ANGINA (NYERI DADA)

By | February 7, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > ANGINA (NYERI DADA)


Angina adalah tipe penyakit nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Angina adalah suatu gejala penyakit arteri koroner. Angina biasanya dijelaskan dengan tekanan pada bagian dada, dada terasa berasa berat, tegang atau adanya rasa sakit di dada. Banyak orang penderita Angina mengakui rasanya seperti ada orang yang berdiri di atas dada dan menekan dada.

Angina juga disebut dengan Angina pectoris, penyakit ini bisa terjadi secara kambuhan atau mendadak, memerlukan perhatian kesehatan akut.

Angina dapat dikatakan biasa terjadi, namun  sulit untuk dibedakan dengan tipe penyakit dada lainnya, seperti rasa nyeri atau rasa tidak nyaman pada gangguan pencernaan. Jika Anda memiliki rasa sakit di dada yang tidak dapat dijelaskan, segeralah mencari bantuan medis secepatnya.

Gejala

Gejala-gejala angina adalah sebagai berikut :

·      Rasa nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian dada

·      Rasa sakit di lengan, leher, rahang, bahu, atau di bagian punggung yang disertai dengan  nyeri di bagian dada

·      Mual

·      Letih

·      Nafas tersengal

·      Gelisah

·      Berkeringat

·      Sakit kepala (pusing)

Sakit atau nyeri dan ketidaknyamanan di dada yang terjadi pada penderita angina bisa dijelaskan sebagai rasa tertekan, rasa tertindih, rasa nyeri di bagian tengah dada. Beberapa penderita angina merasakan seperti ada alat penjepit yang menekan dada mereka, atau merasa seperti ada beban berat yang diletakkan di dada mereka.

Tingkat keparahan, durasi dan tipe angina bisa bermacam-macam. Penting untuk mengetahui jika Anda merasakan rasa sakit dada yang baru atau adanya perubahan pada nyeri dada yang dirasakan. Gejala baru atau gejala yang berbeda mungkin saja menjadi tAnda angina semakin parah (angina tidak stabil) atau serangan jantung.

Penyakit angina stabil adalah bentuk penyakit angina yang paling biasa terjadi dan biasanya terjadi karena penggunaan tenaga dan akan hilang dengan beristirahat. Jika nyeri dada menjadi gejala yang baru untuk Anda, maka sangat penting menemui dokter untuk mengetahui  penyebab nyeri atau sakit dada yang dialami dan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Jika angina stabil yang Anda derita menjadi lebih parah atau berubah, segera cari bantuan medis secepatnya.

Karakteristik penyakit angina stabil:

·      Angina akan kambuh jika jantung bekerja lebih cepat, misalnya ketika melakukan olahraga atau saat menaiki anak tangga.

·      Biasanya dapat diprediksi dan rasa sakitnya biasanya sama seperti rasa sakit di dada yang dialami sebelumnya.

·      Berlangsung dalam waktu yang singkat, mungkin lima menit atau kurang.

·      Rasa sakit akan segera hilang jika beristirahat atau menggunakan obat-obatan angina.

·      Bisa terasa seperti gangguan pencernaan

·      Rasa sakit dapat dipicu oleh tekan mental atau emosional (stres)

Karakteristik penyakit angina  tidak stabil  (keadaan medis darurat)

·      Dapat kambuh meskipun dalam keadaan beristirahat

·      Adanya perubahan pada pola sakit/nyeri dada yang dialami dalam kondisi angina stabil sebelumnya.

·      Terjadi secara tidak terduga atau tidak dapat diprediksi

·      Biasanya sakit lebih parah dan terjadi dalam waktu lebih lama dari angina stabil, mungkin bisa selama 30 menit

·      Rasa sakit tidak hilang meskipun dengan beristirahat atau dengan mengonsumsi obat angina

·      Bisa menjadi tAnda-tAnda serangan jantung.

Karakteristik varian angina (Prinzmetal’s angina)

·      Biasanya terjadi saat beristirahat

·      Seringkali  parah/sangat menyakitkan

·      Kemungkinan bisa disembuhan dengan pengobatan angina

Angina prinzmetal  jarang terjadi—hanya sekitar 2 % dari kasus angina  yang tergolong angina prinzmetal. Tipe penyakit angina ini dapat terjadi akibat penyempitan secara tiba-tiba pada arteri-arteri jantung yang mengurangi aliran darah untuk sementara.

Angina pada wanita

Gejala angina pada wanita bisa berbeda dari gejala angina yang biasa terjadi. Misalnya, seorang wanita mungkin saja merasakan rasa sakit di dada seperti terasa ditusuk, berdenyut atau rasa sakit di dada seperti ada benda  tajam, ketimbang rasa sakit dada seperti ada mesin yang menekan dada. Wanita juga lebih cenderung merasakan gejala, seperti mual, napas pendek/tersengal atau rasa sakit pada daerah perut. Perbedaan gejala-gejala inilah yang seringkali menyebabkan penundaan dalam mencari pengobatan.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyakit angina disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otot jantung. Darah membawa oksigen, yang digunakan untuk menghidupkan jantung. Ketika jantung tidak menerima oksigen yang cukup, maka akan menyebabkan kondisi tersebut.

Angina paling sering terjadi  karena kurangnya aliran darah ke jantung. Ini merupakan penyakit arteri koroner.  Arteri jantung (koroner) dapat menyempit karena simpanan lemak yang disebut dengan kumpulan plak. Kondisi ini dinamakan dengan aterosklerosis.

Berkurangnya aliran darah adalah masalah  penyediaan darah—jantung tidak menerima cukup oksigen dalam jumlah banyak. Anda mungkin bertanya-tanya kenapa Anda tidak selalu merasakan angina jika arteri jantung menyempit karena tumpukan lemak. Ini karena selama waktu permintaan oksigen sedikit— saat Anda beristirahat misalnya—otot jantung Anda mungkin bisa bertahan dengan kurangnya jumlah aliran darah tanpa menimbulkan gejala angina. Tetapi ketika perminaan darah untuk mendapatkan oksigen ke jantung meningkat, misalnya saat berolah raga, maka ini dapat menyebabkan angina.

·       Stable angina (angina stabil)

Angina stable biasanya dipicu oleh penggunaan tenaga fisik. Ketika Anda manaiki anak tangga, olahraga atau berjalan, jantung Anda membutuhkan lebih banyak darah, tapi sulit untuk otot jantung untuk mendapatkan darah saat  arteri Anda menyempit. Selain aktifitas fisik, faktor-faktor seperti tekanan emosional (stress), suhu udara dingin, makanan berlemak dan merokok juga menjadi penyebab penyempitan arteri-arteri jantung dan menyebabkan angina.

Unstabel angina (angina tak stabil). Jika timbunan lemak (kumpulan plak) di pembuluh darah terpecah  atau ada pembekuan darah. Hal ini dapat menahan atau mengurangi aliran darah melewati arteri yang sempit. Secara tiba-tiba dan menyakitkan mengurangi aliran darah ke otot jantung Anda. Unstable angina juga dapat disebabkan oleh kondisi seperti anemia akut, terutama saat arteri Anda sudah dalam kondisi menyempit.

Unstable angina lebih buruk dan tidak akan mereda dengan beristirahat atau dengan penggunaan obat-obatan biasa. Jika aliran darah tidak ditingkatkan, otot jantung akan melemah  karena ketiadaan oksigen—serangan jantung. Unstable angina berbahaya dan membutuhkan perawatan sesegera mungkin.

  • Angina variant (angina variant). Biasa disebut dengan Prinzmetal’s angina, disebabkan oleh tersumbatnya arteri koroner yang mana arteri tersebut menyempit sementara. Penyempitan ini mengurangi aliran darah ke jantung Anda, menyebabkan nyeri jantung. Angina Variant terjadi sebanyak 2% dari keseluruhan kasus Angina

Faktor resiko

Berikut iini adalah factor-faktor yang menyebabkan meningkatnya resiko penyakit arteri koroner dan angina :

  • Penggunaan tembakau. Mengunyah tembakau, merokok dan terpaan jangka panjang perokok pasif dapat menghancurkan dinding arteri bagian dalam—termasuk dinding arteri kea rah jantung—memberikan ruang untuk pengumpulan kolsterol dan menghambat aliran darah.
  • Diabetes. Diabetes adalah ketidakmampuluan tubuh untuk memproduksi atau merespon insulin dengan baik, suatu hormone disekresikan oleh pancreas, membuat tubuh memnggunakan glukosa, yaitu bentuk gula yang diproduksi dari makanan. Diabetes sangat meningkatkan resiko penyakit arteri koroner, yang dapat menyebabkan angina dan serangan jantung dengan mempercepat atherosclerosis dan meningkatkan level kolesterol.
  • Darah tinggi. Darah tinggi ditentukan oleh jumlah banyaknya darah yang dipompa oleh jantung dan jumlah aliran darah yang berlawanan di dalam arteri Anda. Seiring berjalannya waktu, tekanan darah merusak arteri-arteri dengan mempercepat atherosclerosis. Tekanan darah tinggi bisa terjadi karena masalah faktor turunan. Resiko darah timggi dapat meningkat seiring dengan umur, tetatpi penyebab utama karena terlalu banyak memakan makanan yang mengandung garam, stress, olahraga yang tidak baik/ tidak teratur dan kelebihan berat badan.
  • Kolesterol tinggi dalam darah atau level triglyceride. Kolesterol adalah bagian terbesar dari kumpulan lemak yang dapat menyumbat arteri-arteri seluruh tubuh, termasuk arteri ke jantung Anda. Keberadaan kolesterol yang tidak baik untuk tubuh dalam jumlah besar dapat meningkatkan resiko Angina dan serangan jantung. . Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” menjadi pemicu paling besar penyumbatan arteri-arteri. Tingkat LDL yang tinggi tidak diinginkan dan seringkali terdapat dalam produk makanan dengan lemak jenuh dan kolesterol. Triglyceride tingkat tinggi, tipe darah berkaitan dengan makanan Anda, juga sesuatu yang tidak diinginkan.
  • Faktor sejarah penyakit jantung di keluaga. Jika Anda memiliki penyakit jantung arteri koroner atau jika Anda pernah mengalami serangan jantung, maka Anda memiliki resiko berkembangnya penyakit jantung Angina
  • Usia tua. Pria berumur lebih dari 45 tahun dan wanita berusia lebih dari 55 tahun memiliki resiko lebih tinggi daripada orag dewasa yang berusia lebih muda.
  • Kurang olahraga. Gaya hidup yang tidak aktif berperan dalam peningkatan level kolesterol dan obesitas. Olahraga atau latihan fisik berguna untuk mengurangi tekanan darah. Namun, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menjalankan program olahraga.
  • Obesitas. Obesitas meningkatkan resiko angina dan penyakit jantung karena obesitas juga berhubungan dengan kolesterol dalam darah, darah tinggi dan diabetes. Obesitas juga menyebabkan jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk menyediakan darak ke urat daging yang berlebih.
  • Stress atau tekanan emosional. Anda mungkin merespon keadaan stress dengan cara-cara yang dapat meningkatkan resiko angina dan serangan jantung. Jika Anda dalam keadaan stress. Anda mungkin akan makan terlalu banyak atau merokok untuk melepaskan tekanan kegelisahan. Terlalu banyak stress, terlalu banyak kemarahan, juga dapat meningkatkan tekanan darah. Hentakan sejumlah hormon diproduksi selama stress terjadi dapat menyebabkan penyempitan arteri-arteri dan membuat angina menjadi lebih buruk.

Komplikasi

Nyeri dada yang terjadi dengan Angina bisa membuat seseorang melakukan aktivitas normal, misalnya berjalan, menjadi aktivitas yang tidak nyaman untuk dilakukan. Namun komplikasi yang paling parah yang harus diperhatikan pada Angina adalah serangan jantung.

 

Gejala umum serangan jantung adalah sebgai berikut :

·      Terasa tekanan, rasa sesak atau terasa seperti diperas pada bagian tengah dada yang  berlangsung lebih dari 5 menit.

·      Rasa nyeri/sakit menjalar ke bahu, lengan, punggung, bahkan sampai pada gigi dan rahang.

·      Meningkatnya intensitas nyeri dada

·      Sakit pada bagian abdomen atas yang berkepanjangan

·      Anda sudah merasakan rasa sakit akan bisa terjadi di masa mendatang

·      Pingsan

·      Mual dan muntah

Jik Anda memiliki gejala-gejala di atas, segeralah mencari bantuan medis secepatnya.

Kapan Harus ke Dokter ?

Jika rasa sakit di dada berlangsung lebih dari 5 menit dan tidak hilang saat beristirahat atau mengonsumsi obat angina, itu bisa menjadi tAnda terkena serangan jantung. Hubungi nomor medis darurat.  Anda boleh mengendari kendaraan sendiri jika memang benar-benar tidak pilihan lain jika tidak ada yang bisa menolong Anda.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Gaya hidup dan pengobatan di rumah

Penyakit jantung seringkali terjadi disebabkan oleh berbagai macam bentuk Angina, Anda bisa mengurangi atau mencegah Angina dengan mengurangi resiko penyakit jantung. Mengubah gaya hidup adalah langkah terpenting yang bisa Anda ambil.

·      Jika Anda perokok, maka berhentilah merokok.

·      Makanlah makanan  sehat dengan jumlah lemak jenuh yang terbatas, banyak memakan makanan yang tergolong biji-bijian, buah-buahan dan banyak mengkonsumsi sayuran.

·      Diskusikan pada dokter Anda tentang latihan fisik yang aman untuk Anda.

·      Jik Anda kelebihan berat badan, bicarakan dengan dokter Anda tentang pilihan untuk mengurangi berat badan.

·      Gunakan obat –obatan Anti –Angina sesuai resep yang diberikan dan ikutilah arahan/anjuran dokter Anda

·      Mulailah menjalankan pengobatan atau perawatan kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan resiko Angina Anda, seperti diabetes, darah tinggi, dan kelesterol dalam darah yang tinggi.

·      Angina seringkali terjadi karena penggunaan tenaga, maka kurangilah penggunaan tenaga Anda dan banyak beristirahat.

·      Hindari makan makanan dalam jumlah yang sangat banyak yang membuat Anda kekenyangan

·      Cobalah mencari cara untuk rileks. Diskusikan dengan dokter Anda tentang cara mengurangi stres

Obat – obatan alternatif

Beberapa suplemen yang dapat membantu meningkatkan pengobatan Anda Angina adalah :

  • L-arginine
  • L-carnitine

Kedua suplemen ini bisa mengurangi pembengkakan pada arteri Anda yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan sakit dada. Sebelum menambahkan suplemen tersebut diatas ke dalam pengobatan Anda, bicarakan dengan dokter Anda. Suplemen bisa berpengaruh terhadap penggunaan obat lainnya, dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *