Age Related Macular Degeneration (AMD)

By | October 17, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > Age Related Macular Degeneration (AMD)

Age Related Macular Degeneration (AMD) adalah penyebab paling umum kebutaan di Inggris. AMD adalah penyakit makula, yaitu daerah di tengah retina. Retina adalah membran untuk mendeteksi cahaya di belakang mata. Makula berisi kepadatan yang sangat tinggi dari reseptor cahaya, terutama reseptor cahaya kerucut. Reseptor cahaya kerucut merupakan reseptor yang mendeteksi warna. Sehingga makula sangat penting untuk melihat detail halus dan benda-benda langsung di depan mata. Makula memainkan peran penting dalam membantu orang untuk membaca, menulis, mengemudi dan melakukan tugas-tugas rinci lainnya. Makula juga memungkinkan orang untuk dapat mengenali wajah dan melihat warna.

Ada dua jenis AMD, yaitu:

1. Dry AMD
Merupakan bentuk paling umum dari kondisi tersebut. Sel-sel reseptor cahaya di retina berfungsi kurang baik seiring bertambahnya usia. Sel-sel tidak mengambil nutrisi yang cukup penting dan menjadi kurang efisien dalam berfungsi. Hal tersebut menyebabkan deposito abnormal kecil, yang disebut drusen, yang berada di bawah retina. Seiring berjalannya waktu sel-sel retina mengalami degenerasi dan mati, sehingga menyebabkan hilangnya penglihatan. Hal tersebut terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Dry AMD memiliki 3 tahapan, yaitu:

  • AMD awal: drusen kecil hingga menengah, tanpa gejala atau tanpa kehilangan penglihatan.
  • AMD menengah: gejala awal seperti kabur pada pusat penglihatan, dan membutuhkan cahaya yang lebih terang ketika membaca.
  • AMD lanjutan: kerusakan lebih luas dari sel-sel peka cahaya dan penglihatan memburuk.

2. Wet AMD
Wet AMD dialami sejumlah 10 hingga 15 persen dari kasus AMD. Wet AMD juga dikenal sebagai neovascular AMD karena melibatkan pertumbuhan pembuluh darah baru di belakang retina. Pembuluh darah baru yang sangat rapuh tersebut mungkin akan mengalami kebocoran cairan atau darah, mengangkat, dan mendistorsi retina. Hal tersebut menyebabkan distorsi penglihatan dan jaringan parut yang menyebabkan hilangnya penglihatan cepat. Setiap orang yang memiliki kondisi yang mengarah pada perkembangan wet AMD mengalami dry AMD terlebih dahulu. Wet AMD dapat berkembang sangat cepat dan sulit diprediksi.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *