BULIMIA

By | February 8, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > BULIMIA


Bulimia nervosa dikenal juga sebagai bulimia, merupakan gangguan makan kronis yang dapat mengancam kelangsungan hidup penderitanya. Orang yang menderita bulimia secara diam – diam memakan makanan dalam jumlah yang banyak lalu memuntahkanya secara sengaja, bulimia merupakan usaha untuk menyingkirkan ekstra kalori dalam cara yang tidak sehat. Sebagai contoh, penderita bulimia secara sengaja memuntahkan makananya atau berolah raga terlalu keras. Terkadang penderita bulimia memuntahkan makanan setelah memakan makanan dalam porsi yang sedikit atau normal.

Ada dua kategori bulimia yaitu :

  • Purging bulimia.  Penderitanya secara rutin memuntahkan makanan atau mengkonsumsi obat pencahar , diuretik, atau enema dengan dosis yang berlebihan
  • Non purging bulimia. Penderitanya berusaha untuk mengurangi kalori dalam tubuh dan mencegah naiknya berat badan dengan melakukan puasa,  diet ketat, atau olah raga yang berlebihan.  

Namun begitu, kedua kategori diatas seringkali tumpang tindih, dan terlepas dari metode yang dipakai, usaha untuk  mengurangi atau menghapus kalori dapat dikategorikan sebagai purging bulimia.

Apabila Anda mengidap bulimia, kemungkinan besar Anda terobsesi terhadap bentuk tubuh dan berat badan yang Anda miliki, Anda juga berkemungkinan untuk merasa rendah diri atas sejumlah kekurangan yang terdapat pada tubuh Anda. Bulimia sulit untuk disembuhkan karena bulimia bukan hanya berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat, namun juga menyangkut bagaimana seseorang mempersepsikan dirinya (self image). Namun begitu, dengan menjalani perawatan dapat membantu Anda untuk merasa lebih baik dan Anda pun akan mampulu mengadopsi pola makan yang sehat dan menghindari komplikasi medis yang kronis yang bisa diakibatkan dari praktik bulimia.

Gejala

Gejala dan tAnda dari bulimia terdiri dari:

·       Terobsesi dengan bentuk tubuh dan berat badan

·       Takut untuk mengalami kenaikan berat badan

·       Merasa tidak berdaya untuk mengendalikan kebiasaan makan

·       Makan secara berlebihan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri

·       Lebih memilih untuk makan sesekali namun dalam porsi yang berlebihan dibandingkan makan dengan porsi yang normal

·       Memaksa diri Anda untuk memuntahkan makanan yang dimakan

·       Memaksa diri Anda untuk berlatih atau berolah raga terlalu keras

·       Setelah makan seringkali dilanjutkan dengan menyalahgunakan konsumsi obat – obatan pencahar, diuretik, atau enema untuk menyingkirkan kalori yang berlebih. 

·       Mengonsumsi suplemen diet atau produk herbal untuk menurunkan berat badan.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab pasti dari bulimia tidaklah diketahui. Namun ada sejumlah faktor yang mendorong seseorang untuk memiliki gangguan makan, seperti faktor biologis, kesehatan mental, kehidupan sosial, dan lainya.

Faktor Risiko

Sejumlah faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk menderita bulimia antara lain:

  • Wanita. Wanita dan perempuan lebih sering menderita bulimia dibandingkan pria dan laki – laki.
  • Umur. Bulimia seringkali diderita oleh remaja
  • Biologi atau genetik. Seseorang yang memiliki anggota keluarga atau sanak saudara yang menderita gangguan makan beresiko lebih tingi untuk terkena penyakit yang sama. Ada juga penelitian yang membuktikan bahwa serotonin – zat kimiawi dalam otak yang memicu stress – berpengaruh terhadap seseorang untuk mengidap bulimia.
  • Psikologis. Orang yang menderita bulimia umumnya memiliki masalah psikologis dan kesehatan mental yang terganggu. Misalnya saja memiliki kepercayaan diri yang rendah, perfeksionis, berlaku impulsif, mudah marah, depresi, mudah cemas, atau gangguan obsesif kompulsif dapat menjadi faktor bagi seseorang untuk mengalami gangguan makan. Dalam beberapa kasus, kejadian traumatis juga dapat menjadi pemicu bagi seseorang untuk menderita bulimia.
  • Tekanan sosial.  Tekanan dari teman – teman dan apa yang dilihat dan dikonsumsi dari media bisa menjadi pemicu seseorang untuk terobsesi memiliki postur tubuh yang langsing atau bahkan kurus, fenomena ini biasanya terjadi pada perempuan dan wanita. Public figure seperti artis, model, aktor, atau penari mempunyai tekanan yang lebih tinggi untuk memiliki bentuk tubuh yang langsing atau kurus, sehingga mereka lebih beresiko untuk menderita bulimia.
  • Tekanan bagi orang – orang yang bekerja sebagai atlet. Bulimia merupakan gangguan makan yang umum diderita oleh atlit seperti atlit gimnastik, lari, atau pegulat.  Pelatih dan orang tua juga mungkin secara tidak sengaja mendorong para atlit muda untuk menurunkan berat badanya atau melarang atlit didikanya untuk makan agar mampulu memberikan performa yang lebih baik ketika bertanding.

 Komplikasi

Bulimia dapat berujung pada sejumlah komplikasi medis yang kronis seperti:

·       Dehidrasi yang berpotensi untuk menyebabkan sejumlah masalah medis lainya seperti gagal ginjal

·       Masalah pada jantung seperti jantung yang berdetak secara tidak beraturan dan gagal jantung

·       Luka dan pengeroposan pada gigi dan gusi

·       Berhenti menstruasi pada wanita

·       Permasalahan pada sistem pencernaan yang terjadi karena penyalah gunaan konsumsi obat pencahar

·       Mudah merasa cemas dan depresi

·       Menjadikan NAPZA dan alkohol sebagai pelarian

Kapan Harus ke Dokter ?

Jika Anda memiliki gejala bulimia, maka carilah pertolongan medis secepat mungkin. Apabila membiarkan bulimia yang diderita tanpa memberikan perawatan yang diperlukan, maka gangguan makan itu dapat berkembang menjadi penyakit kronis yang akan mengambil alih hidup Anda.

Anda dapat berkonsultasi kepada dokter atau terapis mengenai gejala dan tAnda bulimia yang dialami. Jika tidak ingin mencari pertolongan profesional, maka Anda  dapat berkonsultasi mengenai penyakit yang diderita dengan keluarga, teman, guru, atau orang lain yang dekat dengan Anda. Orang yang dekat dengan Anda adalah sosok yang dapat membantu Anda untuk mengambil langkah – langkah pertama untuk mengatasi bulimia yang dialami.

Apabila orang yang Anda kasihi menderita gejala bulimia, maka Anda dapat memulai diskusi yang jujur dan terbuka mengenai kekhawatiran Anda terhadap hal itu. Anda tidak bisa memaksakan seseorang untuk mendapatkan pertolongan profesional, namun selalu berkesempatan untuk memberikan motivasi dan dukungan.

Anda pun dapat menolong orang tercinta dengan mencari dokter atau terapis yang ahli untuk mengatasi gangguan makan, lalu dapat berinisiatif untuk melakukan pertemuan antara penderita bulimia dengan tenaga ahli yang dimaksud. Anda juga dapat menemaninya dalam menjalani sesi konsultasi dan perawatan.

Biasanya sulit untuk mengetahui seseorang menderita bulimia, karena umumnya orang yang mengidap bulimia memiliki berat badan yang normal atau berat badanya sedikit berlebih, sehingga Anda akan kesulitan mendeteksi apabila ada sesuatu yang salah atau tidak sehat pada diri seseorang. Ada pun sejumlah tAnda peringatan yang mesti diperhatikan, antara lain:

·       Terus menerus mengkhawatirkan atau mengeluh mengenai berat badan dan kegemukan yang dialaminya

·       Memiliki gambaran tubuh yang tidak sehat

·       Lebih memilih untuk makan sesekali namun dalam porsi yang berlebihan dibandingkan makan dengan porsi yang normal, biasanya yang dikonsumsi adalah makanan yang mengandung lemak dan pemanis yang tinggi

·       Menolak untuk makan di area publik atau tidak mau makan bersama dengan orang lain

·       Selalu pergi kamar mandi ketika atau setelah makan

·       Berolah raga secara berlebihan/terlalu sering

·       Memiliki lebam, bekas luka, atau kalus pada buku jari atau tangan

·       Memiliki gusi dan gigi yang rusak, luka, atau keropos

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Gaya hidup dan pengobatan di rumah

Bulimia tidak bisa diatasi sendirian, sehingga penderita membutuhkan sejumlah perawatan yang dibimbing oleh pihak profesional. Namun ada beberapa tip yang dapat diterapkan mandiri, yaitu:

  • Berkomitmen terhadap rencana perawatan yang Anda jalani. Janganlah melewati sesi konseling dan usahakan selalu makan dalam pola konsumsi yang sehat, meskipun pada awalnya mungkin memakan makanan dalam kapasitas yang normal akan membuat penderita bulimia tidak nyaman.
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk konsumsi suplemen vitamin dan mineral sesuai dengan kebutuhan. Ketika memiliki gangguan makan, maka sudah sewajarnya tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan.
  • Pelajari tentang bulimia. Penting untuk mendidik diri sendiri mengenai apa itu bulimia dan bahaya yang diakibatkannya, mengetahui bulimia secara komprehensif dapat membuat penderita mengetahui apa yang sebenarnya baik untuknya, sehingga dapat semakin termotivasi untuk tetap menjalani rencana perawatan yang telah dibuat.
  • Janganlah menarik diri dari pergaulan. Tetaplah berkomunikasi dengan orang – orang yang mendukung Anda untuk sehat seperti keluarga dan teman – teman yang senantiasa mencintai.
  • Bersikap baik terhadap diri sendiri.  Hindari keingingan untuk menimbang berat badan atau secara terus menerus berkaca. Aktivitas ini berpotensi untuk memotivasi Anda mempertahankan kebiasaan yang tidak sehat.
  • Berolah raga secara sehat dan tepat. Konsultasikan kepada dokter mengenai aktivitas fisik dan olah raga yang paling sesuai untuk kondisi fisik Anda.

Pengobatan alternatif

Meskipun belum ada penelitian yang secara gamblang membuktikan efektivitas pengobatan alternatif untuk menyembuhkan gejala bulimia, namun ada sejumlah perawatan dan pengobatan alternatif yang dapat membantu Anda meredam gejala bulimia dan membantu untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat . 

  • Terap pijat dapat membantu merasa lebih rileks dan mengurangi kecemasan yang seringkali terkait dengan pola makan yang tidak sehat
  • Terapi tubuh-pikiran, seperti hipnosis, meditasi, atau yoga  bukan saja membantu lebih rileks melainkan juga terapi tubuh pikiran dapat meningkatkan kesadaran Anda mengenai betapa pentingnya untuk memiliki pola makan yang normal sebagai bagian dari komitmen untuk menjalani hidup yang sehat.
  • Akupuntur meskipun belum terbukti efektif untuk mengatasi bulimia, namun akupuntur dapat membantu penderita bulimia untuk mengurangi tingkat kecemasan dan depresi yang dialami.

Risiko dari mengonsumsi suplemen diet dan produk herbal          Penderita bulimia seringkali menyalah gunakan suplemen diet dan produk herbal yang memang berfungsi untuk mengurangi nafsu makan dan mengurangi berat badan. Mengonsumsi suplemen diet dan produk herbal dapat menimbulkan efek samping yang kronis dan dapat berinteraksi negatif dengan konsumsi obat yang lain. Apabila Anda mengonsumsi suplemen diet atau produk herbal, konsultasikan manfaat dan risiko dengan dokter.

Mengatasi bulimia

Anda mungkin menemui kesulitan untuk mengatasi bulimia sementara pada saat yang sama menemukan pesan yang secara implisit atau eksplisit mempromosikan postur tubuh yang terlewat kurus melalui media, budaya, keluarga atau teman – teman.

Lalu apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan makan yang bahkan dapat mengancam kehidupan sementara pada saat yang sama harus menerima dan menelaah pesan – pesan yang mengidentikan kesuksesan dengan postur tubuh yang kurus?

  • Selalu ingatkan diri sendiri mengenai berat badan yang ideal untuk tubuh Anda, terutama ketika melihat gambar – gambar yang berpotensi memotivasi untuk mengurangi kalori dalam tubuh.
  • Hapuskan dorongan untuk melakukan diet keras atau tidak makan.
  • Jangan mengunjungi situs – situs yang mempromosikan bulimia. Situs semacam ini dapat mendorong Anda untuk tetap mempertahankan kebiasaan buruk, ingatlah bahwa anoreksia bukanlah gaya hidup tetapi anoreksia adalah penyakit.
  • Merencanakan sejumlah strategi yang mengarahkan bagaimana sebaiknya menangani  masalah emosional yang terjadi dalam hidup Anda.
  • Mengetahui sejumlah masalah yang dapat mendorong Anda untuk mengimplementasikan kebiasaan buruk dan memiliki gangguan makan. Mengetahui masalah merupakan langkah awal bagi Anda untuk menyusun rangkaian strategi untuk mengatasi gangguan makan.
  • Carilah tokoh panutan yang baik.  Ingatkan diri sendiri bahwa model atau aktor yang terlewat kurus yang seringkali ditampulilkan di media seperti televisi atau majalah tidak sama sekali merepresentasikan tubuh yang sehat.
  • Melaksanakan sejumlah aktivitas yang positif dan menyenangkan sehingga Anda pun tidak lagi terobsesi dengan postur tubuh, berat badan, atau gangguan makan yang diderita.
  • Meningkatkan kepercayaan diri dengan memaafkan diri sendiri, fokus terhadap tujuan – tujuan yang positif, dan motivasi diri untuk menkapsulai apa yang Anda impikan.

 Cari pertolongan Apabila Anda menderita bulimia, carilah kelompok penyokong bulimia. Anggota kelompok penyokong dapat memberikan saran dan motivasi, karena umumnya anggota merupakan mantan penderita bulimia. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kelompok penyokong yang ada di tempat Anda tinggal.

Saran untuk orangtua Apabila memiliki anak yang menderita bulimia, maka besar kemungkinan orangtua akan menyalahkan gangguan makan yang dialami oleh anak. Namun harus diketahui bahwa gangguan makan disebabkan oleh banyak faktor dan sebaiknya Anda tidak membuang waktu mempertanyakan mengapa bulimia bisa terjadi kepada anak. Yang menjadi fokus adalah bagaimana mengatasi bulimia yang dideritanya.

Ada beberapa saran yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan kepada anak, yaitu:    

  • Tanyakan kepada anak apa yang bisa dilakukan untuk menolongnya. Sebagai contoh Anda dapat menyediakan makanan yang bernutrisi. Anda juga dapat berinisiatif untuk merancang kegiatan keluarga yang dapat dilaksanakan ketika selesai makan, hal ini dapat dilakukan untuk membantu anak untuk tidak terfokus terhadap gangguan makan yang diderita
  • Dengarkan curahan dari anak.
  • Menjadwalkan waktu makan yang rutin dan teratur bagi seluruh anggota keluarga. 
  • Mencurahkan perasaan dan kekhawatiran terhadap anak yang menderita bulimia, namun ketika bercerita usahakan bersikap netral dan tidak menyalahkan anak atas gangguan makan yang dideritanya.  

Yang harus diingat adalah, gangguan makan yang diderita anak dapat mempengaruhi kehidupan keluarga secara keseluruhan. Apabila Anda memang tidak mampulu secara maksimal membantu anak mengatasi bulimia, maka carilah pertolongan profesional seperti dokter, konselor, atau kelompok penyokong bulimia.

Pencegahan

Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegah bulimia, seseorang dapat diarahkan untuk mengimplementasikan kebiasaan yang menyehatkan dan mencegah agar bulimia yagn diderita tidak berkembang lebih pelik.

Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan antara lain:  

·       Mendidik anak mengenai gambaran tubuh yang sehat, terlepas dari ukuran dan postur tubuh yang dimiliki oleh anak Anda. 

·       Berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter anak merupakan sosok yang ahli dan dapat mengetahui indikator dini apabila anak menderita bulimia, dokter anak juga dapat membantu agar bulimia yang diderita tidak bertambah parah. 

·       Apabila Anda melihat atau mengetahui teman yang memiliki gejala gangguan makan, bicaralah secara personal dan menanyakan kesediaan dari orang yang dimaksud untuk menerima pertolongan. 

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *