BURSITIS

By | February 8, 2015 |


Bursitis adalah kondisi menyakitkan yang mempengaruhi bantalan kecil berisi cairan- disebut bursae-yang bertindak sebagai bantal di antara tulang, tendon dan otot di dekat sendi. Bursitis terjadi ketika bursae mengalami peradangan.

Lokasi paling umum untuk bursitis antara lain adalah area siku, bahu dan pinggul. Tapi bursitis bisa terjadi di tumit lutut dan pangkal jempol kaki. Bursitis sering terjadi di dekat sendi yang sering melakukan gerakan berulang.

Pengobatan biasanya berupa upaya untuk mengistirahatkan sendi yang terkena dan melindunginya dari trauma lebih lanjut. Dalam kebanyakan kasus, nyeri bursitis dapat hilang dalam beberapa minggu dengan perawatan yang tepat, meskipun begitu kekambuhan bursitis (berulang) seringkali terjadi.

Gejala

Jika memiliki bursitis, sendi yang terkena dapat:

• Terasa pegal atau kaku

• Semakin terluka ketika Anda memindahkan atau memberi tekanan di atasnya

• Nampulak bengkak dan merah

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab paling umum dari bursitis adalah gerakan yang berulang atau posisi yang mengiritasi bursae sekitar sendi. Contohnya:

• Melemparkan bisbol atau mengangkat sesuatu di atas kepala berulang kali

• BersAndar pada siku untuk jangka waktu yang lama

• Berlutut lama, untuk tugas-tugas seperti pemasangan karpet lantai atau menggosok lantai

• Duduk terlalu lama, terutama di atas permukaan yang keras

Beberapa bursae pada lutut dan siku terletak tepat di bawah kulit, sehingga mereka berada pada risiko yang lebih tinggi mengalami cedera tusukan yang dapat menyebabkan infeksi pada bursae (bursitis septik).

Faktor Risiko

Siapapun dapat mengembangkan bursitis, namun faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risikonya, seperti:

• Usia. Terjadinya bursitis menjadi lebih umum seiring dengan kondisi penuaan seseorang.

• Pekerjaan atau hobi. Jika Anda bekerja pada sebuah profesi atau memiliki hobi yang memerlukan gerakan berulang atau tekanan pada bursae, risiko bursitis bisa meningkat. Contohnya seperti pemasang karpet, pengatur genteng, pekerja kebun, pelukis, dan pemain alat musik.

• Kondisi medis lain. Penyakit sistemik dan kondisi tertentu – seperti arthritis, gout arthritis dan diabetes – dapat meningkatkan risiko terkena bursitis.

Kapan Harus ke Dokter ?

Konsultasikan dengan dokter jika:

• Nyeri sendi yang membuat Anda tidak dapat aktif bergerak

• Nyeri selama lebih dari satu hingga dua minggu

• Bengkak, kemerahan, memar atau ruam berlebihan di daerah yang terkena

• Sakit yang menusuk dan tajam, terutama ketika Anda berolahraga atau memaksakan diri melakukan suatu gerakan

• Demam

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Pengobatan untuk bursitis biasanya dilakukan dengan tindakan konservatif, seperti istirahat, penerapan es dan menggunakan obat pereda nyeri, sebagai langkah pertama. Jika tindakan konservatif tidak berhasil, pengobatan dapat mencakup:

• Obat. Jika peradangan pada bursa Anda disebabkan oleh infeksi, dokter akan meresepkan obat antibiotik.

• Terapi. Dokter dapat merekomendasikan terapi fisik atau latihan tertentu untuk memperkuat otot-otot di daerah yang terkena dalam rangka meringankan rasa sakit dan mencegah kekambuhan.

• Suntikan. Dokter mungkin menyuntikkan obat kortikosteroid ke dalam bursae untuk meredakan peradangan. Perawatan ini umumnya bekerja paling cepat dalam meredakan nyeri, dan seringkali hanya membutuhkan satu suntikan saja.

• Pembedahan. Kadang-kadang bursae yang meradang harus dikeringkan melalui operasi, tetapi operasi untuk pengangkatan bursae yang terkena cenderung jarang diperlukan.

Pencegahan

Meskipun tidak semua jenis bursitis dapat dicegah, mengurangi risiko dan keparahan kekambuhan dengan mengubah cara Anda melakukan tugas-tugas tertentu. Contohnya:

• Gunakan bantalan berlutut. Gunakan beberapa jenis padding (bantalan) untuk mengurangi tekanan pada lutut jika pekerjaan atau hobi membutuhkan banyak posisi berlutut.

• Angkat dengan benar. Tekuk lutut ketika mengangkat sutu benda. Kegagalan untuk melakukannya akan menempatkan tekanan ekstra pada bursae di pinggul.

• Gunakan roda untuk beban berat. Membawa beban berat dapat menempatkan tekanan berlebih pada bursae di bahu Anda. Gunakan gerobak beroda sebagai gantinya.

• Ambil waktu istirahat. Lakungan selingan untuk tugas berulang dengan istirahat atau kegiatan lainnya.

• Berjalan-jalan. Cobalah untuk tidak duduk dalam satu posisi terlalu lama, terutama pada permukaan yang keras, karena hal ini menempatkan tekanan pada bursae di pinggul dan bokong.

• Menjaga berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan menempatkan lebih banyak stres pada sendi.

• Latihan. Latihan untuk memperkuat otot-otot dapat membantu melindungi sendi yang terkena.

• Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum kegiatan berat untuk melindungi sendi Anda dari cedera.

Komentar