Demam Tifoid (Tipus)

By | February 8, 2015 |


Tipus disebabkan oleh bakteri Salmonella. Penyakit ini jarang terjadi di negara maju. Namun demikian demam tifoid alias tipus menarik perhatian negara – negara di dunia.

Tipus menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi atau melalui sentuhan fisik dari orang yang terkena terinfeksi. TAnda dan gejala umumnya adalah demam tinggi,, pusing, nyeri pada dada, dan disertai konstipasi atau diare.

Ketika ditangani dengan antibiotik, kebanyakan orang yang menderita tpus akan merasa lebih baik dalam beberapa hari, meskipun dalam skala kecil ada yang komplikasi atau bahkan meninggal.

Vaksin untuk melawan demam tipus sudah tersedia.  Namun hanya sebagian dari mereka yang efektif. Vaksin biasanya diberikan pada mereka yang akan atau sedang bepergian ketempat dimana tipus biasa terjadi.

Gejala

Meskipun anak – anak yang menderita tipus kadang – kadang sakit secara mendadak, tAnda dan gejalanya cenderung berkembang secara bertahap – biasanya 2 sampai 3 minggu setelah tubuh terserang bakteri

Sakit dalam minggu pertama Saat baru pertama terserang bakteri, tAnda dan gejala yang didapat akan seperti berikut ini:

  • Demam, biasanya sekitar 39,4 derajat C atai 40 derajat C
  • Pusing
  • Lemas dan kelelahan.
  • Radang tenggorokan
  • Nyeri dada
  • Diare atau konstipasi
  • Adanya ruam – ruam di kulit

Anak – anak cenderung diare ketika terserang bakteri penyebab tipus, sedangkan dewasa biasanya konstipasi. Dalam minggu kedua, akan muncul ruam – ruam merah kecil/ bintik – bintik merah dikulit. Ruam ini sifatnya sementara, biasanya akan hilang dalam 2 atau 5 hari.

Sakit dalam minggu kedua Jika tidak mendapat perawatan untuk demam tipus, kemungkinan di minggu kedua akan bertambah parah dengan tAnda – tAnda seperti berikut:

  • Demam tinggi akan berlanjut
  • Diare semakin berkepanjangan atau konstipasi parah.
  • Berat badan turun drastis
  • Perut akan membesar/membuncit

Sakit dalam minggu ketiga Dalam minggu ketiga, penderita tipus akan mengalami:

  • Mengingau
  • Tidur tanpa gerak (hanya diam) dan tubuh sangat kelelahan sehingga mata hanya bisa terbuka setengah. Inilah masa di mana tipus benar – benar sudah parah.

Ancaman komplikasi akan dimulai ditahap ini bila tidak ditangani dengan baik.

Sakit dalam minggu keempat Peningkatan akan muncul perlahan dalam minggu keempat ini. Demam akan menurun secara bertahap hingga temperatur tubuh kembali normal dalam seminggu hingga 10 hari. Namun gejala ini bisa kembali lagi 2 minggu kemudian setelah demam turun, bila tidak ditangani dengan baik.

Penyebab & Faktor Risiko

Demam tipus disebabkan oleh bakteri virulen yang disebut Salmonella typhi. Meskipun berhubungan, mereka bukan bakteri yang menyebabkan salmonellosis, infeksi serius lain yang menyerang usus.

Rute menyebarnya bakteri Bakteri yang menyebabkan demam tipus menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dan biasanya juga melalui kontak langsung dengan seseorang yang sudah terinfeksi. Di negara maju dimana tipus menjadi endemi, paling banyak kasus yang terjadi adalah karena minumannya sudah terkontaminasi dan kualitas air yang tidak baik. Pada umumnya orang-orang yang melakukan perjalanan terkena penyebaran bakteri kemudian menyebarkannya lagi melalui kotoran.

Ini berarti Salmonella typhi menyebar melalui kotoran manusia dan terkadang air seni orang yang terinfeksi . Anda bisa terkena infeksi jika makan makanan dari orang yang terinfeksi tipus dan belum mencuci tangannya. Anda juga dapat terinfeksi melalui minuman yang terkontaminasi bakteri.

Pembawa tipus Meskipun setelah perawatan dengan antibiotik, sedikit orang memang sembuh dari tipus namun kemudian akan berlanjut karena bakteri akan bersarang di ususnya atau empedu, bisa hingga beberapa bulan. Orang-orang ini disebut sebagai pembawa tipus kronis, karena memiliki bakteri di kotorannya dan mudah menularkan orang lain meskipun mereka tidak lagi memiliki gejala – gejala sakit tipus.

Faktor – faktor yang mempengaruhi

Demam tipus merupakan ancaman serius bagi dunia – terutama di negara berkembang – tipus menyerang lebih dari 21 juta orang setiap tahun sesuai data Centre for Disease Control and Prevention (CDC). Penyakit ini menjadi endemik di India, Asia Tenggara, Afrika, Afrika Selatan dan masih banyak di area lain.

Di seluruh dunia, anak-anak berada di risiko tertinggi dalam menderita tipus, meskipun mereka memiliki gejala yang lebih rendah dibanding orang dewasa.. Jika hidup di negara di mana tipus jarang terjadi, maka akan berisiko terinfeksi bila:

– Bekerja atau melakukan perjalanan di mana demam tipus merupakan endemik.

– Bekerja sebagai seseorang yang menangani mikrobiologis klinis yang menangani bakteri Salmonella typhi.

– Memiliki kontak fisik dengan seseorang yang terinfeksi atau baru saja sembuh dari demam tipus.

– Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah terhadap obat seperti kortikosteroid atau memiliki penyakit seperti HIV/AIDS.

– Meminum air yang sudah terkontaminasi S. typhi.

Bila terjadi komplikasi

Perdarahan usus Komplikasi yang paling serius terjadi pada demam tipus adalah terjadinya perdarahan usus, yang mungkin terjadi di minggu ketiga setelah terserang virus. Sekitar 5% orang yang menderita tipus mengalami komplikasi ini.

Perdarahan usus sering ditAndai dengan menurunnya tekanan darah secara drastis diikuti dengan  munculnya darah dalam kotoran.

Usus yang berlubang muncul ketika usus kecil atau usus besar membentuk sebuah lubang, menyebabkan isi usus bocor ke rongga perut dan memicu tAnda dan gejala seperti infeksi sakit perut parah, mual, muntah dan infeksi dalam aliran darah. Ini sangat bahaya dan memerlukan penanganan medis.  

Komplikasi lain yang mungkin terjadi. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah:

  • Peradangan di otot jantung (miokarditis)
  • Pneumonia
  • Peradangan di pankreas.
  • Infeksi ginjal atau kandung kemih.
  • Infeksi pada tulang belakang  (osteomyelitis)
  • Infeksi dan radang selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis)
  • Masalah psikis seperti mengingau, halusinasi dan psikosis paranoid

Dengan pengobatan yang tepat, hampulir semua orang di negara-negara industri sembuh dari tipus. Tanpa pengobatan, beberapa orang mungkin tidak bertahan dengan komplikasi penyakit ini.


Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Antibiotik yang sering diresepkan Di Amerika Serikat, dokter sering meresepkan siprofloksasin untuk orang dewasa dan yang tidak hamil. Ceftriaxone – antibiotik injeksi – merupakan alternatif bagi perempuan yang sedang hamil dan anak-anak yang tidak mungkin menjadi menggunakan ciprofloxacin. Obat ini dapat menyebabkan efek sampuling, dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan perkembangan strain resisten antibiotik bakteri.

Masalah dengan resistensi antibiotik Di masa lalu, obat pilihan adalah kloramfenikol. Dokter tidak lagi menggunakannya, namun, karena efek sampuling, tingkat kambuhan yang tinggi dan resistensi bakteri luas. Bahkan, keberadaan bakteri resisten antibiotik merupakan masalah yang berkembang dalam pengobatan tifus, terutama di negara berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, S. typhi juga telah terbukti tahan terhadap trimetoprim-sulfametoksazol dan ampulisilin.

Terapi bantuan

Langkah perawatan lainnya bertujuan untuk menangani gejala termasuk:

Ini membantu mencegah dehidrasi yang dihasilkan dari demam berkepanjangan dan diare. Jika Anda menderita dehidrasi parah, Anda mungkin harus meminum cairan melalui pembuluh darah di lengan Anda (intravena).

Makanan berkalori tinggi dapat membantu menggantikan nutrisi yang hilang saat sedang sakit.

Komentar