Bisoltussin

By | November 29, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Pernapasan > Obat Batuk > Bisoltussin

Bisoltussin® Sirup
Dextromethorphan HBr

Kandungan dan Komposisi Bisoltussin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Bisoltussin adalah:
Tiap 5 ml mengandung:
Dextromethorphan hydrobromide 10 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Bisoltussin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Bisoltussin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Merupakan penekan batuk non opiat sintetik yang bekerja secara sentral dengan jalan meningkatkan ambang rangsang refleks batuk.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Bisoltussin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Bisoltussin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Untuk meringankan batuk yang tidak berdahak atau yang menimbulkan rasa sakit.

Kontraindikasi Bisoltussin

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Bisoltussin dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Penderita hipersensitif terhadap obat ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Bisoltussin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Bisoltussin?

Jika Anda lupa menggunakan Bisoltussin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Bisoltussin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Bisoltussin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Bisoltussin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Bisoltussin

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Bisoltussin yang mungkin terjadi adalah:


Mengantuk, mual, pusing, konstipasi.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Bisoltussin

  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 2 tahun, kecuali atas petunjuk dokter
  • Hati-hati untuk penderita dalam keadaan mengantuk, debil dan hipoksia (kekurangan oksigen)
  • Hati-hati bila digunakan pada penderita dengan gangguan fungsi hati
  • Dapat menyebabkan depresi pernapasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernapasan (misal asma, emfisema)

Sekilas tentang batuk
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.

Dosis dan Aturan Pakai Bisoltussin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Bisoltussin:

dan Cara Penggunaan
Dewasa dan remaja di atas 12 tahun: 3 x 5 ml per hari
Anak-anak 6 -12 tahun: 3 x 2,5 ml per hari
atau menurut petunjuk dokter.

Interaksi Obat
Dapat terjadi rangsangan sistim saraf pusat dan depresi pernapasan yang berat pada pemberian bersamaan dengan penghambat MAO.

Kemasan
Bisoltussin Sirup 10 mg/5ml
No. Reg. DTL0133702137A1
Botol 60 ml

Diproduksi oleh :
PT Boehringer lngelheim Indonesia
Bogor, Indonesia

Dengan lisensi dari:
Boehringer lngelheim International GmbH
Ingelheim am Rhein,
Jerman

P.No.1
Awas! Obat Keras
Bacalah aturan memakainya

Simpan pada suhu 25-30°C, dalam botol tertutup rapat.
Lindungi dari cahaya dan jaunkan dari jangkauan anak-anak.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *