Blackmores Omega+

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > Blackmores Omega+

By | 01/04/2019

Kandungan dan Komposisi

  • Omega-3 500 mg (EPA 180 MG, DHA 120 mg)
  • Vitamin B1 (thiamine) 405 μg
  • Vitamin B2 (riboflavine) 750 μg
  • Niasin 7.5 mg
  • Vitamin B6 617 μg
  • Vitamin B12 1.5 μg
  • Vitamin C 30 mg
  • Vitamin D3 200 IU
  • Natural Vitamin E 5.21 IU
  • Asam Folat 200 μg
  • Dunaliella salina cel ext soft concentrate 72 mg
  • Kalsium 105 mg
  • Fosfor 81.1 mg
  • Besi 5 mg
  • Zinc 6 mg
  • Magnesium 60 mg
  • Iodine 75 μg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Suplementasi Omega-3 disertai vitamin dan mineral, untuk membantu memelihara kesehatan.

Kontra Indikasi

  • Hati-hati mengkonsumsi produk dengan kandungan EPA lebih tinggi dari DHA bersamaan dengan antikoagulan, dapat meningkatkan efek pengeceran darah.
  • Jika akan menjalani operasi, komunikasikan dengan dokter mengenai penggunaan suplemen ini.

Petunjuk Penggunaan

Dewasa : 1 Kapsul 1 kali setiap hari setelah makan atau sesuai anjuran dokter.

Kemasan dan Sediaan

Botol Kaca @ 60 Kapsul Lunak

Izin BPOM

SI174307851

Harga

Rp 245.000/Botol Kaca @ 60 Kapsul Lunak

Produsen

Blackmores LTD, Catalent Australia, Pty, Ltd

Pendaftar

Kalbe Blackmores Nutrition – Indonesia

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.

  6. Mengatasi diabetes.

  7. Memperbaiki kualitas sperma.

  8. Mencegah kulit terbakar.

  9. Menjaga kesehatan kuku.

  10. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.



Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.
Sekilas Tentang Vitamin D3
Vitamin D3 adalah bentuk alami dari vitamin D. Vitamin D3 ini merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Ada banyak manfaat atau fungsi dari vitamin D3. Berikut adalah beberapa fungsi vitamin D3 bagi kesehatan tubuh:


  1. Memperkuat otot.

  2. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  3. Meningkatkan kesehatan jantung.

  4. Meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang.

  5. Menurunkan gejala gangguan mental.

  6. Asupan nutrisi bagi otak

  7. Meningkatkan kekebalan tubuh

  8. Bagi ibu hamil (menjaga dan mempersiapkan kesehatan dan kekuatan tulang janin).

  9. Menurunkan risiko penyakit diabetes

  10. Menurunkan terjadinya serangan asma (terutama pada usia anak-anak), melindungi tubuh dari munculnya gejala Parkinson, mempercepat proses pemulihan pasca operasi.



Sumber: ikan tuna, minyak ikan, brokoli, tomat, hingga biji bunga matahari.
Sekilas Tentang Iodine
Iodine merupakan suatu mineral esensial yang secara umum ada dalam produk seafood. Mineral ini digunakan oleh manusia untuk membentuk hormon tiroid yang mengendalikan pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak dan mendukung proses metabolisme. Kekurangan iodine akan mengakibatkan bengkak pada leher, kulit kering, rambut rontok, fatigue, penurunan denyut jantung, dan sebagainya.

Sumber: rumput laut kering, ikan cod, yogurt, garam beryodium, udang, telur, tuna, plum kering.
Sekilas Tentang Vitamin C

  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.


Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas Tentang Pyridoxine Hydrochloride (Vitamin B6)


  1. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung.

  2. Meningkatkan serta menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.

  3. Mengurangi risiko terjadinya insomnia atau kesulitan tidur.

  4. Menghilangkan kecemasan pada kondisi pra menstruasi.

  5. Mengurangi depresi.

  6. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  7. Mencegah gangguan pencernaan.

  8. Mengatur keseimbangan gula darah.

  9. Menjaga kepadatan dan kesehatan tulang.

  10. Melancarkan proses metabolisme dalam tubuh.


Sumber: ikan, hati sapi, kentang, daging ayam, kacang-kacangan, alpukat, pepaya, pisang.
Sekilas Tentang Cyanocobalamin (Vitamin B12)

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.

  6. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  7. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  8. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  9. Menjaga kesehatan mata.

  10. Menambah nafsu makan.



Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.
Sekilas Tentang Vitamin B12

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.

  6. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  7. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  8. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  9. Menjaga kesehatan mata.

  10. Menambah nafsu makan.


Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.
Sekilas Tentang Zinc

  1. Mengatur kekebalan tubuh.

  2. Mengobati diare.

  3. Mempengaruhi proses belajar dan memori anak.

  4. Mengatasi pilek.

  5. Menyembuhkan luka.

  6. Membuat penglihatan menjadi lebih tajam.

  7. Mengoptimalkan fungsi reproduksi.

  8. Mencegah kepikunan.

  9. Membantu regenerasi sel.

  10. Sebagai antioksidan.



Sumber: tiram, daging merah, unggas, seafood (kepiting dan lobster), sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu.
Sekilas Tentang Phosphorus (Fosfor)
Phosphorus atau fosfor merupakan mineral yang dibutuhkan dalam jumlh kecil oleh tubuh akan tetapi fungsinya sangat penting. Phosphorus bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulang, membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, membuang racun dari dalam tubuh, membantu menghilangkan lemas dan lelah, mencegah arthritis dan osteoporosis serta menjaga kesehatan fungsi otak. Beberapa fungsi phosphorus yang lain adalah mendukung proses metabolisme protein, memperbaiki sel yang rusak, membantu menjaga keseimbangan hormon, membantu penyerapan nutrisi dan sebagainya.

Phosphorus pertama kali ditemukan oleh ahli kimi asal Jerman, Hennig Brand pada tahun 1669 melalui proses analisa urin. Berikut adalah beberapa sumber makanan yang diketahui mengandung phosphorus:

Sumber: edamame, kentang beserta kulitnya, bekatul, dedak gandum, sereal gandum, oatmeal masak, keju, susu, yogurt, daging rusa, ayam, kalkun, salmon, hati sapi, ikan tuna.
Sekilas Tentang Magnesium

  1. Magnesium menguatkan tulang.

  2. Membantu penyerapan kalsium.

  3. Mencegah Diabetes.

  4. Menjaga kesehatan otot.

  5. Meredam gejala depresi.

  6. Mengurangi keparahan gejala PMS.

  7. Memperbaiki kualitas tidur.

  8. Pereda migrain.

  9. Mengurangi risiko penyakit jantung.

  10. Menyembuhkan sakit kepala.



Sumber: alpukat, pisang, sayuran berdaun hijau tua (bayam, brokoli, sawi), kacang-kacangan (kacang kedelai, biji gandum utuh), beberapa jenis ikan seperti salmon, susu dan produk olahan susu.
Sekilas Tentang Calcium

  1. Membentuk dan memperkuat tulang dan gigi.

  2. Membantu menjaga struktur rangka dan fungsinya.

  3. Menjaga kerja jantung tetap sehat.

  4. Berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot.

  5. Terlibat dalam proses pembekuan darah.

  6. Berperan dalam impuls saraf.

  7. Menjalankan fungsi penting dalam sel.

  8. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

  9. Menghindari kanker kolon dan rektum.

  10. Menurunkan risiko darah tinggi atau hipertensi.



Sumber: susu, yoghurt, keju, sayuran hijau (bayam, kale, lobak, sawi hijau, okra, brokoli, dan bok choy), makanan laut (ikan sarden, tongkol, dan salmon), kacang-kacangan dan biji-bijian (kacang tanah, lentil, kedelai, almond, biji chia, dan biji wijen), makanan yang diperkaya kalsium (sereal, roti, oatmeal, hingga jus jeruk).
Sekilas Tentang Omega 3
Omega 3 merupakan suatu tipe spesifik dari asam lemak tak jenuh ganda. Angka '3' setelah kata omega mengacu pada keberadaan struktur kimia ikatan rangkap pertamanya. Omega 3 pertama kali diteliti manfaatnya mulai tahun 1970-an dimana penduduk Greenland memiliki tingkat kesehatan yang baik sebagai contoh kecilnya tingkat penyakit jantung, rheumatoid arthritis, kolesterol, dan sebagainya. Dan berdasarkan penelitian, omega 3 yang terkandung dalam ikan yang mereka konsumsi memegang pernanan penting dalam menjaga kesehatannya. Beberapa bentuk omega 3 adalah ALA, EPA, ETA dan DHA yang masing-masing memiliki struktur dan fungsi yang berbeda.

Berikut ini beberapa manfaat omega 3 bagi kesehatan:



  1. Membantu melawan depresi dan kecemasan.

  2. Meningkatkan kesehatan mata.

  3. Pada masa kehamilan, omega 3 dapat membantu perkembangan otak janin.

  4. Mengurangi gejala ADHD pada anak.

  5. Mengurangi gejala sindrom metabolik.

  6. Membantu mengatasi peradangan.

  7. Membantu melawan penyakit autoimun.

  8. Membantu mengurangi gangguan perubahan mood, schizophrenia, dan bipolar.

  9. Membantu mencegah kanker.

  10. Meningkatkan kesehatan tulang dan sendi.



Sumber: ikan mackarel atlantik, minyak ikan salmon, minyak hati ikan cod, kenari, biji chia, ikan haring, salmon alaska, biji rami (flaxseed), tuna albacore , ikan putih, ikan sarden, teri, natto, kuning telur.
Sekilas Tentang Folic Acid (Asam Folat)


  1. Kehamilan (mencegah cacat lahir, meningkatkan perkembangan janin, dan meningkatkan kemungkinan hamil).

  2. Membuat sperma berkualitas.

  3. Mengatasi depresi.

  4. Melancarkan pencernaan.

  5. Mengatasi jerawat.

  6. Membantu pertumbuhan rambut.

  7. Sel darah merah.

  8. Mengurangi risiko penyakit jantung.

  9. Mencegah kanker.

  10. Mengencangkan kulit.


Sumber: hati ayam, hati sapi, daging unggas, bayam, asparagus, seledri, brokoli, buncis, lobak hijau, wortel, kacang panjang, selada, jeruk nipis, lemon, jeruk bali, buah bit, pisang, tomat, cantaloupe atau melon jingga, kacang lentil, kacang polos hitam, kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, serta kacang polong.
Sekilas Tentang Ascorbic Acid (Vitamin C)
Ascorbic acid (asam askorbat) adalah suatu nutrisi yang terisolasi dalam komponen vitamin C, namun tidak seluruh ascorbic acid merupakan vitamin C. Kebanyakan orang menganggap ascorbic acid dengan vitamin C adalah sama dan ini sudah sesuatu yang umum dan lumrah.

Berikut adalah manfaat ascorbic acid:


  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.



Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas Tentang Riboflavin (Vitamin B2)

  1. Mencegah katarak;

  2. Menjaga kesehatan kandungan;

  3. Mengobati dan mencegah migrain;

  4. Menjaga kesehatan kulit dan rambut;

  5. Mencegah dan mengatasi anemia;

  6. Mencegah penyumbatan pembuluh darah;

  7. Meningkatkan energi.



Sumber: ikan, daging, dan unggas (ayam, bebek), hati daging dan ayam, telur, produk susu, alpukat, kismis, kacang-kacangan (termasuk almond), ubi jalar, sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, gandum utuh (whole grain), kacang kedelai dan olahannya (termasuk tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai), ikan salmon, rumput laut, jamur.
Sekilas Tentang Thiamine Hydrochloride (Vitamin B1)
Thiamine hydrochloride atau vitamin B1 adalah suatu vitamin yang bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti beri-beri, optik neuropati, sindrom Wernicke-Korsakoff, dan sebagainya. Vitamin B1 banyak dijumpai pada bahan makanan seperti biji-bijian, polong-polongan, daging, dan ikan. Pemberian vitamin B1 bisa dilakukan melalui mulut, injeksi intravena, dan injeksi intramuskular.

Berikut beberapa manfaat thiamine hydrochloride (vitamin B1):
>


  1. Mencegah terjadinya beri-beri.

  2. Mencegah terjadinya kerusakan saraf di luar otak (neuritis periferal).

  3. Meningkatkan daya tahan tubuh.

  4. Meningkatkan nafsu makan.

  5. Mencegah perburukan komplikasi ginjal pada penderita Diabetes tipe 2.

  6. Mencegah katarak.



Thiamine hydrochloride pertama kali ditemukan pada tahun 1897 dan pertama kali dibuat versi artifisialnya pada 1936. Thiamine hydrochloride dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan keamanan penggunaannya pada wanita hamil oleh FDA dimasukkan dalam kategori A.

Sumber: daging,telur,kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan lentil, gandum (sereal, roti, dan pasta), nasi, kembang kol, jeruk, dan kentang.
Sekilas Tentang Niacin (Vitamin B3)
Niacin atau vitamin B3 adalah salah satu dari sekian banyak jenis vitamin B. Vitamin B3 larut dalam air dan tubuh tidak dapat menyimpannya dan harus didapatkan dari luar. Vitamin ini bisa didapatkan melalui makanan dan juga suplemen. Berikut adalah beberapa manfaat dari niacin (vitamin B3):


  1. Menurunkan kolesterol LDL (buruk) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik).

  2. Menurunkan kadar trigliserida.

  3. Membantu mencegah penyakit jantung.

  4. Membantu perawatan penderita diabetes tipe 1.

  5. Meningkatkan fungsi dan kerja otak.

  6. Menjaga kesehatan kulit.

  7. Mengurangi gejala arthritis.

  8. Membantu mengobati pellagra.



Sumber: dada ayam, tuna, daging sapi, kacang tanah, salmon.
sekilas tentang vitamin dan mineral
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Mineral adalah unsur atau elemen seperti tembaga, besi, kalsium, kalium, dll yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu (sering dalam jumlah kecil). adalah unsur kimia yang diperlukan sebagai nutrisi penting oleh organisme untuk melakukan fungsi yang diperlukan untuk kehidupan. Namun, empat elemen struktural utama dalam tubuh manusia berdasarkan berat (oksigen, hidrogen, karbon, dan nitrogen), biasanya tidak termasuk dalam daftar mineral nutrisi utama (nitrogen dianggap sebagai "mineral" untuk tanaman, seperti yang sering dimasukkan dalam pupuk). Keempat elemen ini menyusun sekitar 96% dari berat tubuh manusia, dan mineral utama (makromineral) dan mineral minor (juga disebut elemen jejak) menyusun sisanya.

Mineral, sebagai unsur, tidak dapat disintesis secara biokimia oleh organisme hidup. Tumbuhan mendapatkan mineral dari tanah. Sebagian besar mineral dalam makanan manusia berasal dari makan tumbuhan dan hewan atau dari air minum. Sebagai sebuah kelompok, mineral adalah salah satu dari empat kelompok nutrisi penting, yang lain adalah vitamin, asam lemak esensial, dan asam amino esensial. Lima mineral utama dalam tubuh manusia adalah kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium. Semua elemen yang tersisa dalam tubuh manusia disebut "elemen jejak". Elemen jejak yang memiliki fungsi biokimia spesifik dalam tubuh manusia adalah belerang, besi, klorin, kobalt, tembaga, seng, mangan, molibdenum, yodium dan selenium.

Sebagian besar unsur kimia yang dicerna oleh organisme adalah dalam bentuk senyawa sederhana. Tumbuhan menyerap unsur-unsur terlarut dalam tanah, yang selanjutnya dicerna oleh herbivora dan omnivora yang memakannya, dan unsur-unsur tersebut bergerak ke atas rantai makanan.