan telapak tangan atau tepuk lembut kulit Anda dengan handuk untuk mengeringkannya setelah mandi.

• Lembabkan kulit Anda. Gunakan pelembab saat kulit masih lembab, dengan minyak atau krim. Berikan perhatian khusus pada tungkai, lengan, punggung, dan bagian samping tubuh. Jika kulit sudah kering, pertimbangkan penggunaan krim pelumas yang dibuat khusus untuk kulit kering, seperti Eucerin.

Produk Lainnya Artikel Lainnya
    Komentar


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *