BAU BADAN

By | February 7, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > BAU BADAN


Berkeringat dan bau badan terjadi ketika Anda berolahraga atau berada dalam lingkungan yang panas, gugup, cemas, ataupun stres. Jenis keringat dan bau badan akibat aktivitas tadi adalah alami dan sehat.

Berkeringat biasanya hanya menjadi gangguan kecil. Bau badan mungkin lebih merepotkan. Meskipun keringat tidak berbau, keringat kadang-kadang dapat menyebabkan bau yang tidak menyenangkan ketika mereka bercampulur dengan bakteri pada kulit.

Perubahan yang tidak biasa dalam keringat – baik keringat berlebih (hiperhidrosis) atau keringat yang sedikit atau tidak ada keringat sama sekali (anhidrosis) – dapat cukup mengkhawatirkan. Demikian juga perubahan bau badan bisa menjadi tAnda dari masalah medis.

Untuk keringat dan bau badan yang normal, perubahan gaya hidup dan perwatan dapat efektif mengelola masalah Anda. Dalam beberapa kasus, resep antiperspirant atau deodorant mungkin diperlukan.

Gejala

Orang yang sehat pasti berkeringat, jumlah dan waktu keluarnya dapat bervariasi. Faktor-faktor yang menyebabkan orang berkeringat adalah:

  • Latihan/olahraga yang berat
  • Cuaca panas
  • Gugup, cemas, atau stres

Keringat yang dipicu oleh emosi paling mungkin terjadi pada wajah Anda, di ketiak, pada telapak tangan atau telapak kaki Anda. Tetapi, berapa banyaknya Anda berkeringat dan bau dari keringat Anda dapat dipengaruhi oleh suasana hati, diet Anda, beberapa obat dan kondisi medis, dan bahkan kadar hormone Anda. Beberapa orang mewarisi kecenderungan untuk berkeringat secara berlebihan, terutama pada telapak tangan dan kaki.

Karena hampulir mustahil untuk mendefinisikan keringat dan bau badan yang normal, maka cobalah untuk mempelajari kondisi apa (keringat dan bau) yang normal bagi Anda. Hal ini akan membantu Anda menentukan perubahan yang tidak biasa.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab keringat dan bau badan berasal dair sistem pengaturan suhu tubuh Anda, khususnya kelenjar keringat Anda. Berkeringat membantu menjaga subuh tubuh Anda, menghidrasi kulit dan menyeimbangkan cairan tubuh, elektrolit pada tubuh, serta bahan kimia pada tubuh Anda seperti sodium dan kalsium.

Kulit Anda memiliki dua jenis kelenjar keringat: kelenjar eccrine dan kelenjar apocrine. Kelenjar eccrine terjadi selama sebagian besar bagian tubuh Anda membuka langsung ke permukaan kulit. Kelenjar apocrine berkembang di daerah folikel rambut seperti pada ketiak, pangkal paha, dan kulit kepala.

Ketika suhu tubuh Anda meningkat, sistem saraf otonomik merangsang kelenjar ekrin untuk mengeluarkan cairan ke permukaan kulit Anda, dimana tubuh Anda dapat mendingin ketika cairan itu menguap. Cairan ini (keringat) terdiri dari air dan garam (sodium chloride) dan juga berisi elektrolit lainnya – zat yang membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh Anda –serta zat-zat seperti urea.

Kelenjar apokrin, di sisi lain, mengeluarkan keringat lemak langsung ke kelenjar tubulus. Ketika Anda berada dibawah tekanan stres secara emosional, dinding tubulus akan berkontraksi dan keringat akan didorong ke permukaan kulit Anda dan bakteri mulai memecahnya. Kondisi percampuluran bakteri dan keringat apokrin inilah yang paling sering menyebabkan bau.

Kapan Harus ke Dokter ?

Hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  • Berkeringat dalam jumlah banyak atau lebih sedikit dari biasanya (secara tiba-tiba)
  • Keringat mulai mengganggu rutinitas harian Anda
  • Mengeluarkan keringat pada malam hari tanpa ada alasan yang jelas
  • Anda menemukan perubahan pada bau abdan – perubahan bau badan mungkin menjadi tAnda medis tertentu seperti diabetes ketoasidosis atau gagal ginjal

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Terapi dan pengobatan

Jika Anda khawatir terhadap keringat dan bau badan, solusinya cukup simple, yakni dengan menggunakan antiprespiran dan deodorant.

  • Antiperspiran. Antiperspirant mengandung alumunium berbasis senyawa yang memblokir pori keringat sementara, sehingga mengurangi jumlah keringat yang menkapsulai kulit.
  • Deodoran. Deodoran dapat menghilangkan bau badan, tetapi tidak keringat. Mereka biasanya berbasis alkohol dan mengubah asam kulit , sehingga kurang menarik bagi bakteri. Deodoran seringkali mengandung wewangian atau parfum yang dimaksudkan untuk menutupi bau keringat dan digunakan pada tangan, kaki, serta ketiak.

Jika antiperspiran dan deodoran tidak membantu mengontrol keringat dan bau badan, dokter mungkin meresepkan alumunium klorida (drysol, xerac ac). Untuk hasil terbaik, gunakan antiperspirant pada malam hari di daerah yang paling rentan terhadap keringat. Resep antiprespiran adalah obat yang dapat menyebabkan kulit merah, bengkak, dan gatal pada beberapa orang. Jika iritasi berkembang, cucilah obat tersebut di pagi hari.

Gaya hidup dan pengobatan rumah

Anda dapat melakukan beberapa hal pada diri Anda sendiri untuk mengurangi keringat dan bau bada. Saran-saran berikut ini mungkin membantu:

  • Mandi setiap hari. Mandi secara teratur, terutama dengan deterjen atau sabun antibakteri dapat membantu menjaga jumlah bakteri pada kulit Anda
  • Keringkan kaki secera menyeluruh setelah Anda mandi. Mikroorganisme berkembang di ruang lembab antara jari-jari kaki Anda. gunakan oabt bubuk kaki untuk membantu menyerap keringat.
  • Pilihlah sepatu dan kaus kaki yang terbuat dari bahan-bahan alami. Sepatu yang terbuat dari bahan alami seperti kulit, dapat mencegah kaki berkeringat dan memungkinkan kaki Anda untuk bernapas
  • Rotasikan/putar sepatu Anda. Sepatu tidak akan benar-benar kering dalam semalam, jadi cobalah untuk tidak mengenakan pasangan yang sama selama dua hari berturut-turut jika Anda memiliki masalah dengan kaki berkeringat
  • Kenakan kaus kaki yang tepat. Campuluran katun dan kaus kaki wol dapat membantu menjaga kaki Anda kering karena mereka menyerap kelembaban. Ketika Anda aktif, kaus kaki antletik yang menyerap kelembaban dapat menjadi pilihan yang baik.
  • Sering mengganti kaus kaki. Mengubah kaus kaki selang sekali atau dua kali dalam sehari, dan mengeringkan kaki secara menyeluruh dapat sangat membantu. Wanita mungkin akan lebih memilih pantyhose dengan sol kapas.
  • Biarkan kaki bernapas. Berjalan tanpa alas kaki jika memungkinkan, atau setidaknya Anda harus melepas sepatu Anda sesekali. SAndal dapat menjadi pilihan tepat saat bersantai.
  • Pilih pakaian berserat alami. Memakai bahan alami seperti katun, wol, dan sutra memungkinkan kulit Anda untuk bernapas. Ketika Anda berolahraga, Anda mungkin dianjurkan menggunakna kain berteknologi tinggi yang dapat menghilangkan kelembaban dari kulit Anda.
  • Gunakan antiperspiran pada malam hari. Saat tidur, terapkan antiperspirant pada telapak tangan atau telapak kaki. Cobalah antiperspirant non parfum.
  • Cobalah teknik relaksasi. Pertimbangkan melakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau biofeedback. Ini dapat membantu Anda belajar untuk mengontrol stres yang memicu keringat.
  • Mengubah diet/pola makan. Jika suatu makanan atau minuman menyebabkan Anda berkeringat lebih banyak dari biasanya atau menimbulkan bau, pertimbangkan untuk tidak mengkonsumsi kafein dan makanan yang berbau kuat seperti bawang merah dan bawang putih.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *