Degenerasi Makula Basah

By | February 8, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Degenerasi Makula Basah


Degenerasi makula basah merupakan penyakit mata kronik yang menyebabkan hilangnya penglihatan pada pusat lapang pAndang mata Anda. Degenerasi makula jenis basah ditAndai dengan pembengkakan yang disebabkan oleh bocornya pembuluh darah yang mengenai makula, yang merupakan pusat dari retina – lapisan jaringan pada bagian dalam dinding belakang bola mata.

Degenerasi makula jenis basah merupakan salah satu dari dua jenis degenerasi makula terkait usia. Jenis lainnya – degenerasi makula kering – lebih sering ditemukan dan lebih ringan. Degenerasi makula basah hampulir selalu didahului dengan degenerasi makula kering. Belum jelas apa yang menyebabkan degenerasi makula kering ini berkembang menjadi degenerasi makula basah.

Deteksi dan penanganan dini terhadap degenerasi makula basah dapat membantu mengurangi beratnya penurunan penglihatan, dan pada beberapa kasus meningkatkan penglihatan.

Gejala

TAnda dan gejala degenerasi makula basah umumnya muncul dan berkembang dengan cepat. TAnda dan gejala dapat meliputi:

–       Distorsi penglihatan, seperti garis lurus terlihat bergelombang atau bengkok, pintu masuk atau tAnda jalan terlihat miring, atau benda terlihat lebih kecil atau lebih jauh dari yang sebenarnya

–       Penurunan penglihatan bagian sentral

–       Penurunan intensitas atau kecerahan warna

–       Titik kabur atau titik buta pada lapang pAndang Anda

–       Awitan mendadak

–       Perburukan yang cepat

–       Halusinasi bentuk geometris, hewan atau orang pada kasus degenerasi makula lanjut

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab degenerasi makula basah belum jelas. Kondisi ini hampulir selalu muncul pada orang-orang yang sebelumnya telah mengalami degenerasi makula bentuk kering. Namun, dokter tidak dapat memprediksi siapa yang akan mengalami degenerasi macula tipe basah, siapa yang akan mengalami gejala yang lebih berat, dan siapa yang akan mengalami progresifitas gejala yang lebih cepat.

 Jenis-jenis degenerasi makula basah

 Degenerasi makula basah dapat muncul melalui beberapa cara:

–       Hilangnya penglihatan disebabkan pertumbuhan pembuluh darah yang abnormal. Jenis neovaskularisasi koroid pada degenerasi makula muncul ketika pembentukan pembuluh darah baru terjadi secara abnormal pada koroid – lapisan pembuluh darah yang terletak di antara retina dan lapisan lapis terluar mata yang disebut sklera – pada bagian bawah dan dalam makula retina. Cairan atau darah pada pembuluh yang abnormal dapat bocor di antara koroid dan makula. Cairan ini mengganggu fungsi retina dan menyebabkan penglihatan sentral Anda kabur. Selain itu, apa yang Anda lihat saat memangdang lurus ke depan akan menjadi bergelombang atau bengkok, dan terdapat titik-titik buta pada lapang pAndang Anda

–       Hilangnya penglihatan disebabkan oleh cairan yang terbentuk pada bagian belakang mata. Jenis lain dari degenerasi makula basah disebut dengan ablasi epitel pigmen retina, terjadi ketika cairan dari koroid bocor dan berkumpul di antara koroid dan lapisan sel tipis yang disebut epitel pigmen retina (RPE). Pertumbuhan pembuluh darah koroid yang abnormal umumnya tidak ditemukan pada kasus ablasi RPE ini. Cairan yang berada di belakang RPE ini membentuk sesuatu yang terlihat seperti gelembung atau benjolan di bawah makula.

 Faktor risiko

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami degenerasi makula meliputi:

–       Bertambahnya umur. Risiko degenerasi makula meningkat seiring dengan pertambahan umur. Degenerasi makula sering ditemukan pada usia di atas 60 tahun

–       Memiliki riwayat keluarga dengan degenerasi makula. Bila seseorang dalam keluarga mengalami degenerasi makula, kemungkinan Anda mendapatkan penyakit ini semakin tinggi.

–       Ras kulit putih. Degenerasi makula lebih sering ditemukan pada pasien Kaukasia dibandingkan ras lainnya, khususnya pada usia di atas 75 tahun

–       Jenis kelamin wanita. Wanita lebih berpeluang mengalami degenerasi makula dibanding laki-laki.

–       Merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko Anda mengalami degenerasi makula

–       Obesitas. Berat badan yang berlebih dapat meningkatkan kemungkinan degenerasi makula yang ringan atau sedang meningkat menjadi bentuk yang lebih parah

–       Sedikit makan buah dan sayuran. Pola makan dengan konsumsi buah dan sayuran sedikit dapat meningkatkan risiko degenerasi makula

–       Tekanan darah tinggi. Penyakit yang mempengaruhi sistem sirkulasi, seperti darah tinggi, dapat meningkatkan risiko degenerasi makula

–       Kolesterol tinggi. Peningkatan kadar kolesterol darah Anda berhubungan dengan peningkatan risiko degenerasi makula.

Kapan Harus ke Dokter ?

Temui dokter mata bila:

–       Anda memperhatikan adanya perubahan pada penglihatan bagian sentral

–       Kemampuluan melihat warna dan detail halus menurun

Perubahan-perubahan ini dapat menjadi indikasi awal degenerasi makula, terutama bila usia seseorang di atas 50 tahun.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Gaya hidup dan perawatan di rumah

Degenerasi makula tidak mengganggu penglihatan tepi (perifer) dan umumnya tidak menyebabkan kebutaan total. Namun, dapat menngurangi atau menghilangkan penglihatan pusat – yang penting saat mengemudi, membaca dan mengenali wajah. Berlatih dengan ahli terapi okupasi atau rehabilitasi medik dapat membantu beradaptasi terhadap perubahan kemampuluan penglihatan.

 Berikut beberapa cara untuk mengatasi perubahan penglihatan yang bisa dilakukan:

–       Minta dokter mata memeriksa kacamat. Optimalkan penglihatan dengan menggunakan lensa yang paling sesuai untuk kacamata Anda. Lensa bifokal dapat membantu.

–       Gunakan kaca pembesar. Berbagai jenis alat pembesar dapat membantu saat membaca atau pekerjaan yang membutuhkan penglihatan jarak dekat lainnya seperti menjahit. Kaca pembesar tradisional merupakan salah satu pilihan. Selain itu, seperti lensa pembesar yang Anda pakai layaknya kaca mata, dapat Anda dapatkan dari dokter mata, toko-toko khusus atau dari spesialis rehabilitasi penglihatan.

–       Ubah pengaturan layar pada komputer. Sesuaikan ukuran huruf pada computer, termasuk sesuaikan pula kontras pada layar monitor.

–       Pilih peralatan khusus yang dibuat untuk orang dengan penglihatan rendah. Terdapat jam, radio, telepon dan perangkat lainnya dengan ukuran angka yang sangat besar. Beberapa peragkat canggih dapat bersuara untuk memberitahu waktu atau informasi penting lainnya. Anda akan merasa lebih nyaman menonton televisi dengan layar yang lebih besar.

–       Gunakan cahaya yang lebih terang di rumah. Hal ini dapat membantu saat membaca atau melakukan aktivitas lainnya.

–       Gunakan peringatan saat berkendara. Pertama, konsultasikan dengan dokter apakah berkendara tetap aman dengan ketajaman penglihatan yang dimiliki saat ini. Saat berkendara, situasi tertentu membutuhkan kehati-hatian lebih, sepeti berkendara di malam hari, atau berada di kemacetan yang parah atau cuaca yang buruk.

–       Pertimbangkan pilihan bepergian lainnya. Gunakan transportasi publik atau mintakan bantuan keluarga lainnya terutama ketika hasrus berkendara di malam hari. Aturlah agar Anda dapat menggunakan layanan antar jemput atau menumpang kendaraan.

Pencegahan

Hal-hal berikut dapat membantu menghindari terjadinya degenerasi makula:

–       Lakukan pemeriksaan mata rutin. Tanyakan pada dokter mata seberapa sering Anda perlu melakukan pemeriksaan mata. Pemeriksaan pelebaran mata yang rutin dapat mengidentifikasi degenerasi makula.

–       Perhatikan penyakit lainnya. Sebagi contoh, jika Anda mengalami penyakit kardiovaskular atau tekanan darah yang tinggi, lakukan pengobatan dan ikuti instruksi dokter untuk mengontrol kondisi Anda.

–       Berhenti merokok. Perokok lebih berpelunga mengalami degenerasi makula dibanding mereka yang bukan perokok. Minta dokter untuk membantu Anda berhenti merokok

–       Jaga berat badan. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, kurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi dan tingkatkan jumlah olahraga Anda setiap harinya. Jika Anda memiliki berat badan yang ideal, berusahalah untuk menjaganya dengan banyak berolahraga.

–       Gunakan pola makan kaya buah dan sayuran. Pilihlah pola makan sehat yang penuh dengan berbagai jenis buah dan sayuran. Buah dan sayuran mengandung vitamin antioksidan yang dapat mengurangi risiko mengalami degenerasi makula.

–       Masukkan ikan dalam diet Anda. Asam lemak omega-3, yang ditemukan pada ikan, dapt mengurangi risiko degenerasi makula kering. Kacang-kacangan, seperti kenari, juga mengandung asam lemak omega-3.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *